ISK pada Ibu Hamil, Seperti Apa Ciri dan Cara Mengatasinya?


ISK pada ibu hamil rentan terjadi karena perubahan kondisi fisik dan hormon. Kondisi ini bisa terjadi berulang dan menyakitkan karena beberapa faktor, salah satunya karena kekurangan asupan cairan.

(0)
04 Jan 2020|Azelia Trifiana
ISK pada ibu hamil ditandai dengan nyeri saat buang air kecilRasa nyeri atau seperti terbakar saat buang air kecil menandakan gejala ISK pada ibu hamil
Infeksi saluran kemih atau ISK terjadi saat ada bakteri yang menginfeksi saluran kemih. ISK pada ibu hamil lebih rentan terjadi, terutama pada minggu ke-6 hingga minggu ke-24 kehamilan. Alasannya, karena ada perubahan pada saluran kemih ibu hamil.

Penyebab ISK rentan terjadi pada ibu hamil

Uterus atau rahim berada tepat di atas saluran kemih. Seiring dengan bertambah besarnya uterus, berat badan janin juga menekan saluran pembuangan urine sehingga bakteri terjebak dan berkembang biak. Hal ini dapat meningkatkan risiko terjadinya ISK.Selain itu, hormon kehamilan progesteron juga dapat menyebabkan uretra kehilangan sebagian kekuatannya dan membuat ibu hamil lebih sulit mengosongkan kandung kemih. Melakukan hubungan seks selama kehamilan juga berisiko menyebabkan infeksi saluran kencing pada ibu hamil karena bakteri di dekat organ intim vagina bisa terdorong ke dalam uretra selama berhubungan.Selain itu, pada usia kehamilan mulai dari minggu ke-6, hampir semua ibu hamil mengalami pembesaran uretra. Hal ini akan terus berlangsung hingga waktu persalinan. Semakin besar uretra dan saluran kemih, kian tinggi pula risiko pertumbuhan bakteri.Seakan belum cukup, ibu hamil memiliki urine yang lebih terkonsentrasi karena kandungan hormon dan gula di dalamnya. Hal ini bisa memicu pertumbuhan bakteri dan menurunkan kemampuan tubuh untuk menahan bakteri jahat masuk ke tubuh.Itulah mengapa infeksi saluran kemih saat hamil rentan terjadi, dengan prevalensi 2-10%. Bahkan, ISK saat ibu hamil bisa terjadi berulang kali. Utamanya, pada ibu hamil yang menjalani kehamilan kedua dan seterusnya.Selain itu, wanita yang pernah menderita ISK sebelumnya juga akan lebih rentan mengalami masalah yang sama selama kehamilan.Baca juga: 14 Keluhan Ibu Hamil yang Umum dan Cara Mengatasinya

Gejala ISK pada ibu hamil

Dikutip dari American Pregnancy, gejala infeksi saluran kemih pada wanita hamil bukan hanya ditandai oleh rasa nyeri saat buang air kecil. Sejumlah ciri-ciri ISK pada ibu hamil lainnya adalah:Apabila bakteri telah menyebar hingga ke ginjal, maka ibu hamil juga bisa merasakan nyeri bagian punggung belakang, mual, hingga muntah.Apakah ISK berbahaya pada ibu hamil? Ya, terkena infeksi saluran kemih harus ditangani sesegera mungkin. Jika dibiarkan, bahaya infeksi saluran kemih (ISK) saat hamil di antaranya dapat menyebabkan terjadinya preeklampsia, infeksi ginjal bahkan infeksi sistemik yang menyebar ke seluruh tubuh.Konsekuensinya adalah pertumbuhan janin terhambat dan meningkatkan risiko kelahiran prematur hingga bayi dengan berat badan lahir rendah.Namun apabila dokter segera mengatasi ISK pada ibu hamil pada awal-awal keluhan dirasakan, tidak akan berdampak pada janin dalam kandungan. Biasanya, dokter akan mendeteksi infeksi saluran kemih pada ibu hamil dengan memeriksa sampel urine.

Cara mengatasi ISK pada ibu hamil

Pengobatan ISK pada ibu hamil dapat diatasi dengan memberikan antibiotik. Dokter biasanya akan memberikan resep antibiotik selama periode 3-7 hari yang aman untuk bayi dan juga ibunya.Minum antibiotik untuk ISK pada ibu hamil sesuai jadwal dan hindari penggunaan obat dengan dosis berlebih atau menghentikannya tanpa persetujuan dokter. Antibiotik yang dianggap aman untuk ibu hamil, yaitu amoksisilin, eritromisin, dan penisilin. Sementara, sulfametoksazol, trimetoprim, ciprofloxacin, dan tetrasiklin tidak akan diresepkan oleh dokter karena dapat memengaruhi perkembangan janin.Selain mengonsumsi obat, Anda juga dapat melakukan beberapa cara untuk mengatasi infeksi saluran kemih. Beberapa cara yang dapat Anda lakukan, di antaranya:
  • Minum banyak cairan. Cairan dapat membantu ibu hami; tetap terhidrasi dan menghilangkan bakteri dari tubuh.

  • Menghindari douching karena bisa memperburuk ISK. Douching dapat mengubah keseimbangan bakteri baik dan tidak baik di vagina.

  • Minum jus cranberry. Meski masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut mengenai manfaat jus cranberry dalam menyembuhkan ISK, namun tidak ada salahnya bagi Anda untuk mencoba. Namun, pastikan bahwa Anda telah berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsinya.

  • Hindari makanan tinggi gula. Hindari soda, permen, dan camilan tinggi gula. Jika Anda menderita diabetes gestasional, kandungan gula yang tinggi dalam urine bisa menjadi tempat yang sempurna bagi bakteri untuk tumbuh.
Jika infeksi sudah semakin kronis dan telah mencapai ginjal, dokter akan menyarankan Anda untuk melakukan rawat inap di rumah sakit dan memberi Anda antibiotik melalui IV (intravena). Bila ditangani dengan tepat dan cepat, infeksi saluran kemih bisa sembuh dan tidak membahayakan kehamilan.Segera hubungi dokter ketika Anda merasakan demam, menggigil, nyeri perut, mual, muntah, atau bahkan kontraksi. Apabila Anda tetap merasakan sensasi terbakar meski telah mengonsumsi antibiotik, sampaikan hal ini kepada dokter.

Mencegah ISK pada ibu hamil

Meskipun umum terjadi karena pertumbuhan janin dalam kandungan, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah infeksi saluran kencing pada ibu hamil. Beberapa di antaranya adalah:
  • Minum 6-8 gelas air per hari
  • Jangan menunda buang air kecil
  • Mengurangi konsumsi kafein, alkohol, minuman manis, dan makanan yang diproses terlalu banyak
  • Konsumsi vitamin C, beta-karoten, dan juga zinc sesuai dosis yang dibutuhkan per harinya
  • Buang air kecil sebelum dan sesudah berhubungan seksual
  • Setelah buang air kecil, keringkan perlahan area genital dari arah depan ke belakang
  • Hindari penggunaan sabun pembersih kewanitaan
  • Ganti pakaian dalam setiap hari
  • Gunakan pakaian dalam berbahan katun
  • Jangan memakai celana terlalu ketat, atau Anda bisa juga tidak pakai celana dalam saat tidur
  • Jangan berendam terlalu lama (lebih dari 30 menit)
Mengantisipasi terjadinya ISK pada ibu hamil dapat diwujudkan dengan melakukan beberapa hal di atas. Meski demikian, kemungkinan ISK masih tetap ada. Apabila Anda merasakan gejala tertentu, segera konsultasikan kepada dokter.Ketika dokter meresepkan antibiotik untuk mengatasi ISK yang Anda alami, habiskan hingga tuntas walaupun gejala sudah tidak ada. Tujuannya agar mekanisme kerja antibiotik maksimal dan tidak menyebabkan bakteri semakin resisten.

Pesan dari SehatQ

Apabila tiba-tiba urine ibu hamil berbau menyengat dan berwarna kuning pekat, kondisi ini bisa jadi salah satu tanda dehidrasi atau mengalami kekurangan cairan dalam jumlah yang cukup besar.Kondisi ini tentu dapat mengganggu fungsi tubuh dan membuat Anda merasa tidak nyaman. Selain bisa membuat urine bau dan kuning pekat, dehidrasi juga dapat menimbulkan beberapa gejala lain, seperti, tubuh terasa lebih mudah lelah, mulut kering, kulit kering, sembelit, dan pusing. Apabila ini terjadi, sebaiknya Anda langsung minum air putih yang cukup.Jika Anda ingin berkonsultasi langsung pada dokter, seputar gejala ISK pada ibu hamil atau masalah kehamilan lainnya, Anda bisa chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.
Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
infeksi saluran kencinginfeksi saluran kemihinfeksi bakteriantibiotikmasalah kehamilan
American Family Physician. https://www.aafp.org/afp/2000/0201/p713.html
Diakses 19 Desember 2019
American Pregnancy Association. https://americanpregnancy.org/pregnancy-complications/urinary-tract-infections-during-pregnancy/
Diakses 19 Desember 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/treat-a-uti#What-are-the-treatment-options?
Diakses 19 Desember 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/bright-yellow-urine
Diakses pada 22 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait