Cara mengatasi anak picky eater yang paling umum adalah makanan yang kurang lezat dan anak yang belum lapar
Untuk mengatasi anak picky eater, Anda harus lebih sabar dalam menghadapi mereka

Lelah berurusan dengan si kecil yang selalu memilih-milih makanan? Mulai dari mendorong piring sayuran sampai tidak makan sesuap pun, memang butuh kesabaran khusus sebagai cara mengatasi anak picky eater

Menurut Angela Lemond, seorang ahli diet di Texas, picky eater sampai batasan tertentu adalah normal karena anak masih bereksperimen dengan makanan dan rasa yang berbeda-beda untuk pertama kalinya.

Sebuah penelitian di Amerika Serikat menemukan bahwa 20% orangtua menganggap anak usia 2-5 tahun mereka sebagai picky eater. Sebagian besar anak pada akhirnya bisa diatasi seiring perkembangan mereka, namun apa yang orangtua dapat lakukan sebelumnya?

Langkah pertama adalah memahami bahwa anak-anak dapat rewel soal makanan, kemudian mengidentifikasi faktor-faktor berikut sebagai cara mengatasi anak picky eater.

1. Makanan Kurang Lezat

Bukan masakan ibu yang tidak enak, tetapi sistem perasa anak-anak yang memang dirancang untuk lebih memilih rasa manis. Karena anak-anak sedang tumbuh dengan cepat, merupakan hal yang normal jika mereka menginginkan makanan tinggi kalori.

Fakta lainnya menyatakan, 1 di antara 4 orang akan memiliki gen sensitivitas terhadap rasa pahit. Jadi, tidak heran jika anak tidak doyan sayuran yang tidak memiliki rasa.

Cara mengatasi anak picky eater bisa dilakukan dengan menyajikan variasi makanan. Untuk sayuran, coba cara kreatif seperti memasak dalam bentuk sup, salad, atau diblender. Riset menunjukkan bahwa anak akan mulai mencoba makanan pada waktu yang ke 5-10 setelah diperkenalkan.

Jangan menyerah dan coba terus berikan menu makanan yang lezat, misalnya sayuran goreng atau diberikan dengan saus pendamping.

2. Anak Belum Lapar

Pada usia dua tahun, pertumbuhan anak-anak akan melambat. Ini bisa menjelaskan mengapa anak-anak kadang tidak berselera dan tidak ingin makan.

Ahli diet dan makanan dari San Diego, Maryann Jacobsen, RD, menjelaskan bahwa sepanjang pertumbuhan berat dan tinggi anak masih normal, orangtua tidak perlu sangat mencemaskan masalah anak yang sesekali memilih makanan.

Anak-anak juga akan malas makan jika orangtua tidak telaten mengatur jadwal camilan, misalnya makan biskuit atau minum jus satu jam sebelum waktu makan malam. Jadi, ingat untuk menjadwalkan jam makan sebagai cara mengatasi anak picky eater yang efektif.

3. Belajar Mandiri

Banyak orangtua mungkin akan setuju bahwa kalimat favorit anak adalah "tidak", termasuk pada jam makan. Ini adalah wujud dari kendali atas kemandirian yang ingin mereka tunjukkan, misalnya mendorong piring atau melancarkan aksi tutup mulut saat makan.

Menurut Jacobsen, ini adalah bagian alami dari perkembangan anak. Orangtua harus tahu cara mengatasi anak picky eater dengan menghindari konflik berkepanjangan. Jangan memerintah anak terlalu keras karena ia justru akan semakin tidak menuruti Anda. Jangan pula bernegosiasi dengan anak, misalnya mengiming-imingi dengan makanan pencuci mulut.

Sebaiknya orangtua menjelaskan pentingnya nutrisi sayur-sayuran dan membiarkan anak mengambil keputusan sendiri setelah memahaminya. Misalnya, "Adik tahu tidak? Makan sayuran bisa membuat kaki adik kuat saat bermain bola lho."

4. Masalah Medis

Anak-anak yang pemilih dalam menu makanan adalah hal yang wajar, tetapi bisa juga merupakan kemungkinan langka yang berkaitan dengan kondisi kesehatannya.

Jacobsen menerangkan jika anak terlihat sangat cemas atau tidak nyaman dengan makanan atau saat dipanggil ke meja makan, Anda harus mencari tahu sebabnya. Mungkin saja anak memiliki masalah alergi makanan atau pemahaman yang salah tentang makanan tertentu, atau mengalami sindrom sensory processing disorder.

Anda harus berkonsultasi pada dokter, dan jelaskan jika anak memiliki penolakan terhadap tekstur tertentu, atau memiliki keluhan seperti gatal-gatal dan sakit perut terhadap makanan tertentu.

Selain menerapkan cara mengatasi anak picky eater di atas, ingat juga untuk menciptakan kebiasaan makan yang baik sejak dini. Berikan variasi menu yang berimbang, jauhkan distraksi seperti televisi, hindari menuruti keinginan anak yang tidak sehat, dan jadilah panutan yang baik dalam urusan makan.

WebMD. https://www.webmd.com/parenting/guide/picky-eater-kids

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/tips-for-picky-eaters

Diakses pada Oktober 2018

Artikel Terkait

Banner Telemed