Alpha-Lipoic Acid, Antioksidan Bermanfaat yang Juga Terkandung dalam Tubuh


Alpha-lipoic acid adalah senyawa organik antioksidan yang bermanfaat untuk mengurangi nyeri akibat diabetes, menurunkan kolesterol, memperlambat penuaan kulit, hingga meningkatkan fungsi saraf. Zat ini bisa didapatkan dari makanan dan suplemen.

(0)
17 Nov 2020|Arif Putra
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Alpha-lipoic acid adalah senyawa organik antioksidan yang terkandung dalam setiap sel manusiaAlpha-lipoic acid bisa dikonsumsi dari makanan dan suplemen
Alpha-lipoic acid (ALA) atau asam alfa-lipoat adalah senyawa organik pada sel yang diproduksi di dalam mitokondria, organel sel yang membantu enzim dalam pengubahan nutrisi menjadi energi. Selain dalam bentuk alami, zat ini juga tersedia dalam bentuk suplemen dan kerap dikonsumsi untuk meredakan nyeri akibat gangguan saraf pada penderita diabets, menurunkan kadar kolesterol, dan menurunkan berat badan pada pengidap obesitas.Senyawa ini juga memiliki manfaat lain seperti mengontrol gula darah, menurunkan peradangan, mengendalikan penuaan kulit, dan meningkatkan fungsi saraf.Potensi manfaat Alpha-lipoic acid kebanyakan datang dari sifat antioksidan yang dimilikinya. Senyawa ini juga unik karena dapat larut dalam air sekaligus larut dalam lemak. Sifatnya tersebut membuat asam alfa-lipoat dapat bekerja di setiap sel atau jaringan di dalam tubuh. Biasanya, zat antioksidan lain hanya bersifat larut air atau hanya bisa larut dalam lemak.

Potensi manfaat alpha-lipoic acid, termasuk untuk diabetes dan kulit

Berikut ini beberapa potensi manfaat alpha-lipoic acid untuk kesehatan:
Manfaat alpha-lipoic acid adalah untuk mengendalikan diabetes
Alpha-linoic acid bisa membantu mengendalikan kadar gula darah

1. Mengendalikan diabetes

Alpha-lipoic acid atau asam alfa-lipoat memiliki potensi untuk menangani diabetes. Pasalnya, zat antioksidan ini dilaporkan dapat menurunkan kadar gula darah pada hewan dan manusia. Bahkan, asam alfa lipoat juga berpotensi untuk menurunkan risiko komplikasi diabetes.Namun, walau berpotensi untuk mengendalikan gula darah dan diabetes, asam alfa-lipoat belum diputuskan sebagai penanganan definitif untuk diabetes. Apabila Anda menderita diabetes dan hendak mencoba suplemen alpha-lipoic acid, Anda harus berkonsultasi dengan dokter untuk menghindari risiko interaksi obat dan efek berbahaya lain. 

2. Memperlambat penuaan kulit

Alpha-lipoic acid juga berpotensi untuk melawan tanda penuaan kulit. Zat antioksidan ini dilaporkan dapat membantu mengurangi garis halus, kerutan, dan tekstur kasar pada kulit tanpa efek samping. Asam alfa-lipoat juga meningkatkan kadar antioksidan lain, seperti glutathion. Glutathion dapat mengurangi kerusakan kulit dan berpotensi pula untuk mengurangi tanda penuaan kulit. 

3. Meningkatkan fungsi saraf

Tak hanya untuk kulit, alpha-lipoic acid juga dilaporkan meningkatkan fungsi saraf. Bahkan, menurut sebuah studi, kombinasi alpha-lipoic acid dengan gamma-linolenic acid membantu mengontrol gejala sindrom lorong karpal (CTS) – terutama pada fase awal penyakit ini. Sindrom lorong karpal ditandai dengan nyeri, mati rasa atau kesemutan di tangan akibat saraf terjepit.Alpha-lipoic acid juga dilaporkan dapat meredakan gejala neuropati diabetik – yakni komplikasi diabetes pada sistem saraf. 

4. Mengurangi peradangan

Peradangan yang sifatnya kronis dapat berbahaya bagi tubuh dan dikaitkan dengan penyakit, termasuk kanker dan diabetes. Alpha-lipoic acid disebutkan dapat menurunkan beberapa penanda peradangan, seperti C-reactive protein (CRP).  Kadar tinggi CRP di dalam darah dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti infeksi hingga kanker.
Alpha-lipoic acid bisa menjaga kesehatan jantung
Alpha-lipoic acid baik untuk jantung

5. Menurunkan risiko penyakit jantung

Riset-riset yang dilakukan pada manusia, hewan, dan uji laboratorium mengindikasikan bahwa efek antioksidan asam-alfa lipoat dapat menurunkan risiko penyakit jantung. Sifat antioksidan dari alpha-lipoic acid dapat menetralkan radikal bebas dan mengurangi stres oksidatif – dua faktor yang dikaitkan dengan risiko penyakit jantung.Tak sampai di situ, sebuah metastudi tahun 2018 juga melaporkan bahwa suplemen alpha-lipoic acid membantu menurunkan trigliserida dan kolesterol jahat pada orang dewasa yang menderita penyakit metabolik. 

6. Berpotensi menurunkan berat badan

Pada penelitian yang dilakukan menggunakan hewan uji, alpha-lipoic acid dinilai dapat membantu menurunkan berat badan dengan menghambat kerja enzim yang memicu rasa lapar.Enzim tersebut bernama AMP-activated protein kinase (AMPK). Saat aktivitas AMPK terhambat, di saat yang bersamaan tubuh akan membakar lebih banyak kalori.Pada manusia, penelitian mengenai manfaat alpha-lipoic acid untuk menurunkan berat badan belum menunjukkan hasil yang seragam.Meski rata-rata konsumsi suplemen ini berhasil menurunkan berat badan pada subjek yang diuji, sebagian menunjukkan hasil yang cukup baik sementara sebagian lainnya menunjukkan penurunan berat badan yang tidak signifikan.

7. Mencegah pikun

Hilangnya daya ingat alias pikun adalah kondisi yang kerap dialami lansia. Hal ini bisa terjadi karena seiring bertambahnya usia, kerusakan sel akibat stres oksidatif semakin terasa dan berujung pada gangguan daya ingat.Alpha-lipoic acid yang memiliki sifat antioksidan tinggi dapat membantu memperlambat kerusakan yang terjadi akibat stres oksidatif tersebut, sehingga berpotensi menunda munculnya pikun.Meski begitu, hingga saat ini masih diperlukan lebih banyak penelitian untuk benar-benar memastikan potensi manfaat senyawa ini untuk daya ingat.

Cara mengonsumsi suplemen alpha-lipoic acid

Suplemen alpha-linoic acid dosisnya rata-rata antara 300 - 600 mg
Suplemen alpha-lipoic acid perlu dikonsumsi dengan dosis yang benar
Alpha-lipoic acid banyak tersedia dalam bentuk suplemen yang kandungannya bisa 1.000 kali lipat dibandingkan asam alfa-lipoat alami yang ada di makanan. Konsultasikan dengan dokter sebelum Anda mencoba suplemen apa pun, termasuk suplemen alpha-lipoic acid. Dokter dapat menganjurkan dosis aman penggunaan suplemen agar tak menimbulkan risiko bagi tubuh sebab kebutuhan setiap orang bisa berbeda-beda. Umumnya, dosis konsumsi suplemen aplha-lipoic acid adalah 300 - 600 mg.Suplemen alpha-lipoic acid memang banyak beredar dan dijual di pasaran, tapi Anda tetap perlu memerhatikan risiko efek samping yang mungkin muncul dari penggunaan yang kurang tepat dosis. Pada beberapa orang, suplemen ini bisa memicu gejala efek samping seperti mual, ruam kulit, dan gatal-gatal. Dosis tinggi asam alfa-lipoat juga berisiko memicu oksidasi, mengubah enzim hati, serta membebani kerja organ hati dan jaringan payudara.

Dari mana mendapatkan alpha-lipoic acid secara alami?

Daging merah adalah sumber alpha lipoic acid alami
Daging merah sumber Alpha-lipoic acid alami
Alpha-lipoic acid terkandung secara alami dalam berbagai makanan. Makanan sumber asam alfa-lipoat, termasuk:
  • Daging merah
  • Jeroan seperti hati
  • Brokoli
  • Bayam
  • Tomat
  • Kol mini atau brussel sprout
  • Kentang

Catatan dari SehatQ

Alpha-lipoic acid adalah senyawa organik antioksidan yang terkandung dalam setiap sel manusia. Alpha-lipoic acid juga bisa dikonsumsi dari makanan dan suplemen karena menawarkan beragam potensi manfaat kesehatan. Untuk mendapatkan informasi lanjutan terkait alpha-lipoic acid, Anda bisa menanyakan ke dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Aplikasi SehatQ bisa diunduh gratis di Appstore dan Playstore yang berikan informasi hidup sehat terpercaya.
makanan sehatkesehatan kulitperadanganantioksidan
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/alpha-lipoic-acid
Diakses pada 3 November 2020
NCBI. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/19499849
Diakses pada 3 November 2020
University of Rochester Medical Center. https://www.urmc.rochester.edu/encyclopedia/content.aspx?contenttypeid=19&contentid=AlphalipoicAcid
Diakses pada 3 November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait