Anak Aktif Bergerak, Jangan Sepelekan Kecerdasan Kinestetik Mereka

Anak dengan kecerdasan kinestetik senang dengan aktivitas fisik yang menantang
Kelebihan anak dengan kecerdasan kinestetik adalah memiliki koordinasi gerakan yang sangat baik

Sesuai dengan namanya, anak dengan kecerdasan kinestetik adalah mereka yang memiliki kemampuan memproses informasi secara fisik, lewat gerakan tangan, tubuh, ekspresi, juga kontrol. Tentunya, anak dengan kecerdasan kinestetik memiliki kelihaian bergerak lebih daripada anak lain.

Sama seperti Theory of Multiple Intelligences milik Howard Gardner lainnya, anak yang memiliki kecerdasan tertentu baik itu spasial visual, interpersonal, atau naturalis sekalipun kadar kecerdasannya bisa berbeda-beda. 

Pada anak dengan kecerdasan kinestetik, mereka sangat menikmati melakukan sesuatu lewat kinerja fisiknya.

Ciri-ciri anak dengan kecerdasan kinestetik

anak dengan kecerdasan kinestetik lebih jago dalam kegiatan olahraga
Koordinasi gerakan anak dengan kecerdasan kinestetik sangatlah baik

Dibandingkan dengan kecerdasan lainnya, kecerdasan kinestetik termasuk salah satu yang paling mudah dikenali. Beberapa ciri anak dengan kecerdasan kinestetik adalah:

  • Aktif bergerak

Anak-anak dengan kecerdasan kinestetik sangat menikmati aktivitas yang mengharuskan mereka banyak bergerak. Contohnya berolahraga, menari, atau gerakan-gerakan kreatif lainnya. Saat sedang mengobservasi lingkungannya, anak dengan kecerdasan kinestetik tidak ragu menyentuh objek yang membuatnya penasaran.

  • Motorik kasar sangat baik

Anak dengan kecerdasan kinestetik juga memiliki kemampuan motorik kasar yang sangat baik. Dalam proses pembelajaran mereka, anak-anak dengan kecerdasan kinestetik tak akan ragu berkontak langsung dengan sesuatu di sekitarnya. 

  • Tidak betah hanya membaca

Ada anak yang betah membaca buku berjam-jam, namun ada yang tidak. Anak dengan kecerdasan kinestetik juga lebih memilih mencoba hal baru secara langsung ketimbang menyimaknya hanya lewat buku. Selain itu, anak-anak dengan kecerdasan kinestetik juga tertarik dengan interaksi bersama komputer atau keyboard ketimbang sekadar membaca.

  • Gemar bereksperimen

Ciri-ciri lain anak dengan kecerdasan kinestetik adalah gemar bereksperimen, berakting, melakukan demonstrasi, hingga bermain adu peran atau role play. Eksperimen dan penelitian di laboratorium bisa jadi aktivitas yang sangat menarik bagi mereka.

  • Koordinasi gerakan sangat apik

Kelebihan dan ciri-ciri lain dari anak dengan kecerdasan kinestetik adalah memiliki koordinasi gerakan yang sangat apik. Itu sebabnya mereka bisa sangat berprestasi dalam bidang yang mengharuskan banyak gerakan fisik seperti berolahraga.

Bagaimana membesarkan anak dengan kecerdasan kinestetik?

Tentu ketika orangtua sudah tahu apa tipe kecerdasan anak mereka, penting untuk memberikan stimulus yang tepat sesuai dengan preferensi mereka. Bagi orangtua, ada beberapa hal yang bisa dilakukan seperti:

  • Ikut aktivitas fisik

Dengan memiliki anak yang punya kecerdasan kinestetik, jangan ragu mengikutkan mereka pada aktivitas fisik yang menyenangkan. Ketimbang anak lain yang masih ragu mencoba sesuatu yang baru, anak kinestetik akan dengan senang hati mencoba apapun, bahkan yang menantang sekalipun.

Jadi, orangtua bisa memanfaatkan banyaknya organisasi atau kegiatan yang berbau fisik seperti camping, hiking, bersepeda, berenang, dan banyak lagi.

  • Ajak eksperimen

Selain aktivitas fisik, anak dengan kecerdasan kinestetik juga sangat menikmati eksperimen membuat hal baru. Mereka bisa betah melakukan eksperimen selama berjam-jam tanpa kekurangan antusiasmenya. Perkenalkan ilmu baru kepada mereka lewat eksperimen yang menarik.

  • Cari sekolah yang mendukung

Sebisa mungkin, cari sekolah yang mendukung aktivitas anak dengan kecerdasan kinestetik. Contohnya sekolah alam yang mengakomodasi aktivitas fisik anak dengan rangkaian pelajaran yang tidak membosankan. Sebisa mungkin, anak juga perlu pelajaran dengan jeda sehingga ia tidak merasa jenuh.

  • Membuat permainan

Jangan kehabisan ide untuk membuat permainan kreatif untuk anak-anak dengan kecerdasan kinestetik. Perbanyak permainan yang melibatkan karpet, sandpaper, balok, cubes, atau tanah liat yang mengharuskan anak menyentuh langsung permainan yang digunakan.

Orangtua atau pihak sekolah juga perlu menyusun waktu belajar yang singkat untuk anak dengan kecerdasan kinestetik. Hal ini akan jauh lebih efektif ketimbang memaksa anak belajar untuk satu periode waktu yang panjang.

Ajarkan konsep yang konkret dengan contoh yang bisa mereka lihat atau sentuh langsung sehingga anak bisa memahaminya dengan cepat.

Hanya dengan sedikit dukungan atau bantuan dari orang sekitar, anak dengan kecerdasan kinestetik bisa menemukan ritme mereka sendiri dalam mengikuti sistem yang belum tentu seirama dengan gaya mereka, seperti sistem sekolah yang mengharuskan duduk di kelas berjam-jam.

Education. https://www.education.com/magazine/article/kinesthetic_learner/
20 Januari 2020

Personality Max. https://personalitymax.com/multiple-intelligences/bodily-kinesthetic/
20 Januari 2020

Verywell Family. https://www.verywellfamily.com/kinesthetic-learner-characteristics-2162776
20 Januari 2020

Artikel Terkait