Amankah Susu Kedelai untuk Ibu Hamil? Ini Penjelasan Medisnya

Susu kedelai untuk ibu hamil aman dikonsumsi
Susu kedelai bisa dikonsumsi oleh ibu hamil

Pernahkah Anda mendengar anggapan di tengah masyarakat yang mengatakan bahwa ibu hamil tidak boleh minum susu kedelai? Nah, agar Anda tidak mudah percaya tentang kabar yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya, berikut fakta mengenai susu kedelai untuk ibu hamil bila dilihat dari sisi medis.

Susu kedelai adalah minuman yang bernutrisi

Susu kedelai pada dasarnya adalah hasil perasan kacang kedelai yang telah dicampur dengan air. Satu gelas susu kedelai murni (tanpa tambahan pemanis) biasanya mengandung nutrisi sebagai berikut:

  • Kalori: 80-100
  • Karbohidrat: 4 gram
  • Lemak: 4 gram
  • Protein: 7 gram.

Susu kedelai kerap digunakan oleh banyak orang sebagai pengganti konsumsi susu sapi. Hal ini berhubungan dengan kandungan protein di dalamnya dengan jumlah sama, namun dengan jumlah kalori yang lebih rendah dibanding susu sapi.

Ibu hamil juga bisa mendapatkan nutrisi ini, terlebih susu kedelai juga merupakan sumber pangan yang kaya akan vitamin A, vitamin B-12, potasium, dan isoflavon. Sedangkan beberapa produk susu kedelai kemasan juga banyak yang telah difortifikasi dengan kalsium dan vitamin D.

Amankah susu kedelai untuk ibu hamil?

Secara garis besar, susu kedelai untuk ibu hamil aman dikonsumsi. Pusat Pelayanan Kesehatan Inggris (NHS) bahkan mengimbau ibu hamil menjadikan susu kedelai sebagai bagian dari diet selama masa kehamilan, terutama jika ibu hamil mengonsumsi susu kedelai yang terfortifikasi dengan kalsium.

Meski demikian, ibu hamil yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, terutama hipotiroidisme dan kanker payudara, sebaiknya berhati-hati saat mengonsumsi susu kedelai. Kandungan fitoestrogen dalam kacang kedelai dapat bereaksi dengan kondisi-kondisi tersebut.

Anda sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter bila ingin meminum susu kedelai saat hamil dengan hipotiroidisme atau kanker payudara.

Manfaat susu kedelai untuk ibu hamil

Susu kedelai untuk ibu hamil memiliki banyak manfaat, di antaranya adalah:

  • Sumber protein yang baik, terutama bila Anda merupakan vegetarian atau mengidap intoleransi laktosa yang terdapat pada susu sapi.
  • Sumber asam omega 3, terutama bagi vegetarian mengingat kandungan ini biasanya terdapat pada ikan atau hewan laut.
  • Menurunkan kolesterol sehinga baik dikonsumsi oleh Anda yang memiliki kolesterol tinggi.
  • Mencegah kenaikan berat badan yang berlebihan selama hamil karena kedelai dapat membuat Anda merasa kenyang lebih lama.
  • Nutrisi pada susu kedelai dapat dinikmati juga oleh janin.
  • Membantu mencegah terjadinya cacat bawaan lahir karena susu kedelai juga mengandung asam folat dan zinc.

Konsumsi 1-2 gelas per hari saja

Meski susu kedelai untuk ibu hamil secara garis besar aman dikonsumsi, Anda sebaiknya membatasi konsumsi susu kedelai hanya 1-2 gelas per hari. Kacang kedelai mengandung phytic acid (asam fitat), yaitu zat pada tanaman yang mengikat mineral.

Sisi positifnya, phytic acid mampu menangkal kemampuan tubuh untuk menyerap logam berat, seperti merkuri dan timbal yang dapat membahayakan pertumbuhan janin. Namun sebaliknya, phytic acid juga menghalangi penyerapan mineral penting yang dibutuhkan janin, seperti niacin, kalsium, magnesium, zat besi, dan zinc.

Efek lain saat berlebihan dalam mengonsumsi susu kedelai untuk ibu hamil, yakni menurunnya kadar kolesterol. Efek ini baik saat Anda tidak hamil, namun ibu hamil butuh kolesterol untuk memproduksi hormon kehamilan, seperti progesteron, estrogen, dan vitamin D.

Terakhir, kandungan fitoestrogen dalam kedelai dikhawatirkan menimbulkan berbagai masalah pada janin, seperti kelainan penis pada bayi laki-laki. Namun, klaim ini baru terbukti berdasarkan penelitian pada hewan.

Selain itu dikabarkan bahwa kandungan estrogen pada susu kedelai dapat menyebabkan feminin pada anak laki-laki, apakah itu benar? penjelasannya adalah sebenarnya yang dikhawatirkan adalah gangguan fungsi reproduksi dan kesulitan mendapatkan keturunan.

Sebaiknya konsumsi susu kedelai boleh saja dan cukup 1 gelas per hari masih bisa dianggap aman. NHS sendiri menyatakan hanya sedikit fitoestrogen pada kedelai yang diserap oleh tubuh manusia. Dengan kata lain, fitoestrogen tidak akan menimbulkan efek yang berarti pada ibu hamil.

Maka, disarankan konsultasikan ke dokter dahulu sebelum konsumsi apapun untuk kesehatan Anda dan buah hati.

Healthline. https://www.healthline.com/health/milk-almond-cow-soy-rice#soy-milk
Diakses pada 22 Januari 2020

NHS. https://www.nhs.uk/common-health-questions/pregnancy/can-i-eat-soya-products-during-pregnancy/
Diakses pada 22 Januari 2020

Parents. https://www.parents.com/pregnancy/my-body/nutrition/is-soy-safe-during-pregnancy/
Diakses pada 22 Januari 2020

Parenting Firstcry. https://parenting.firstcry.com/articles/soya-bean-in-pregnancy-benefits-and-risk/
Diakses pada 22 Januari 2020

Artikel Terkait