Anak Pemalu? Jangan Khawatir, Ini 10 Cara Meningkatkan Rasa Percaya Dirinya!

(0)
04 Feb 2021|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Orangtua membutuhkan kesabaran untuk mendidik anak pemalu.Ayan dan Bunda jangan berkecil hati jika memiliki anak pemalu. Sebab, rasa malu sangat wajar dirasakan oleh mereka.
Anak pemalu cenderung sulit bergaul dengan teman sebayanya, karena ia merasa tidak nyaman berada di lingkungan sosial. Rasa malu yang tertanam di dalam dirinya memaksa mereka menghindari kontak langsung dengan orang di sekitarnya. Lantas, apa yang bisa dilakukan orangtua untuk membimbing anak pemalu untuk lebih percaya diri?

Cara mengatasi anak pemalu yang bisa dicoba

Satu hal yang harus ditegaskan; tidak ada yang salah dengan merasa malu. Faktanya, rasa malu yang dirasakan anak merupakan cara unik mereka untuk berinteraksi dengan dunianya.Ayah dan Bunda tidak perlu berkecil hati, apalagi bersedih ketika anaknya merasa malu bersosialisasi. Sebab, ada banyak cara mendidik anak pemalu yang bisa dicoba.

1. Berikan mereka waktu

Jangan memaksa mereka untuk langsung berbaur dengan orang-orang yang tak ia kenal. Hal itu malah membuat mereka menjadi terpaksa dan merasa tidak nyaman.Lebih baik, berikanlah mereka waktu dan mintalah orang-orang di sekitar Si Kecil untuk melakukan pendekatan pada anak Anda. Dengan begitu, si anak pemalu akan mulai memercayai orang-orang di sekitarnya.

2. Jangan tinggalkan anak pemalu sendirian

Saat berada di lingkungan sosial, orangtua disarankan untuk menemani si anak pemalu. Sembari menemaninya, cobalah berikan ia semangat untuk memulai obrolan dengan teman sebayanya.Seiring berjalannya waktu, rasa malu akan mulai hilang dari dalam diri Si Kecil. Tanpa disadari, Si Kecil akan mulai mendekat dengan teman-temannya tanpa diminta.

3. Tegaskan bahwa rasa malu adalah hal yang wajar

Anak pemalu merasa sulit berinteraksi sosial dengan teman sebayanya
Anak pemalu harus diberi tahu bahwa malu adalah perasaan yang wajar
Terkadang, anak-anak dapat merasa kurang percaya diri dengan sifat malu yang ada di dalam dirinya. Sebagai orangtua, tegaskanlah kepada mereka bahwa rasa malu adalah hal yang wajar dan dapat dirasakan oleh setiap orang.Beri tahu anak Anda bahwa orangtuanya akan selalu membantunya untuk menghilangkan rasa malu di dalam diri Si Kecil.

4. Pujilah Si Kecil atas pencapaiannya

Segala pencapaian anak, meskipun sangat kecil, harus diberikan pujian. Hal ini dapat membuatnya lebih percaya diri dalam berinteraksi dengan teman-teman sebayanya.Misalnya, Si Kecil sudah berani menyapa salah seorang teman atau gurunya di sekolah. Setelah itu, Anda bisa mengatakan, "Nak, Ayah dan Bunda bangga melihat kamu menyapa teman. Mereka tadi sangat senang disapa oleh kamu."

5. Jadilah panutan yang baik

Cara mengatasi anak pemalu selanjutnya ialah menjadi panutan yang baik untuk mereka. Orangtua bisa mencontohkan kebiasaan sosial yang sering terjadi di sekolah. Misalnya, menyapa guru atau orangtua murid lainnya. Dengan begitu, si anak pemalu akan mencontoh sikap-sikap sosial ini.

6. Pastikan tidak ada yang mengejek rasa malu anak

Dalam beberapa kasus, rasa malu yang dirasakan oleh anak Anda dapat mengundang beberapa oknum untuk mengejeknya.Sebagai orangtua, cobalah Anda menegaskan secara lembut kepada oknum-oknum ini bahwa tidak ada yang salah dengan rasa malu.Cobalah katakan, "Anak saya memang butuh waktu yang lebih lama untuk bisa bersosialisasi. Namun, saat ia merasa nyaman, ia akan bermain dengan kalian."Secara tidak langsung, perkataan ini akan memberikan pesan kepada si anak pemalu bahwa orangtuanya mengerti dengan rasa malu yang dirasakan olehnya.

7. Undang temannya ke rumah

Mengundang salah satu temannya ke rumah Anda juga dianggap efektif dalam mengatasi rasa malu yang dirasakan Si Kecil.Selain itu, mintalah orangtua murid untuk mengundang anak Anda datang ke rumahnya dan bermain dengan anak-anaknya. Undangan ini akan membuat si anak pemalu merasa nyaman, apalagi ada orang lain yang mengundangnya terlebih dahulu.

8. Ajak si anak pemalu ikut ekstrakurikuler

Di sekolah, ada banyak ekstrakurikuler yang mendukung tingkat sosialisasi pesertanya, misalnya ekstrakurikuler olahraga. Dengan begitu, Si Kecil dapat meningkatkan kemampuan bersosialisasinya saat sedang membentuk tim sepak bola atau basket.

9. Jangan pernah membanding-bandingkan Si Kecil

Sebagai orangtua, tentunya Anda ingin yang terbaik untuk anak-anak Anda. Namun, janganlah kalian membanding-bandingkan si anak pemalu dengan teman atau bahkan anggota keluarganya. Hal ini dapat mengundang perasaan negatif di dalam diri anak pemalu.

10. Bersabarlah

Orangtua membutuhkan kesabaran untuk menghadapi anak pemalu
Ayah dan Bunda, bersabarlah dalam menghadapi anak pemalu
Menumbuhkan keberanian dan rasa percaya diri pada anak pemalu membutuhkan waktu dan kesabaran. Tunjukanlah kesetiaan dan rasa percaya Anda pada Si Kecil. Dengan bimbingan dan usaha yang keras, anak Anda akan mulai membangun hubungan dengan teman-teman sebayanya.

Kapan rasa malu pada anak harus dikhawatirkan?

Meskipun rasa malu sangat lazim dirasakan oleh anak-anak, namun ada kalanya rasa malu ini harus dikhawatirkan.Jika hal-hal ini terjadi pada anak Anda, mungkin sudah saatnya orangtua membawa Si Kecil ke psikolog atau dokter anak.
  • Tidak mau ke luar rumah karena rasa malunya
  • Menunjukkan rasa cemas di lingkungan sosial, seperti sekolah
  • Anak merasakan kesepian karena tidak tahu caranya bersosialisasi dengan temannya
  • Anak merasa tidak mampu menjawab atau bertanya di kelas.

Catatan dari SehatQ

Anak pemalu harus diberikan dukungan ekstra dan kepercayaan lebih dari orangtua dan lingkungan sosialnya. Janganlah berkecil hati jika anak Anda pemalu, sebab ada banyak ahli yang bisa membantunya untuk menjadi berani dan lebih percaya diri.Jika Anda merasa khawatir dengan perkembangan Si Kecil, jangan ragu untuk bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play sekarang juga!
tips parentingibu dan anakkesehatan anak
Psychology Today. https://www.psychologytoday.com/us/blog/growing-friendships/201606/helping-your-shy-child
Diakses pada 21 Januari 2021
Raising Children. https://raisingchildren.net.au/toddlers/behaviour/common-concerns/shyness
Diakses pada 21 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait