Alergi Jamur pada Tubuh, Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya


Alergi jamur biasanya ditunjukkan dengan gejala bersin, mata berair, & ruam. Cara paling efektif mengurangi gejalanya adalah menghindari pemicunya.

0,0
24 Jul 2021|Annisa Nur Indah
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Alergi jamur menyebabkan reaksi sistem kekebalan tubuh yang berlebihan saat menghirup spora jamurAlergi jamur dapat menyebabkan batuk, mata gatal, dan gejala lainnya
Jamur ada di mana-mana, di luar ruangan, di dalam ruangan, di dalam kamar, di karpet, dan berbagai tempat yang Anda tidak sadari. Jamur menyebar dengan melepaskan spora kecil dan ringan yang bergerak di udara, dan ia juga tumbuh dengan cepat di ruang gelap dan lembap, seperti ruang bawah tanah, tong sampah, dan tumpukan daun busuk.Jamur bisa diidentifikasi dengan mudah pada makanan karena berbentuk bintik-bintik hijau keabu-abuan. Saat tumbuh, akar jamur bisa berada jauh di dalam makanan sehingga Anda tidak dapat melihatnya. Bisa dibilang, manusia menghirup dan terpapar jamur setiap hari. Tidak ada efek dan masalah yang berarti karena tubuh dapat mengatasinya. Namun, jika Anda memiliki alergi jamur, beberapa reaksi akan muncul jika Anda terlalu sering terpapar jamur. Alergi jamur merupakan salah satu jenis alergi lingkungan.

Apa itu alergi jamur?

Alergi jamur menyebabkan reaksi sistem kekebalan tubuh yang berlebihan saat menghirup spora jamur. Alergi jamur dapat menyebabkan batuk, mata gatal, dan gejala lainnya. Pada beberapa orang, alergi jamur dapat memicu asma dan gangguan pernapasan serta gejala saluran napas lainnya.Alergen utama jamur adalah sporanya. Karena spora ini bisa terbang ke udara, masuk ke hidung, dan ke mulut. Jamur tumbuh di tempat yang lembap, baik di dalam maupun luar ruangan. Sementara spora jamur terus-menerus terbang dan mengambang di udara. Ketika spora menempel pada permukaan yang basah, jamur bisa mulai tumbuh dan berkembang pada permukaan tersebut. 

Gejala alergi jamur

Ketika Anda mengalami alergi jamur, ada beberapa gejala yang Anda alami, yaitu:

Cara mencegah gejala alergi jamur

Jika Anda memiliki alergi jamur, beberapa cara berikut ini dapat mencegah gejala alergi datang, yaitu:
  • Tetap di dalam rumah saat musim hujan tiba
  • Jauhkan daun basah dari sekitar rumah
  • Singkirkan genangan air di halaman rumah
  • Lepaskan sepatu di pintu atau sebelum masuk rumah
  • Bersihkan tempat-tempat di mana jamur sering tumbuh, termasuk tempat sampah, wastafel, dan kamar mandi
  • Singkirkan buih sabun yang dapat menampung jamur.
  • Keringkan area basah di rumah dalam waktu 48 jam untuk mencegah jamur tumbuh
  • Nyalakan dehumidifier untuk menjaga kelembaban rumah di bawah 50%.
  • Jangan beri jamur tempat untuk tumbuh, jangan simpan karpet di ruang penyimpanan bawah tanah.
  • Bersihkan saluran udara dengan penyaring udara partikulat efisiensi tinggi atau HEPA filter yang bekerja dengan menjebak spora jamur di luar ruangan dan menjauhkannya dari rumah.

Pengobatan

Cara terbaik untuk mengelola alergi adalah menghindari pemicunya. Namun, beberapa obat ini dapat meringankan gejalanya, yaitu:
  • Semprotan hidung kortikosteroid

Semprotan hidung ini membantu mencegah dan meringankan peradangan yang disebabkan oleh alergi jamur di saluran pernapasan atas. Bagi banyak orang, ini adalah obat yang paling efektif dan pertama kali diresepkan oleh dokter.Beberapa contohnya yaitu ciclesonide, fluticasone, mometasone, triamcinolone, dan budesonide. Mimisan dan hidung kering adalah efek samping paling umum dari obat-obatan ini.
  • Antihistamin 

Obat-obatan ini dapat membantu mengatasi gatal, bersin, dan hidung meler. Obat ini bekerja dengan memblok histamin, bahan kimia inflamasi yang dilepaskan oleh sistem kekebalan selama reaksi alergi.Antihistamine yang dapat dibeli di apotek  yaitu loratadine, fexofenadine, dan cetirizine. Efek sampingnya berupa sedikit ngantuk dan mulut kering.
  • Dekongestan oral dan semprot hidung

Obat ini dapat meningkatkan tekanan darah, jadi hindari jika Anda memiliki hipertensi. Efek samping lain yaitu insomnia, hilang nafsu makan, jantung berdebar, kecemasan, dan kegelisahan. Contoh obat dekongestan semprot hidung yaitu oxymetazoline. Obat ini tidak boleh diberikan lebih dari 3-4 hari karena dapat menyebabkan hidung tersumbat yang justru membuat gejala semakin parah.
  • Montelukast 

Montelukast adalah tablet yang diambil untuk memblokir aksi leukotrien, atau bahan kimia system kekebalan yang menyebabkan gejala alergi seperti kelebihan lendir. Efek samping montelukast berupa kecemasan, insomnia, depresi, dan pemikiran bunuh diri meningkat.Bila gejala alergi jamur sangat mengganggu kenyamanan Anda, segera hubungi dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dokter akan meresepkan obat yang sesuai untuk meringankan gejalanya.Untuk berdiskusi lebih lanjut tentang alergi jamur dan cara mencegahnya, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
alergialergi lingkungan
WebMD. https://www.webmd.com/allergies/mold-allergy-basics
Diakses pada 5 Juli 2021.
Healthline. https://www.healthline.com/health/allergies/mold-allergy-symptoms#outlook
Diakses pada 5 Juli 2021.
WebMD. https://www.webmd.com/allergies/ss/ways-to-reduce-mold-allergies-slideshow
Diakses pada 5 Juli 2021.
Mayoclinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/mold-allergy/diagnosis-treatment/drc-20351525
Diakses pada 5 Juli 2021.
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/mold-allergy/symptoms-causes/syc-20351519
Diakses pada 5 Juli 2021.
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait