logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Sex & Relationship

Alasan Wanita Kehilangan Rasa Cinta pada Pasangan dan Ciri-cirinya

open-summary

Ada banyak alasan wanita kehilangan rasa cinta. Meskipun memang hal ini wajar terjadi, berkomunikasi dengan pasangan dapat meningkatkan hubungan.


close-summary

9 Jun 2021

| Annisa Nur Indah

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Table of Content

  • Ciri-ciri rasa cinta mulai pudar
  • Alasan wanita kehilangan rasa cinta pada pasangan

Ketika membicarakan tentang cinta, emosi ini memang terasa begitu indah, apalagi ada perasaan menyenangkan ketika bersama orang lain. Maka, tidak mengherankan jika putus cinta adalah salah satu perasaan paling membingungkan yang dapat kita alami dalam hidup. Banyak wanita kehilangan rasa cinta karena berbagai alasan. 

Advertisement

Realitanya, rasa bosan, kesedihan, dan pertengkaran akan terjadi dalam sebuah hubungan sehingga menjadi alasan wanita kehilangan rasa cinta pada pasangan. Namun, sebelum mengakhiri hubungan, sebaiknya Anda pikirkan baik-baik terlebih dahulu. Komunikasikan dengan pasangan jika Anda merasa ada hal yang harus diperbaiki.

Ciri-ciri rasa cinta mulai pudar

Kekhawatiran bahwa cinta akan pudar berawal dari hal kecil dan cara berpikir. Berikut adalah ciri-ciri ketika cinta yang Anda rasakan akan pudar dan butuh diperbaiki:

  • Anda tidak lagi memikirkan pasangan sepanjang hari seperti dulu saat PDKT (pendekatan).
  • Anda tidak menantikan waktu kencan selanjutnya.
  • Anda tidak memiliki tujuan dan rencana yang sama untuk masa depan, Anda juga menghindari untuk membicarakannya.
  • Hal-hal kecil yang pasangan lakukan mulai mengganggu Anda
  • Anda tidak lagi memikirkan cara untuk menyenangkan pasangan.
  • Anda lebih sering memikirkan orang lain.
  • Anda lebih senang menghabiskan waktu bersama teman atau orang lain

Alasan wanita kehilangan rasa cinta pada pasangan

Setelah mengetahui ciri-ciri rasa cinta yang 

1. Tidak memenuhi kebutuhan satu sama lain

 

 

Pada awal suatu hubungan, pasangan biasanya saling tertarik karena sifatnya. Namun seiring berjalannya waktu, kebutuhan mereka tidak terpenuhi. Atau bisa jadi sifat-sifat yang membuat mereka tertarik sekarang menjadi tidak dapat ditoleransi.

Misalnya, seorang wanita menyukai pasangannya yang ramah dan memiliki selera humor yang sama. Namun, lama-kelamaan wanita tersebut merasa bahwa pasangannya terlalu genit kepada teman-temannya, khususnya yang lawan jenis, sehingga akhirnya menyebabkan kecemburuan dan kebencian.

Karena pasangan Anda bukanlah cenayang atau dukun, penting untuk mendiskusikan kebutuhan Anda. Tanyakan lagi satu sama lain apa yang membuat Anda merasa dicintai dan diinginkan. 

2. Hasrat dengan pasangan sudah menurun

 

 

Seiring dengan waktu, nafsu, kegembiraan, dan keinginan bersama pasangan sudah menurun. Fase menurunnya hasrat ini sangatlah normal saat menjalani hubungan. Fase ini pastilah terjadi dan seringkali Anda jadi mengabaikan hal-hal positif yang dilakukan pasangan dan hanya fokus pada hal negatif. 

Cobalah untuk bersyukur dan fokus pada hal-hal positif. Sebagai manusia, sangatlah wajar jika pasangan Anda memiliki kekurangan. Membandingkannya dengan orang lain bukanlah solusi yang baik. Jika Anda secara teratur memerhatikan dan mengakui hal-hal positif yang dilakukan pasangan, maka akan membuat hubungan Anda lebih nyaman dan bermakna.

3. Menghindari konflik

 

 

Salah satu alasan wanita kehilangan rasa cinta yaitu untuk menghindari konflik. Wanita lebih memilih mengubur perasaannya karena mereka takut konflik. Frustasi, sakit hati, dan kebencian menumpuk jadi satu waktu dan menghancurkan rasa yang dulu pernah ada.

Jika hal ini terjadi, sebaiknya Anda menemukan cara untuk dapat menyampaikan unek-unek atau feedback pada pasangan. Alih-alih bersikap defensif, ucapkan terima kasih pada pasangan dan pelajari apa yang menjadi kebutuhan pasangan Anda. 

4. Sering bertengkar mulut hingga kekerasan fisik

 

 

Beberapa pasangan tidak tahu bagaimana bekerja sama dan malah saling ingin mengontrol. Ciri-cirinya berupa sering berteriak, mengatakan komentar yang menyakitkan pada pasangan, dan bahkan terjadi kekerasan fisik. 

Seringkali pasangan memandang satu sama lain sebagai musuh sehingga setiap perasaan kehangatan dan kasih sayang diambil alih oleh perasaan takut, marah, dan malu.

Jika Anda mengalami hal ini, temui konselor pernikahan yang akan membantu Anda dan pasangan menghentikan pertengkaran. Anda diminta untuk mengenali tanda-tanda saat hilang kendali, cara menenangkan diri, dan mengatasi konflik lebih efektif sehingga hubungan menjadi lebih dekat.

Jika Anda telah jatuh cinta dengan pasangan, ingatlah bahwa hubungan tidak bisa putus begitu saja. Jika Anda ingin meningkatkan hubungan, cobalah teknik di atas atau temui terapis yang sudah terdaftar. 

Penasaran ingin tahu tentang lebih jauh alasan wanita kehilangan rasa cinta? Anda bisa konsultasi langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

Referensi

Bagikan

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved