logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kehamilan

Amankah Penggunaan Amoxicillin untuk Ibu Hamil? Simak Tips Pemakaiannya

open-summary

Amoxicillin untuk ibu hamil dianggap aman untuk dikonsumsi. Namun, pemakaian amoxicillin untuk ibu hamil hanya boleh dilakukan di bawah pengawasan dokter.


close-summary

14 Okt 2020

| Arif Putra

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Amoxicillin untuk ibu hamil tergolong aman dikonsumsi asal di bawah pengawasan dokter

Amoxicillin memiliki risiko bahaya yang rendah jika dikonsumsi pada trimester berapa pun

Table of Content

  • Amoxicillin untuk ibu hamil, amankah?
  • Efek samping amoxicillin jika dikonsumsi ibu hamil
  • Risiko alergi dalam mengonsumsi amoxicillin
  • Tips dalam mengonsumsi antibiotik seperti amoxicillin untuk ibu hamil
  • Catatan dari SehatQ

Masa-masa kehamilan memang menjadi periode yang mendebarkan namun juga mengkhawatirkan. Anda akan perlu berhati-hati dalam mengonsumsi obat antibiotik agar tak membahayakan Si Kecil dalam kandungan. Salah satu pertanyaan yang kerap diutarakan ibu hamil adalah keamanan amoxicillin untuk ibu hamil. Menjadi antibiotik yang penting untuk atasi infeksi, amankah penggunaan amoxicillin untuk ibu hamil?

Advertisement

Baca Juga

  • Creambath Saat Hamil Aman, Asal Anda Penuhi 5 Syarat Ini
  • Deretan Antibiotik untuk Sakit Gigi dan Efek Sampingnya
  • Pilihan Antibiotik Radang Tenggorokan yang Biasanya Diresepkan Dokter

Amoxicillin untuk ibu hamil, amankah?

Amoxicillin untuk ibu hamil dinyatakan aman menurut Food and Drug Administration (FDA), selaku badan pengawas obat dan makanan di Amerika Serikat. FDA memasukkan amoxicillin ke kategori B yang menopang status keamanan obat ini untuk diresepkan pada ibu hamil.

Dalam penggolongan status obat menurut FDA, kategori B menunjukkan bahwa tidak ada laporan cacat pada janin hewan yang diujicobakan dari amoxicillin.  Namun, efek amoxicillin pada saat persalinan memang belum diketahui. Riset yang memberikan data terkontrol dalam kehamilan pada manusia juga belum tersedia. 

Badan regulator obat-obatan di Australia, Therapeutic Goods Administration (TGA), memasukkan amoxicillin ke dalam kategori A. Obat di kategori ini telah dikonsumsi oleh banyak ibu hamil dan wanita usia subur tanpa adanya temuan cacat atau efek berbahaya  langsung dan tak langsung lainnya pada janin. 

amoksisilin untuk ibu hamil dianggap memiliki risiko bahaya yang rendah jika dikonsumsi pada trimester berapa pun dalam periode kehamilan. Walau begitu, penting untuk diingat, obat apa pun hanya boleh dikonsumsi di bawah pengawasan dokter selama kehamilan, termasuk obat keras seperti amoxicillin.

Baca juga: Inilah Obat yang Aman untuk Ibu Hamil Tanpa Efek Samping

Efek samping amoxicillin jika dikonsumsi ibu hamil

Amoxicillin untuk ibu hamil memang aman dikonsumsi. Namun, antibiotik ini juga dapat menimbulkan efek samping yang penting untuk diperhatikan, baik efek samping yang memang umum terjadi maupun efek samping yang serius.

1. Efek samping amoxicillin yang umum terjadi

Efek samping amoxicillin untuk ibu hamil adalah muntah
Muntah merupakan efek samping yang umum dialami oleh ibu hamil yang mengonsumsi amoxicillin

Pada ibu hamil, efek samping amoxicillin yang umum dialami termasuk:

  • Diare
  • Sakit dan rasa tak nyaman di perut
  • Muntah

Pastikan Anda mengonsumsi banyak air putih jika diresepkan amoxicillin. Untuk mengantisipasi rasa tak nyaman di perut, amoxicillin bisa dikonsumsi bersama dengan makanan. Hindari konsumsi makanan pedas untuk cegah rasa mual dan muntah yang menjadi risiko efek samping amoxicillin.

2. Efek samping amoxicillin yang sifatnya serius

Pada beberapa kasus, amoxicillin dapat menyebabkan efek samping yang sifatnya lebih serius. Efek samping yang serius amoxicillin, termasuk pada ibu hamil, termasuk:

  • Diare berdarah atau terlalu berair
  • Tubuh menjadi kekurangan energi
  • Perdarahan atau memar yang tidak biasa
  • Kejang
  • Rasa lelah yang tidak biasa
  • Menguningnya kulit atau bagian putih mata 

Apabila Anda atau ibu hamil di dekat Anda menunjukkan gejala di atas setelah mengonsumsi amoxicillin, Anda harus mencari bantuan gawat darurat dengan segera.

Risiko alergi dalam mengonsumsi amoxicillin

Dikutip dari U.S. National Library of Medicine, beberapa pasien yang mengonsumsi amoxicillin, termasuk ibu hamil, dapat menunjukkan reaksi alergi setelah mengonsumsi amoxicillin. Tanda-tanda reaksi alergi termasuk:

  • Ruam kulit yang gatal dan terdapatnya benjolan
  • Batuk
  • Mengi atau napas berbunyi “ngik”

Hubungi dokter dengan segera jika Anda mengalami reaksi alergi setelah mengonsumsi amoxicillin, termasuk untuk ibu hamil. Anda juga harus menghentikan penggunaan amoxicillin dan tidak bisa mengonsumsinya kembali.

Baca juga: Antibiotik untuk Ibu Hamil, Apa Saja yang Aman dan Tidak Aman Dikonsumsi?

Tips dalam mengonsumsi antibiotik seperti amoxicillin untuk ibu hamil

Masa kehamilan memang periode yang menimbulkan kewaspadaan bagi bumil. Terapkan tips ini agar konsumsi amoxicillin tetap aman tanpa menimbulkan bahaya pada janin yang dikandung:

  • Pastikan Anda menyampaikan pada dokter semua jenis obat keras, obat bebas, suplemen, dan herbal yang tengah dikonsumsi. Penyampaian informasi ini dapat menghindari risiko interaksi obat dengan amoxicillin.
  • Konsumsilah amoxicillin sesuai dengan dosis dan petunjuk dari dokter sampai benar-benar habis. Berhenti mengonsumsi amoxicillin walau Anda sudah merasa membaik dapat memicu resistensi antibiotik.
  • Hubungi dokter apabila Anda merasakan gejala tertentu setelah mengonsumsi amoxicillin.
  • Sampaikan pada dokter terkait riwayat medis yang Anda derita, termasuk riwayat alergi terhadap obat-obatan dan antibiotik.

Dalam menentukan dosis amoxicillin, dokter biasanya akan memperhatikan sejumlah faktor, seperti:

  • Jenis penyakit yang dialami
  • Pengobatan lain yang sedang dijalani
  • Respon tubuh terhadap obat tersebut
  • Kondisi medis yang dimiliki
  • Berat badan, tinggi badan, dan usia pasien

Pastikan Anda tidak mengonsumsi obat ini tanpa pengawasan dokter.  Ini karena amoksisilin adalah obat yang tidak boleh digunakan secara sembarangan.

Catatan dari SehatQ

Amoxicillin untuk ibu hamil tergolong aman dikonsumsi asal di bawah pengawasan dokter. Untuk mendapatkan informasi lanjutan terkait penggunaan obat selama kehamilan Anda bisa menanyakan ke dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Aplikasi SehatQ bisa di-download di Appstore dan Playstore untuk memberikan informasi kehamilan terpercaya.

Advertisement

menjaga kehamilanantibiotikalergi obatminum obat

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved