logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Parenting

Anak Bermain Game Online Terus? Waspadai Tanda Kecanduan dan Gaming Disorder

open-summary

Jika anak bermain game online tanpa kenal waktu, bantu ia untuk mengeksplorasi minat yang baru. Berlebihan bermain game dapat meningkatkan risiko anak mengalami obesitas dan insomnia.


close-summary

2.67

(3)

13 Mei 2019

| Dina Rahmawati

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

anak bermain game online di komputer

anak bermain game online tanpa kenal waktu dapat mengganggu performa akademisnya di sekolah

Table of Content

  • Anak bermain game online tanpa kenal waktu, tanda sudah kecanduan
  • Akibat kecanduan bermain game online terhadap perilaku anak
  • Cara mengatasi anak yang suka main game online tak kenal waktu

Sebagian besar anak tentu senang bermain game online, mulai dari permainan perang sampai petualangan. Bermain game memang menyenangkan. Namun bila anak Anda menghabiskan waktu berjam-jam untuk bermain game dan bahkan sampai mengabaikan kegiatan lain, Anda perlu waspada.

Advertisement

Hal tersebut dapat menjadi tanda bahwa anak Anda sudah kecandungan bermain game online, atau bahkan menunjukkan tanda-tanda gaming disorder

Anak bermain game online tanpa kenal waktu, tanda sudah kecanduan

Salah satu tanda kecanduan video game online yang bisa Anda lihat pada anak adalah jika sebagian besar waktu dihabiskan untuk bermain. Oleh karena sibuk bermain game, anak jadi lebih mengutamakan rekornya di dunia maya dibanding minat atau aktivitas lain yang dulu ia sukai.

Anak juga bahkan mungkin jadi menomorsekiankan urusan sekolah dan jarang menghabiskan waktu bersama keluarga.

Intensitas bermain game pun akan meningkat dan berkelanjutan, meski anak dan Anda sudah menyadari ada dampak yang negatif pada dirinya sendiri.

Perhatikan pula setiap perubahan dalam kesehatan fisik, kesehatan jiwa, dan interaksi sosial anak ketika sudah terlalu sering bermain game online perang.

Berikut adalah tanda-tanda anak dan remaja sudah mengalami kecanduan game, dilansir dari Yayasan Pulih:

  • Menunda-nunda mengerjakan tugas untuk bermain game, atau bahkan malah sengaja tidak mengerjakan.
  • Tidak tenang jika tidak memegang handphone atau gelisah saat tidak bermain di depan komputer.
  • Meminta orang tua terus menerus membelikan perlengkapan game dalam jarak waktu berdekatan.

Pada 2018, organisasi kesehatan dunia (WHO) memasukkan gaming disorder ke dalam Klasifikasi Penyakit Internasional. Gaming disorder ditandai oleh ketidakmampuan anak mengontrol waktu bermain.

Studi menunjukkan bahwa gaming disorder memang hanya terjadi pada sebagian kecil individu yang bermain game. Namun, Anda harus memperhatikan berapa banyak waktu yang dihabiskan anak Anda untuk bermain game online.

Apabila anak sudah sampai mengesampingkan kegiatan sehari-harinya demi bermain game online terus menerus, waspada.

Baca Juga

  • Apa Itu Gaming Disorder atau Kecanduan Permainan Online?
  • Anak Susah Makan? Pertimbangkan Menjalani Terapi Berikut Ini
  • Macam-macam Tata Krama yang Penting untuk Dimiliki Sejak Dini

Akibat kecanduan bermain game online terhadap perilaku anak

Berdasarkan definisi WHO, anak yang sudah kecanduan gawai dan bermain game online akan menunjukkan ciri-ciri berikut, secara terus menerus selama sekitar 12 bulan.

1. Kurang atau bahkan tidak dapat mengontrol kebiasaan bermain game

Jika memiliki gaming disorder, anak menjadi kurang atau tidak dapat mengontrol kebiasaan bermain game. Anak akan sulit untuk berhenti, dan merasa terus ingin bermain game, hingga tak terasa telah meski menghabiskan waktu berjam-jam.

Selain itu, anak Anda akan merasa sedih, cemas, dan cepat marah saat game online perang dihentikan.

2. Memprioritaskan bermain game daripada minat dan kegiatan lainnya

Ketika lebih memilih bermain game, padahal seharusnya makan, belajar, bermain dengan teman, bersekolah ataupun kegiatan lainnya, maka anak telah menunjukkan ciri-ciri gaming disorder.

Anak Anda akan lebih mementingkan game online perang daripada kegiatan lain yang lebih penting.

3. Anak bermain game online terus tanpa peduli konsekuensi

Anak Anda bermain game online terus meski ada konsekuensi negatifnya. Hal tersebut berdampak buruk, sehingga dapat memengaruhi kehidupan keluarga, sosial, pribadi ataupun pendidikan anak.

Berdasarkan beberapa penelitian, gaming disorder juga dapat terjadi bersamaan dengan gangguan mood lain, seperti kecemasan, depresi, dan tertekan.

Selain itu, akibat kecanduan bermain game online terus-terusan tanpa kenal waktu pada anak adalah risiko lebih tinggi mengalami obesitas, insomnia, dan masalah kesehatan lain karena tidak aktif secara fisik. Hubungan sosial pun menjadi sempit, karena anak hanya asyik dengan game online favoritnya.

Cara mengatasi anak yang suka main game online tak kenal waktu

Jika anak terus-terusan bermain game online tanpa peduli waktu, ada beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk mencegah aktivitas bermain game berlebihan. Bantu anak Anda mengendalikan keinginannya untuk bermain game dengan:

  1. Mendorong anak Anda berinteraksi dengan orang lain.
  2. Membantunya mencoba gaya hidup baru, dengan mengajak jalan-jalan misalnya ke museum, ke perpustakaan nasional, atau taman bermain.
  3. Mengeksplorasi keterampilan dan kemampuan lain dalam diri anak.
  4. Menemukan hobi dan kegiatan yang disukai oleh anak selain bermain game, seperti mengajak berenang, bermain bola, atau aktivitas fisik lainnya.
  5. Menerapkan aturan berapa lama Anda membolehkan anak bermain game online dalam sehari.
  6. Buat kesepakatan kapan anak dapat bermain game, misalnya hanya boleh bermain setelah selesai belajar atau setelah membantu orang tua beres-beres rumah.

Semua anggota keluarga perlu ikut berpartisipasi dalam membantu mengendalikan keinginan anak bermain game online. Dorongan dan dukungan dari semua anggota keluarga dapat memberi pengaruh yang positif bagi tumbuh kembang dan kesehatan jiwa anak.

Jika sudah melakukan berbagai cara di atas tapi keinginan anak bermain game masih tidak terbendung, merupakan langkah yang baik untuk membawa anak berkonsultasi dengan tenaga ahli profesional.

Advertisement

tips parentingtumbuh kembang anakkecanduan main game

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved