Bolehkah Ibu Hamil Makan Nanas? Ini Risiko, Manfaat, dan Tipsnya agar Aman


Nanas untuk ibu hamil konon dapat menyebabkan keguguran atau persalinan dini. Makan nanas dalam jumlah yang besar dapat menyebabkan efek tidak nyaman, apalagi jika perut Anda sensitif. Asam dalam nanas bisa membuat perut Anda mulas atau refluks.

(0)
07 Nov 2019|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
bolehkah ibu hamil makan nanas adalah salah satu kekhawatiran saat hamilNanas untuk ibu hamil sebenarnya sah-sah saja untuk dikonsumsi
Kehamilan tentunya harus dijaga dengan hati-hati. Anda mungkin mendengar nasihat dari orangtua, keluarga, atau teman mengenai berbagai pantangan yang berkaitan dengan kehamilan. Salah satu pantangan yang cukup populer adalah menghindari makan nanas karena dianggap dapat menyebabkan keguguran. Lantas, bolehkah ibu hamil makan nanas?

Buah ini bahkan termasuk buah yang sehat dan aman untuk dikonsumsi ibu hamil. Dikutip dari USDA, nanas tinggi akan nutrisi yang baik untuk ibu hamil.Di dalam secangkir buah nanas, terkandung hampir 100 persen asupan vitamin C harian yang direkomendasikan untuk ibu hamil. Nutrisi lain yang terkandung di dalamnya, yaitu asam folat, besi, magnesium, mangan, tembaga, hingga vitamin B6.Adapun manfaat buah nanas untuk ibu hamil adalah:
  • Vitamin B1 yang dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan sistem saraf.
  • Vitamin B6 yang dapat meringankan anemia, morning sickness, dan baik untuk beberapa fungsi tubuh.
  • Vitamin C yang dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh.
  • Mangan yang dapat menjaga kesehatan tulang.
  • Tembaga yang penting untuk kesehatan rambut dan mata.
Selain itu, nanas juga rendah lemak jenuh dan mengandung serat yang dapat meringankan sembelit. Nutrisi-nutrisi tersebut penting untuk kesehatan ibu hamil dan perkembangan janin. Meski demikian, pastikan Anda tidak mengonsumsinya secara berlebihan.Baca juga: 8 Buah yang Dilarang untuk Ibu Hamil, Apa Saja?

Apakah ibu hamil makan nanas dapat mempercepat kontraksi?

Selama ini ada anggapan (atau mitos) yang berkembang di masyarakat untuk menghindari makan nanas saat hamil karena mengandung kandungan bromelain. Bromelain dianggap bisa memicu terjadinya kontraksi dan menyebabkan keguguran. Akan tetapi, perlu Anda ketahui bahwa ini hanyalah mitos.Nanas memang mengandung sejenis enzim yang disebut bromelain. Akan tetapi, kandungan bromelain yang ada dalam daging buah ini sangatlah sedikit. Jadi, jumlah bromelain dalam satu porsi nanas tidak akan memengaruhi kehamilan Anda.Berbeda dengan buah nanas, suplemen tablet bromelain tidak direkomendasikan untuk digunakan selama kehamilan. Alasannya adalah suplemen ini dapat memecah protein dalam tubuh dan menyebabkan pendarahan abnormal.

Bahaya makan nanas saat hamil

Bolehkah ibu hamil makan nanas? Ya, jawabannya boleh asalkan tidak berlebihan.Makan nanas untuk ibu hamil dalam jumlah yang besar dapat menyebabkan efek tidak nyaman, apalagi jika perut Anda sensitif. Asam dalam nanas bisa membuat perut Anda mulas atau mengalami refluks.Mengonsumsi terlalu banyak nanas juga dipercaya dapat merangsang usus yang bisa memicu rangsangan rahim sehingga menyebabkan persalinan. Namun, tak ada bukti yang menunjukkan bahwa hal ini benar-benar terjadi.Sebagian besar kalori dalam nanas berasal dari gula. Oleh sebab itu, memakannya secara berlebihan dapat meningkatkan kadar gula darah Anda. Jika Anda menderita diabetes gestasional, hal ini tentu bisa berbahaya.Untuk menghindari seluruh efek tersebut, makanlah nanas dalam jumlah yang wajar karena apa pun yang berlebihan tidaklah baik.Pada sebagian orang, nanas juga dapat menyebabkan alergi yang ditandai dengan gejala-gejala berikut:Reaksi alergi biasanya terjadi setelah beberapa menit mengonsumsi nanas. Orang yang alergi terhadap serbuk sari atau lateks cenderung alergi juga terhadap nanas. Jika setelah mengonsumsi nanas timbul gejala alergi, sebaiknya segera periksakan diri Anda pada dokter.Hal ini dikhawatirkan akan memberi dampak buruk pada kehamilan Anda. Sebaiknya, konsultasikan pada dokter sebelum mengonsumsi nanas untuk mengetahui keamanannya bagi kehamilan Anda.

Cara aman makan buah nanas saat hamil

Jika Anda ingin makan nanas saat hamil, pilihlah buah nanas yang segar. Ibu hamil sebaiknya tidak mengonsumsi nanas secara berlebihan, yakni tidak lebih dari 7 buah nanas dalam sekali makan.Anda dapat makan buah nanas secara langsung atau menambahkannya ke dalam yogurt, smoothie, ataupun hidangan pencuci mulut lainnya. Hindari mengolah buah nanas dengan tambahan gula berlebihan atau makanan pedas lainnya yang bisa memicu rasa tidak nyaman di perut.Jika Anda tidak tertarik mengonsumsi nanas, masih banyak buah dan sayur yang baik untuk Anda konsumsi saat hamil, seperti apel, jeruk, mangga, kacang hijau, labu, bayam, dan masih banyak lagi.Baca juga: Ragam Buah yang Bagus untuk Ibu Hamil yang Juga Baik untuk Janin

Pesan dari sehatQ

Menjaga kesehatan kehamilan sangatlah penting. Perhatikanlah apa pun yang Anda konsumsi dan pastikan keamanannya. Jangan sampai Anda mengonsumsi makanan sembarangan karena dikhawatirkan akan membahayakan kehamilan Anda.Selain menjaga asupan, usahakan untuk berolahraga secara rutin demi mewujudkan kehamilan yang sehat. Hal ini dapat membantu Anda untuk tetap bugar dan meringankan berbagai gejala kehamilan yang Anda rasakan.Melakukan pemeriksaan prenatal juga penting dilakukan untuk mendeteksi sedini mungkin adanya masalah dalam kehamilan Anda. Selalu konsultasikan apa pun yang ingin Anda tanyakan mengenai kondisi kehamilan Anda pada dokter.Jika ingin berkonsultasi secara langsung dengan dokter seputar bolehkah ibu hamil makan nanas, Anda bisa chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.
Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
menjaga kehamilanbedah mitos
Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/pineapple#takeaway
Diakses pada 07 November 2019
Baby Center. https://www.babycentre.co.uk/x1048124/can-eating-pineapple-bring-on-labour
Diakses pada 07 November 2019
Baby Center. https://www.babycenter.in/x25008029/is-it-safe-to-eat-pineapple-during-pregnancy
Diakses pada 07 November 2019
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6396620/
Diakses pada 18 Desember 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait