Anatomi Batang Otak, Fungsi, dan Risiko Gangguan Kesehatan


Batang otak merupakan bagian otak yang menjadi penghubung antara otak besar (cerebrum) dan otak kecil (cerebellum) dan berfungsi sebagai pusat kendali. Sistem peredaran darah, detak jantung, menelan, semua diatur dari sini.

0,0
22 Sep 2021|Rena Widyawinata
batang otakBatang otak menjadi pusat kendali tubuh manusia
Otak merupakan organ tubuh manusia yang bisa dibilang menjadi pusat kendali tubuh. Nah, otak sendiri terdiri atas, beberapa bagian.Tiga bagian otak yang utama adalah otak kanan, otak kiri, dan batang otak. Semua menjalankan fungsi otak yang berbeda-beda.Pada ulasan kali ini, kita akan membahas fungsi batang otak serta kemungkinan kondisi kesehatan yang perlu diwaspadai.

Fungsi batang otak

Secara umum, bagian otak terdiri atas 3 bagian utama, yakni otak besar (cerebrum), otak kecil (cerebellum), dan batang otak (brainstem). Melansir dari ulasan berjudul Neuroanatomy, Brainstem, batang otak adalah bagian otak yang menjadi penghubung antara otak besar (cerebrum) dan otak kecil (cerebellum) ke sumsum tulang belakang.Brainstem memegang fungsi vital dalam kehidupan manusia. Fungsi batang otak antara lain membuat kita dapat bernapas, menelan, mengatur detak jantung dan tekanan darah, mengatur suhu tubuh, pencernaan, menjaga kesadaran diri, hingga mengatur siklus tidur.

Anatomi batang otak

Batang otak terletak di tengah-tengah otak, yakni antara otak besar dan otak kecilAnatomi batang otak terdiri atas 4 bagian utama, yaitu:

1. Diensefalon

Diensefalon adalah bagian batang otak yang letaknya paling atas. Diensefalon berfungsi sebagai penghubung dengan otak tengah.Diensefalon sendiri terdiri atas empat bagian, yaitu epitalamus, subtalamus, hipotalamus, dan talamus.Oleh karena itu, fungsinya sama dengan keempat bagian itu. Epitalamus, misalnya, yang menjadi bagian paling atas diensefalon memiliki fungsi yang berhubungan dengan sistem limbik.Secara umum, diensefalon berfungsi untuk mengatur suhu tubuh, pelepasan hormon, mengontrol rasa lapar, detak jantung, siklus tidur, perilaku seks, hingga suasana hati seseorang.

2. Otak tengah

Dalam anatomi batang otak, otak tengah (midbrain) berfungsi untuk menghubungkan antara diensefalon dengan pons. Otak tengah juga berperan sebagai jembatan dengan bagian belakang otak besar (cerebrum). Mengutip dari John Hopkins Medicine, otak tengah berperan dalam proses pendengaran, pergerakan, dan respons terhadap perubahan lingkungan. Di dalam otak tengah juga terdapat substantia nigra. Substantia adalah area yang terdampak saat orang memiliki penyakit Parkinson. Di sini terdapat banyak sel saraf yang berperan terhadap koordinasi dan mobilitas.Itu sebabnya, orang dengan Parkinson biasanya mengalami kesulitan gerak dan koordinasi (tidak dapat mengendalikan tremornya).

3. Pons

Pons terletak di atas medula oblongata dan di bawah otak tengah. Ukurannya hanya sekitar 2,5 cm.Pons di otak berfungsi sebagai jembatan antara berbagai macam bagian di sistem saraf pusat, termasuk otak besar dan otak kecil.Di dalam pons terdapat 4 dari 12 saraf kranial, yang berfungsi untuk produksi air mata, mengunyah, berkedip, memfokuskan penglihatan, keseimbangan, pendengaran, dan ekspresi wajah.

4. Medulla oblongata

Anatomi batang otak paling bawah adalah medulla oblongataMedulla oblongata adalah bagian yang menghubungkan otak dengan sumsum tulang belakang. Bagian ini sangat vital dalam kehidupan seseorang.Medulla oblongata berperan dalam pengaturan detak jantung, sistem pernapasan, sirkulasi darah, kadar karbon dioksida dan oksigen.Beberapa refleks manusia juga diatur oleh bagian otak yang satu ini, seperti bersin, muntah, batuk, dan menelan. 

Kondisi kesehatan yang menyerang batang otak

Seperti bagian tubuh lainnya, batang otak juga berisiko terhadap sejumlah kondisi atau penyakit. Kerusakan batang otak ini bisa berakibat fatal, bahkan kematian, mengingat fungsinya yang cukup vital dalam kehidupan manusia.Berikut ini adalah beberapa kondisi yang mengakibatkan kerusakan batang otak.

1. Mati batang otak

Mati batang otak adalah kondisi berhentinya fungsi otak. Pada kondisi ini, seseorang membutuhkan alat bantu untuk tetap dapat bertahan hidup.Saat menggunakan alat bantu, fungsi vital pasien mungkin akan seperti orang yang stabil, sekalipun tidak sadarkan diri.Akan tetapi, jika alat bantu ini dilepas, pasien bisa saja meninggal.Kematian batang otak adalah kondisi yang bersifat permanen, alias tidak bisa disembuhkan. Seseorang yang mengalaminya bisa tetap bernapas dan memiliki detak jantung dengan alat bantu. Akan tetapi, mereka tidak memiliki kesadaran lagi.Di Inggris, sebagaimana disebutkan dalam situs NHS, orang yang mengalami mati otak dapat dinyatakan telah meninggal dunia.

2. Stroke batang otak

Secara umum, stroke biasanya terjadi di otak. Jadi, sederhananya, stroke batang otak adalah stroke yang terjadi akibat gangguan pembuluh darah di batang otak.Stroke di batang otak juga bisa terjadi karena sumbatan (iskemik) atau karena perdarahan pembuluh darah (hemoragik).American Stroke Association menyebutkan bahwa stroke batang otak dapat disembuhkan. Semakin cepat sumbatan dihilangkan, semakin baik pula pemulihannya.Apalagi, stroke ini biasanya tidak memengaruhi kemampuan berbahasa seperti stroke pada umumnya. Artinya, Anda bisa pulih sepenuhnya dengan rehabilitasi.Beberapa gejala stroke batang otak mungkin meliputi:
  • Vertigo
  • Lemas
  • Kelemahan pada satu sisi tubuh
  • Penglihatan ganda
  • Penurunan kesadaran

3. Glioma batang otak

Glioma batang otak adalah tumor yang terbentuk di sel glial pada batang otak. Sel glial bertugas untuk menyangga sel saraf dan membawa makanan serta oksigen menuju sel saraf. Sel ini terdapat di setiap bagian otak.Tumor otak ini dapat bersifat jinak ataupun ganas. Jika ganas, kondisi ini disebut dengan kanker batang otak.Jurnal Frontiers in Oncology menyebutkan bahwa glioma batang otak lebih umum terjadi pada anak-anak. Meski demikian, orang dewasa juga dapat mengalaminya.Batang otak punya peran yang sama pentingnya dengan otak. Itu sebabnya, Anda perlu menjaga kesehatan otak secara menyeluruh.Menghindari benturan dan cedera juga dapat membantu menjaga otak tetap sehat.Jika ingin tahu lebih lanjut mengenai kesehatan otak, Anda bisa melakukan konsultasi dokter online melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
kesehatan otaktumorpenyakit otaklumpuh otakfungsi otak kanan
American Stroke Association. https://www.stroke.org/en/about-stroke/types-of-stroke/brain-stem-stroke
Diakses pada 20 Agustus 2021
Frontiers in Oncology. https://www.frontiersin.org/articles/10.3389/fonc.2016.00180/full
Diakses pada 20 Agustus 2021
Healthline. https://www.healthline.com/human-body-maps/pons#1
Diakses pada 20 Agustus 2021
Johns Hopkins Medicine. https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/anatomy-of-the-brain
Diakses pada 20 Agustus 2021
Mayfield Clinic. https://mayfieldclinic.com/pe-anatbrain.htm
Diakses pada 20 Agustus 2021
National Cancer Institute. https://www.cancer.gov/types/brain/patient/child-glioma-treatment-pdq
Diakses pada 20 Agustus 2021
National Health Service. https://www.nhs.uk/conditions/brain-death/
Diakses pada 20 Agustus 2021
Neuroanatomy, Brainstem. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK544297/
Diakses pada 20 Agustus 2021
The Nervous System. https://www.sciencedirect.com/book/9780702033735/the-nervous-system
Diakses pada 20 Agustus 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait