Amankah Makan Pepaya untuk Ibu Hamil? Ini Penjelasannya


Pepaya memiliki daging yang tebal dengan rasa yang manis sehingga banyak digemari. Namun, terdapat anggapan bahwa makan pepaya untuk ibu hamil dapat menyebabkan keguguran dan prematur. Benarkah itu?

(0)
25 Nov 2019|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Terdapat beragam vitamin dan mineral yang baik dalam pepaya untuk ibu hamilSebenarnya, aman mengonsumsi pepaya untuk ibu hamil asalkan matang
Pepaya banyak digemari karena rasanya yang manis dan dagingnya yang lembut. Buah ini juga memiliki tekstur berair yang dapat dengan mudah dicerna. Di samping rasanya yang lezat, buah pepaya juga kaya akan nutrisi sehingga baik untuk tubuh. Namun, terdapat anggapan bahwa tidak boleh makan pepaya untuk ibu hamil. Benarkah demikian?

Amankah makan pepaya untuk ibu hamil?

Ketika hamil, orang-orang di sekitar Anda pada umumnya akan selalu mewanti-wanti soal perkara makanan. Kebanyakan makanan yang dilarang biasanya memang harus dihindari, tapi ada sebagian yang cuma mitos semata. Sama nasibnya seperti nanas, pepaya juga dianggap dapat menyebabkan keguguran, mengganggu perkembangan janin, hingga persalinan prematur.Akan tetapi, mitos ini salah besar. Makan pepaya untuk ibu hamil sebenarnya aman-aman saja, namun pastikan buahnya matang. Pepaya matang kaya akan vitamin A, B dan C. Selain itu, buah tropis ini juga merupakan sumber beta karoten, kolin, kalsium, magnesium, asam folat, potasium, dan serat yang baik. Mengonsumsi pepaya matang dapat membantu melancarkan pencernaan, bermanfaat untuk mencegah dan mengendalikan sembelit yang sering dialami dalam masa kehamilan. Sementara itu, pepaya yang belum matang (biasanya berwarna hijau) kaya akan zat yang disebut lateks. Zat ini dapat memicu kontraksi rahim sehingga tidak aman untuk wanita hamil. Bahkan, papain yang terkandung di dalamnya bisa melemahkan selaput vital yang diperlukan untuk kelangsungan hidup janin.Selain keguguran, pepaya juga dianggap dapat menyebabkan tubuh panas berlebihan hingga harus dihindari selama kehamilan. Namun, belum ada bukti ilmiah yang mendukung mitos ini.Banyak wanita hamil yang mengonsumsi pepaya matang tanpa ada masalah, meski sebagian lain memilih untuk tidak mengonsumsinya. Terdapat beberapa hal yang harus Anda perhatikan jika ingin makan pepaya saat hamil, di antaranya:
  • Konsumsilah buah pepaya yang matang, segar, dan bersih.
  • Hindari pepaya yang berwarna hijau, terdapat bintik-bintik coklat atau hitam, dan adanya cekungan di area tertentu.
  • Buanglah biji pepaya dan kupas kulit dari dagingnya dengan hati-hati. Sebaiknya, jangan makan buah pepaya dari kulitnya langsung.
  • Konsumsi pepaya secukupnya. Janganlah makan pepaya secara berlebihan karena dikhawatirkan dapat menimbulkan masalah pencernaan.
Pastikan bahwa kondisi Anda baik-baik saja sebelum mengonsumsi pepaya. Jika Anda ragu untuk mengonsumsinya, sebaiknya tanya terlebih dahulu pada dokter saat mengonsultasikan kandungan Anda. Apabila ketika makan pepaya muncul gejala-gejala tak biasa, seperti ruam, gatal-gatal, batuk, pusing, mual, atau muntah, segera hentikan konsumsi pepaya dan segera periksakan diri Anda ke dokter.

Buah yang baik untuk ibu hamil

Mengonsumsi buah-buahan merupakan cara yang baik untuk meningkatkan asupan vitamin dan mineral bagi ibu hamil. Buah dapat membantu menjaga kesehatan tubuh ibu, dan membantu janin berkembang dengan baik. Beberapa buah yang baik untuk ibu hamil, yaitu:
  • Jeruk

Jeruk kaya akan vitamin C dan folat. Folat dapat membantu mencegah cacat tabung saraf yang dapat menyebabkan kelainan otak dan sumsum tulang belakang pada janin. Vitamin C dalam jeruk juga dapat membantu meredakan morning sickness, mencegah kerusakan sel dan penyerapan zat besi yang baik untuk ibu hamil.
  • Pir

Pir mengandung banyak serat dan kalium. Mendapat asupan serat yang cukup dalam kehamilan bisa membantu meringankan sembelit yang menjadi salah satu gejala kehamilan. Selain itu, kandungan kalium dalam pir juga bermanfaat untuk kesehatan jantung ibu dan janin yang dikandungnya.
  • Alpukat

Alpukat mengandung lemak sehat yang dapat membantu mencegah cacat tabung saraf pada janin dan meningkatkan energi ibu hamil. Selain itu, buah ini juga dipercaya baik untuk perkembangan janin karena mampu meningkatkan sel-sel yang dapat membangun kulit dan jaringan otak janin yang sedang berkembang. Kandungan kalium dalam alpukat dapat meredakan kram kaki yang sering terjadi di trimester tiga kehamilan.
  • Jambu biji

Jambu biji mengandung beragam nutrisi, seperti vitamin C, polifenol, karotenoid, folat, dan isoflavonoid yang baik untuk ibu hamil. Makan jambu biji saat hamil dapat membantu otot rileks, menjaga pencernaan, dan mengurangi sembelit. Selain itu, meningkatkan kekebalan tubuh yang bermanfaat dalam mencegah penyakit.
  • Pisang

Pisang kaya akan serat dan vitamin B-6. Kandungan serat yang tinggi dalam pisang dapat membantu mengatasi sembelit. Selain itu, terdapat beberapa bukti yang menunjukkan bahwa vitamin B-6 dalam pisang dapat membantu meredakan mual dan muntah yang terjadi di awal kehamilan.Beberapa buah, terutama yang telah diolah menjadi jus dan buah-buahan kering, seringkali memiliki gula dan kalori yang lebih tinggi. Oleh sebab itu, perhatikan banyaknya buah yang Anda konsumsi. Selain itu, jangan lupa untuk selalu mencuci buah secara menyeluruh sebelum mengonsumsinya untuk menghilangkan semua pestisida dan bakteri yang mungkin menempel pada buah. 
nutrisi ibu hamilkehamilanpepaya
Baby Center. https://www.babycenter.in/x1023025/is-it-safe-to-eat-papaya-ipapitai-during-pregnancy. Diakses pada 25 November 2019.
Live Strong. https://www.livestrong.com/article/443198-why-should-you-avoid-papaya-while-pregnant/. Diakses pada 25 November 2019.
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/322757.php#how-much-fruit-to-eat. Diakses pada 25 November 2019.
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait