Amoxicillin Hingga Gentamicin untuk Bisul, Mana yang Paling Efektif?


Bisul terjadi ketika ada infeksi bakteri yang memicu peradangan di folikel rambut sehingga muncul kantung berisi nanah. Hal ini bisa diatasi dengan obat Amoxicillin hingga Gentamicin untuk bisul yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing.

(0)
31 Mar 2021|Azelia Trifiana
bisul di wajahBisul di wajah
Tentu rasanya tidak nyaman ketika ada bisul di bagian tubuh manapun. Ini terjadi ketika ada infeksi bakteri yang memicu peradangan di folikel rambut sehingga muncul kantung berisi nanah. Penanganannya bisa menggunakan obat seperti Amoxicillin hingga Gentamicin untuk bisul yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing.Apabila masih ragu seputar perlu tidaknya mengonsumsi antibiotik, diskusikan dengan ahlinya. Terkadang, ada antibiotik yang tidak bekerja efektif karena jenis bakterinya cenderung resisten atau kebal.

Penanganan bisul yang tepat

Sebagian besar bisul terjadi karena infeksi bakteri Staphylococcus aureus atau staph. Untuk melawan infeksi akibat bakteri, dokter bisa meresepkan obat dalam bentuk oles, oral, maupun cairan intravena.Jenis-jenisnya adalah:
  • Amikacin
  • Amoxicillin
  • Ampicillin
  • Cefazolin
  • Cefotaxime
  • Ceftriaxone
  • Cephalexin
  • Clindamycin
  • Doxycycline
  • Erythromycin
  • Gentamicin
  • Levofloxacin
  • Mupirocin
  • Sulfamethoxazole
  • Tetracycline
Mana jenis obat yang paling ampuh dan cocok tentu bergantung pada kondisi setiap individu. Terkadang, tidak semua antibiotik bekerja efektif karena ada bakteri Staph yang resisten atau kebal terhadap antibiotik tertentu.Itulah mengapa ketika dokter memeriksa, perlu sampel nanah dari bisul untuk diperiksa di laboratorium. Dari sini, bisa ditentukan jenis antibiotik apa yang paling efektif.

Bagaimana dengan obat di apotek?

Selain obat yang diresepkan dokter, ada pula jenis obat yang dijual bebas di apotek. Namun, sebagian besar obat jenis ini berfungsi untuk meredakan nyeri. Tidak ada obat antibiotik di pasaran yang efektif untuk menyembuhkan bisul.Lebih jauh lagi, menurut American Osteopathic College of Dermatology, menggunakan salep antibiotik yang dijual di pasaran seperti Neosporin, Bacitracin, atau Polysporin pada bisul tidak efektif. Alasannya karena jenis obat ini tidak bisa menembus kulit yang tengah terinfeksi.Untuk mengetahui apakah obat atau antibiotik yang sedang dikonsumsi sudah tepat atau belum, lihat perubahan kondisi pada tubuh Anda. Idealnya, Anda akan merasa lebih baik.Namun, membaiknya kondisi bisul ini bukan berarti alasan untuk menghentikan konsumsi antibiotik. Tetap ikuti panduan penggunaan sesuai resep dan habiskan seluruhnya.Apabila Anda menghentikan konsumsinya sebelum waktunya, bisa jadi antibiotik belum bekerja tuntas melawan bakteri. Akibatnya? Bukan hanya bisa kembali terasa sakit, tapi bakteri yang tertinggal mungkin menjadi kebal terhadap antibiotik itu.

Faktor yang berpengaruh

Normalnya, bakteri Staph memang tinggal di permukaan kulit dan hanya akan menimbulkan infeksi ketika masuk ke tubuh. Bentuk, ukuran, dan lokasi munculnya bisul bisa di mana saja.Lebih jauh lagi, berikut ini beberapa faktor yang bisa menjadi pertimbangan – biasanya dilakukan oleh dokter – untuk memberikan antibiotik, yaitu:
  • Usia pasien
  • Ada tidaknya kondisi medis lainnya
  • Obat lain yang pernah atau sedang dikonsumsi
  • Alergi
  • Seberapa parah infeksi yang terjadi
  • Kondisi kekebalan tubuh pasien
  • Faktor risiko yang berkaitan dengan obat

Operasi kecil untuk bisul

Pada beberapa kasus yang lebih langka, penanganan dengan cara bedah minor atau bedah kecil juga bisa jadi pilihan efektif. Biasanya, ini dilakukan dengan memadukan antibiotik dengan operasi ringan.Melakukan prosedur ini intinya adalah membuka bisul dan mengeluarkan cairan di dalamnya. Namun sebelum itu, tentu ada diskusi dengan dokter sebelum sepakat langkah apa yang akan diambil.Tak kalah penting dan harus selalu diingat adalah jangan menekan, memecahkan, atau menggunakan benda tajam untuk mengeluarkan sendiri cairan dari dalam bisul. Ini justru memberikan ruang bagi bakteri untuk menimbulkan infeksi lebih banyak. Belum lagi risiko terjadinya komplikasi lain.

Catatan dari SehatQ

Saat menjalani pengobatan antibiotik untuk menangani bisul, pastikan tidak berbagi obat dengan orang lain. Kondisi setiap orang itu berbeda, jadi belum tentu satu antibiotik yang sama bisa sama efektifnya ketika diterapkan pada orang lain.Sebisa mungkin, hindari pula mengonsumsi jus buah, susu, atau alkohol dalam rentang waktu 3 jam setelah mengonsumsi antibiotik. Apabila masih bingung tentang dosis serta pengaturannya dengan kapan harus makan atau minum, tanyakan kepada dokter.Jika Anda ingin tahu lebih lanjut seputar efektivitas antibiotik seperti Gentamicin untuk bisul, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
penyakit kulitbisulpola hidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/health/antibiotics-for-boils
Diakses pada 16 Maret 2021
American Osteopathic College of Dermatology. https://www.aocd.org/page/Boils
Diakses pada 16 Maret 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/antibiotics-for-boils
Diakses pada 16 Maret 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait