Anak Sering Buang Air Besar di Celana? Ini Penyebabnya

(0)
21 Jul 2020|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Ada banyak penyebab anak sering buang air besar di celanaMasalah anak sering buang air besar di celana dapat disebabkan berbagai kondisi
Banyak orangtua mungkin beranggapan penyebab anak sering buang air besar di celana adalah hal yang sederhana, seperti malas ke kamar mandi. Padahal, jika kejadian ini terus berulang, apalagi pada jelang usia masuk sekolah, bisa jadi ada ia mengalami masalah kesehatan yang dinamakan enkopresis.Enkopresis menggambarkan kondisi anak di atas usia 4 tahun yang sering buang air besar di celana, sekalipun ia sudah lulus toilet training. Kendati demikian, enkopresis bukanlah penyakit, melainkan hanya gejala yang menandakan adanya masalah kesehatan tertentu.Anak yang sering buang air besar di celana bisa disebabkan oleh beberapa hal. Namun dalam kasus ini, anak biasanya memang tidak dapat mengontrol keinginannya untuk buang air besar sehingga ia secara spontan mengeluarkan kotorannya di tempat ia berdiri atau duduk saat itu juga.

Apa saja penyebab anak sering buang air besar di celana?

Seringnya anak buang air besar di celana biasanya berhubungan dengan konstipasi, yakni ketika makanan sisa pencernaan yang seharusnya dikeluarkan lewat dubur kembali ke usus. Jika dibiarkan berlarut-larut, kotoran akan mengeras dan membuat buang air besar menjadi momen yang menakutkan karena ada rasa nyeri di dubur saat mengejan.Pada satu titik, kotoran yang lebih cair akan bocor dan keluar dari anus ke celana dalam anak. Inilah yang mengakibatkan anak kemudian buang air besar di celana tanpa bisa ia tahan.Banyak hal dapat mengakibatkan konstipasi yang menjadi penyebab anak sering buang air besar di celana, yaitu:
  • Kurang makan serat
  • Frekuensi buang air besar yang jarang, misalnya satu kali dalam 3 hari atau lebih
  • Jarang bergerak aktif
  • Kurang minum cairan
  • Toilet training yang terlalu dini sehingga anak merasa trauma ketika masuk kamar mandi.
Penyebab anak sering buang air besar di celana juga bisa berupa faktor psikologis, seperti:
  • Adanya kelainan perilaku, misalnya conduct disorder (CD)
  • Adanya pengaruh dari keluarga, sekolah, dan lain-lain yang membuat anak stres
  • Munculnya kecemasan saat ia akan masuk ke toilet.
Sementara untuk kasus yang lebih jarang, penyebab anak sering buang air besar di celana adalah:
  • Adanya penyakit kronis dalam diri anak, seperti diabetes atau hipotiroidisme
  • Pelecehan seksual
  • Adanya gangguan emosional dan perilaku
  • Adanya jaringan yang robek di sekitar rektum, biasanya karena konstipasi kronis.
Menurut Stanford Children’s Health, anak laki-laki memiliki risiko 6 kali lebih tinggi untuk mengalami enkopresis dibanding anak perempuan. Namun, alasan ilmiah di balik klaim ini masih belum diketahui.

Cara mengatasi anak sering buang air besar di celana

Apa pun penyebab anak sering buang air besar di celana, orangtua harus selalu ingat bahwa hal tersebut bukanlah bentuk kesengajaan anak. Jadi, hal pertama yang dapat Anda lakukan ketika insiden ini muncul ialah jangan memarahi anak, apalagi mempermalukannya di depan umum.Sebaliknya, ada beberapa hal yang dapat Anda upayakan agar kejadian yang sama tidak berulang lagi, setidaknya tidak terlalu sering. Hal tersebut yakni:

1. Jadikan rutinitas

Cobalah buat jadwal rutin penggunaan toilet pada anak Anda. Misalnya, Anda mengantarnya ke toilet setiap 5-10 menit setelah sarapan, makan siang, atau makan malam, serta sesaat sebelum ia tidur.

2. Semangati Si Kecil

Bersikaplah positif selama anak berusaha mengurangi enkopresis yang dideritanya. Anda dapat memberi pujian atau bahkan hadiah pada anak ketika ia mau dibawa ke toilet, sekalipun ia tidak buang air besar di sana.Langkah lain yang Anda coba adalah menyediakan mainan atau buku favoritnya di kamar mandi agar ia mau lebih lama berada di sana sambil berusaha mengeluarkan kotoran di usus.

3. Berikan minum dan aktivitas lebih sering

Banyak minum dan gerak aktif dapat membuat pencernaan menjadi lebih lancar. Feses pun tidak lagi keras dan anak akan lebih merasa nyaman ketika diminta untuk ke kamar mandi.

4. Ajari anak cebok

Untuk melatih kemandiriannya, Anda dapat melatih anak untuk bisa cebok sendiri. Pastikan ia mencuci tangannya hingga bersih setelah melakukan ini.Menghilangkan penyebab anak sering buang air besar di celana bukanlah hal mustahil, meski memang membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Bila Anda khawatir dengan kondisi anak, tidak ada salahnya meminta saran dari dokter.
konstipasiserat
Kids Health. https://kidshealth.org/en/parents/encopresis.html
Diakses pada 7 Juli 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/encopresis
Diakses pada 7 Juli 2020
Very Well Family. https://www.verywellfamily.com/how-to-stop-toddlers-from-pooping-in-their-pants-290227
Diakses pada 7 Juli 2020
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/soiling-child-pooing-their-pants/
Diakses pada 7 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait