Alat Bantu Pernapasan dan Masing-Masing Fungsinya


Alat bantu pernapasan biasanya dibutuhkan oleh orang dengan gangguan pernapasan. Alat ini berguna membantu pasien bernapas, terutama saat beraktivitas berat atau sedang tidur.

(0)
21 Jan 2020|Azelia Trifiana
Alat bantu pernapasan dibutuhkan oleh mereka yang sering sesak napasOrang dengan gangguan pernapasan biasanya membutuhkan alat bantu pernapasan
Oksigen adalah hal vital bagi semua makhluk hidup. Namun bagi beberapa orang dengan kondisi medis tertentu, terkadang diperlukan alat bantu pernapasan atau terapi oksigen. Tentunya, penggunaan alat bantu pernapasan harus atas petunjuk dokter.Bagi orang dengan kondisi medis yang mengganggu pernapasan, dokter akan memberi instruksi seberapa banyak oksigen yang diperlukan setiap menitnya. Selain itu, penting juga untuk tahu kapan alat bantu pernapasan diperlukan.Ada yang memerlukan saat beraktivitas berat atau tidur. Ada juga yang membutuhkan alat bantu pernapasan seharian penuh. Diagnosis ini akan diberikan setelah memeriksa kondisi tubuh secara keseluruhan.

Siapa yang membutuhkan alat bantu pernapasan?

Orang yang sakit asma biasanya membutuhkan alat bantu pernapasan
Penderita asma biasanya membutuhkan alat bantu pernapasan
Alat bantu pernapasan berguna untuk membantu Anda yang mengalami kesulitan bernapas. Beberapa kondisi medis yang memerlukan alat bantu pernapasan agar napas terasa lebih lega, di antaranya:

Jenis alat bantu pernapasan

alat bantu pernapasan nebulizer untuk penderita asma
Penderita asma biasanya menggunakan nebulizer dengan pengobatan aeorosol
Berdasarkan resep dari dokter, akan diketahui jenis alat bantu pernapasan apa yang paling cocok untuk kondisi setiap orang. Beberapa jenis alat bantu pernapasan yang umum digunakan di antaranya:

1. Konsentrator oksigen portable

Sesuai dengan namanya, ini adalah alat bantu pernapasan portable yang bisa digunakan di mana saja, tidak hanya di rumah. Fungsi alat ini adalah untuk mengubah udara di sekitar menjadi oksigen. Beberapa model bisa digunakan sembari menggunakan daya listrik, sementara sebagian lainnya menggunakan tenaga baterai.

2. Liquid oxygen tank

Selanjutnya ada tabung berbentuk seperti termos yang bisa menyimpan oksigen dalam bentuk cairan (liquid). Namun saat digunakan, cairan ini akan terkonversi menjadi gas sehingga bisa dihirup. Dalam satu tabung muatannya sekitar 45 kg, jadi perlu diisi ulang setiap minggunya.

3. Compressed oxygen gas tank

Mirip seperti jenis alat bantu pernapasan nomor 2 di atas, namun compressed oxygen gas tank lebih jarang dipilih. Cara kerjanya sama, yaitu mengkompres oksigen dengan tekanan tinggi di dalam silinder metal atau tabung. Namun perlu diingat bahwa tabung ini sangat berat dan tidak bisa dipindah-pindah.

4. CPAP machine

CPAP berarti Continuous Positive Airway Pressure yang bisa mengeluarkan oksigen dari selang ke masker yang menutupi hidung. Biasanya, mesin CPAP digunakan penderita sleep apnea atau masalah pernapasan lainnya.

5. Nebulizer

Bagi penderita asma, nebulizer umum digunakan untuk membantu pernapasan. Lewat selangnya, ada pengobatan aerosol yang bisa terhirup dengan menempelkan masker ke hidung dan mulut.

6. Oximetry meters

Jenis alat bantu pernapasan lain yang bisa digunakan di rumah adalah oximetry meters yang bisa dipasang di pergelangan tangan atau ujung jari. Hanya dalam hitungan detik, alat ini akan membaca detak jantung dan saturasi kadar oksigen dalam darah.Seiring dengan kecanggihan teknologi, alat seperti oximetry meters juga bisa disinkronisasi dengan teknologi kesehatan lain.

7. Suction machines

Alat bantu pernapasan berikutnya adalah suction machines yang membantu membersihkan lendir dari saluran pernapasan pasien. Tujuannya agar pasien bisa bernapas lebih lega. Bentuknya adalah selang yang terhubung dengan suction machines. Cara kerjanya dengan tekanan untuk menstimulasi pembersihan lendir.

8. Air purifier

Air purifier adalah salah satu alat bantu pernapasan yang cocok dipakai oleh penderita asma dan alergi. Alat ini berfungsi untuk membersihkan udara yang ada di dalam ruangan dari polutan, alergen, dan racun. Saat alat ini dipakai, risiko kambuhnya gejala asma dan alergi lebih bisa dikurangi.

Penting diketahui sebelum menggunakan alat bantu pernapasan

Memang benar bahwa oksigen adalah gas yang aman, namun tetap saja ada risiko berbahaya apabila digunakan sendiri di rumah, tanpa supervisi dari tenaga medis. Untuk itu, beberapa hal yang penting diketahui sebelum menggunakan alat bantu pernapasan di antaranya:
  • Tidak merokok di dekat alat bantu pernapasan, termasuk peralatan mudah terbakar seperti lighter atau korek
  • Harus berjarak 2 meter atau lebih dari sumber panas seperti kompor
  • Jangan gunakan bahan mudah terbakar seperti cairan pembersih, thinner, spray aerosol
  • Pastikan posisi kontainer oksigen tetap tegak
  • Siagakan alat pemadam kebakaran di dekat lokasi alat bantu pernapasan
Beberapa alat bantu pernapasan harus digunakan bersama dengan aksesori tertentu. Tanyakan kepada pihak dokter atau rumah sakit apa saja yang perlu dipersiapkan, termasuk bagaimana prosedur isi ulangnya secara berkala.

Catatan dari SehatQ

Setiap alat bantu pernapasan pasti mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Maka dari itu, berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sangat penting untuk menentukan alat yang tepat dan sesuai kondisi Anda.Untuk berdiskusi lebih lanjut mengenai alat bantu pernapasan yang tepat dan sesuai dengan kondisi Anda, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
penyakit paru-paruasmakekurangan oksigensesak napasbronkitissleep apneagangguan pernapasanoksigen
Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/respiratory-aids-for-home-health-care-2318222
Diakses 20 Januari 2020
WebMD. https://www.webmd.com/lung/lung-home-oxygen-therapy#1
Diakses 20 Januari 2020
Live Strong. https://www.livestrong.com/article/23932-types-breathing-machines/
Diakses 20 Januari 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/allergies/do-air-purifiers-work
Diakses 21 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait