Aneka Klaim Manfaat Buah Manggis, Ini yang Sudah Terbukti

Manfaat buah manggis bisa didapatkan dengan mengonsumsi buahnya maupun ekstrak kulitnya
Buah manggis maupun kulitnya memiliki manfaat bagi kesehatan

Buah manggis (Garcinia magostana) adalah jenis buah tropis yang berasal dari Asia Tenggara. Manfaat buah manggis konon bisa didapat dari sari buah maupun kulit buahnya.

Warna ungu kulit manggis mengandung senyawa aktif yang disebut xanthones. Senyawa ini berfungsi sebagai antioksidan yang kuat.

Pada uji coba laboratorium, ekstrak buah manggis memang menunjukkan khasiat yang menjanjikan dalam dunia kesehatan. Mulai dari menghentikan pertumbuhan beberapa jenis bakteri serta jamur, hingga memperlambat pertumbuhan beberapa jenis sel kanker.

Kandungan nutrisi buah manggis

Dalam 196 gram buah manggis kering kalengan, terdapat nutrisi sebagai berikut:

  • Kalori: 143.
  • Karbohidrat: 35 gram.
  • Serat: 3,5 gram.
  • Lemak: 1 gram.
  • Protein: 1 gram.

Sementara kandungan vitamin dan mineral dalam buah manggis meliputi vitamin C, B9 (folat), B1 (thiamin), B2 (riboflavin), mangan, tembaga, serta magnesium. 

Buah manggis juga memiliki cukup banyak kandungan antioksidan. Antioksidan adalah senyawa yang berfungsi menetralisir kerusakan sel-sel tubuh yang disebabkan oleh radikal bebas dan bisa berdampak munculnya beberapa jenis penyakit kronis.

Selain vitamin C dan folat, antioksidan xanthones dalam buah manggis diduga memiliki banyak manfaat. Misalnya, sebagai antiperadangan, antikanker, dan antiaging. Namun masih diperlukan banyak penelitian lebih lanjut untuk memastikan dugaan ini. 

Manfaat buah manggis untuk kesehatan

Dengan kandungan vitamin, mineral, dan antioksidannya, buah manggis dipercaya memiliki manfaat-manfaat di bawah ini:

1. Membantu dalam menurunkan berat badan

Dalam industri kebugaran, manfaat buah manggis yang paling sering dipromosikan adalah potensinya untuk membantu upaya penurunan berat badan. 

Memang ada sebuah riset skala kecil mengenai efek buah manggis terhadap berat badan. Riset ini berlangsung selama delapan minggu, di mana peserta yang mengonsumsi sari buah manggis dua kali sehari cenderung memiliki indeks massa tubuh yang lebih rendah.

Perlu penelitian lebih lanjut untuk mengetahui apa manfaat buah manggis bagi penderita obesitas, efeknya terhadap metabolisme lemak, dan bagaimana manfaat buang manggis ini bisa digunakan dalam program penurunan berat badan yang efektif.  

2. Mampu mengontrol kadar gula darah

Sebuah penelitian yang melibatkan perempuan penderita obesitas sebagai partisipan, menyimpulkan bahwa pemberian 400 mg suplemen ekstrak manggis tiap hari berdampak pada penurunan kondisi resistensi insulin secara signifikan. 

Karena merupakan sumber serat yang cukup baik, buah manggis dianggap bisa membantu dalam menstabilkan kadar gula darah dan meningkatkan kendali terhadap risiko diabetes pada mereka yang memang memiliki faktor risiko.

3. Meningkatkan kemampuan sistem kekebalan tubuh

Vitamin C dan serat yang terkandung dalam buah manggis merupakan faktor penting untuk membangun sistem imunitas tubuh yang baik.

Serat sangat bermanfaat dalam kelangsungan hidup bakteri baik di pencernaan, yang juga merupakan bagian dari sistem imunitas tubuh. Sementara vitamin C diperlukan agar sel-sel imun tubuh mampu bekerja optimal untuk melawan penyakit. 

Senyawa-senyawa antioksidan dalam buah manggis juga diduga memiliki fungsi antibakteri, sehingga bisa membantu mencegah infeksi bakteri. 

4. Membantu dalam menjaga kulit tetap sehat

Sebuah riset skala kecil dilakukan selama tiga bulan dengan memberikan 100 mg ekstrak manggis setiap hari pada para partisipan. Hasilnya, para partisipan mengalami peningkatan kelenturan kulit dan pengurangan senyawa penyebab penuaan dini secara signifikan. 

Para peneliti menduga bahwa kandungan antioksidan buah manggis dan kapasitas antiperadangannya merupakan faktor yang memengaruhi efek perlindungan kulit dan antipenuaan tersebut.

Meski beragam manfaat buah manggis di atas tampak luar biasa, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan keakuratannya. Oleh sebab itu, konsumsi buah manggis tetap tidak boleh berlebihan dan sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter bila Anda memiliki kondisi medis tertentu. 

Peringatan untuk manfaat kulit manggis

Di daerah Asia Tenggara, kulit buah manggis sudah digunakan dalam praktek pengobatan tradisional sejak zaman dulu. Kandungan senyawa aktif dalam kulit buah manggis diklaim bisa mengatasi masalah jerawat, artritis, diabetes, dan infeksi saluran kemih

Sampai sekarang, belum banyak penelitian mengenai manfaat kulit manggis bagi kesehatan manusia. Namun terdapat banyak produk suplemen ekstrak kulit manggis yang diyakini bermanfaat bagi kesehatan.

Anda harus berhati-dalam hati menggunakan suplemen tersebut. Pasalnya, regulasinya tidak seketat obat-obatan dan mungkin saja ada efek samping yang belum diketahui. Apalagi jika penggunanya sedang hamil, menyusui, masih anak-anak, memiliki kondisi medis tertentu, atau menjalani pengobatan tertentu.

Jangan sembarangan menggunakan suplemen apapun tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dulu. 

Catatan dari SehatQ

Penelitian tentang manfaat buah manggis memang masih jarang dan klaim kesehatannya belum terbukti secara klinis pada manusia. Namun tak ada salahnya untuk menyertakan buah manggis segar sebagai variasi dalam menu makan Anda. 

Kuncinya adalah jangan mengonsumsinya secara berlebihan. Apabila tertarik untuk menggunakan suplemen ekstrak buah manggis maupun kulitnya, pastikan Anda berkonsultasi dulu dengan dokter.

Very Well Fit. https://www.verywellfit.com/benefits-of-mangosteen-89531
Diakses pada 15 Oktober 2019

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/mangosteen
Diakses pada 15 Oktober 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed