logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Sex & Relationship

Alasan Trik Jual Mahal Sering Digunakan Banyak Orang Saat Pendekatan (PDKT)

open-summary

Jual mahal saat PDKT adalah salah satu strategi yang paling sering digunakan seseorang untuk mendapatkan orang yang mereka sukai. Seperti apa ciri-cirinya? Akankah taktik jual mahal saat PDKT selalu berhasil pada setiap orang?


close-summary

4 Sep 2020

| Annisa Amalia Ikhsania

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Jual mahal sering digunakan untuk mengetes apakah orang yang mendekatinya benar-benar menginginkannya

Jual mahal adalah salah satu strategi yang paling sering digunakan seseorang saat PDKT

Table of Content

  • Mengapa trik jual mahal saat PDKT sering digunakan banyak orang?
  • Ciri-ciri atau tanda-tanda orang jual mahal saat PDKT
  • Strategi jual mahal saat PDKT belum tentu cocok untuk setiap orang
  • Kapan waktu yang tepat menerapkan trik jual mahal pada calon pasangan?

Trik jual mahal adalah salah satu strategi yang paling sering digunakan seseorang untuk mendapatkan orang yang mereka sukai dan menjalani pendekatan alias PDKT agar mengenal calon pasangannya lebih baik. 

Advertisement

Tak hanya wanita, pria juga kerap menggunakan trik jual mahal agar tidak terlihat murahan di depan orang yang tengah mendekati mereka.

Memang tak sedikit dari pria dan wanita yang gagal, tetapi ada beberapa orang yang berhasil menjalani trik jual mahal ini dengan baik.

Mengapa trik jual mahal saat PDKT sering digunakan banyak orang?

Jual mahal jadi strategi yang sering dilakukan saat pendekatan
Trik jual mahal dilakukan agar calon pasangan penasaran

Beberapa orang kerap menerapkan trik jual mahal saat menjalani pendekatan atau PDKT. Hal ini bukan tanpa alasan dilakukan. 

Sebuah studi yang dimuat dalam Journal of Social and Personal Relationship mengungkapkan bahwa semakin sulit seseorang didekati, beberapa calon pasangan justru merasa tertantang dan penasaran dengan orang tersebut. 

Dalam studi ini, peneliti membuat beberapa percobaan studi yang berkelanjutan. Para partisipan diberitahu bahwa mereka sedang berbicara dengan lawan jenis. Padahal, kenyataannya mereka sedang berbicara dengan anggota tim peneliti lainnya. 

Pada semua percobaan, peserta diminta untuk menjelaskan seberapa sulit mendapatkan orang yang diajak bicara untuk menjadi seseorang spesial. Mereka juga ditanya mengenai seberapa besar peserta ingin melakukan kegiatan seksual dengan lawan bicaranya. 

Hasilnya pun ternyata cukup menarik. Pertama, peserta yang berbicara dengan profil lawan bicara yang sulit didapat alias jual mahal justru lebih menginginkan orang tersebut. 

Peserta dalam kelompok itu juga menilai lawan bicaranya lebih menarik secara seksual walaupun harus berusaha lebih keras untuk mendapatkan perhatian. 

Selain itu, alasan seseorang melakukan strategi jual mahal adalah karena ingin mengetes apakah orang yang mendekatinya benar-benar menginginkannya dan berniat melanjutkan suatu hubungan yang didasari dengan komitmen atau tidak. 

Ciri-ciri atau tanda-tanda orang jual mahal saat PDKT

Seseorang dikatakan jual mahal apabila sebenarnya ia merasa tertarik, tetapi sengaja menahan atau menutupinya. Adapun beberapa ciri atau tanda orang jual mahal saat PDKT, yaitu: 

  • Bersikap percaya diri, tetapi membatasi keterbukaan diri dan tidak mengungkapkan perasaannya 
  • Berbicara, menggoda, bahkan berkencan lebih dari satu orang lawan jenis untuk membuat Si Dia merasa cemburu
  • Memberikan kontak fisik yang tidak disengaja, tetapi bersifat terbatas agar Si Dia lebih memahami dan semakin maju mendekati
  • Bersikap ramah, suka menggoda, mengejek, tetapi sering memperlihatkan sifat sarkasme
  • Membuat Si Dia berusaha untuk mengejarnya
  • Sibuk dan memprioritaskan hal lain sehingga Si Dia menjadi lebih aktif mencari-cari Anda
  • Melakukan tarik ulur pada lawan bicara, menggoda tetapi hilang kemudian
  • Kadang menanggapi lawan bicara, seperti membalas pesan teks atau telepon, kadang tidak sama sekali

Beberapa contoh di atas merupakan satu dari sekian banyak sikap yang biasanya ditunjukkan oleh seseorang agar mereka sulit didapatkan.

Namun, perlu diingat bahwa hal ini dapat terjadi pada semua orang, baik pria maupun wanita. 

Strategi jual mahal saat PDKT belum tentu cocok untuk setiap orang

Trik jual mahal belum tentu berhasil pada setiap orang
Strategi jual mahal saat PDKT belum tentu berhasil pada setiap orang

Terlepas dari hasil studi yang ada, sebenarnya tidak ada metode PDKT yang dapat berhasil 100% pada setiap orang. Termasuk dalam menjalani strategi jual mahal. 

Sebagian orang mungkin berhasil menjalani strategi jual mahal saat PDKT. Calon pasangan benar-benar penasaran dan semakin tertarik untuk menjalin hubungan yang didasari dengan komitmen atau pacaran. 

Namun, pada beberapa orang, taktik sok jual mahal saat PDKT justru dapat membuat calon pasangan semakin menjauhi Anda.

Hal tersebut bisa disebabkan oleh preferensi atau Anda dinilai tidak menunjukkan ketertarikan sama sekali sehingga Si Dia memilih mundur. 

Kejadian tersebut biasanya berlaku bagi wanita. Bagi wanita yang dianggap sulit didekati justru dapat menurunkan minat para pria untuk berkomitmen lebih jauh. 

Terlalu berlebihan menutup diri atau jual mahal saat PDKT justru membuat orang lain enggan mendekati Anda lebih jauh. Bahkan, mungkin tak sedikit yang menganggap Anda tidak menarik atau sombong. 

Kapan waktu yang tepat menerapkan trik jual mahal pada calon pasangan?

Kunci pendekatan yang terbaik mungkin dapat dilakukan dengan seimbang serta tahu kapan harus melakukan trik jual mahal saat PDKT yang tepat.

Bagi pria dan wanita, penerapan strategi jual mahal saat PDKT mungkin dapat berbeda. 

Trik jual mahal pada pria dan wanita berbeda
Wanita jangan terburu-buru jual mahal saat kenalan dengan calon pasangan

Bagi wanita, terutama, jangan terburu-buru menerapkan trik jual mahal apabila baru pertama kali berkenalan dengan seseorang. Anda sebaiknya dapat menunjukkan sikap yang responsif, menyenangkan, dan ramah.

Selanjutnya, Anda dapat melakukan strategi jual mahal, seperti mulai terlihat sibuk, sulit dihubungi, membutuhkan waktu lama untuk merespons, apabila Si Dia mulai menunjukkan tanda-tanda ingin melakukan komitmen pacaran dan menjalani hubungan jangka panjang dengan Anda. 

Trik jual mahal saat PDKT tersebut akan sangat membantu saat Anda merasa terlalu baik atau diabaikan oleh Si Dia, saat calon pasangan terlihat cuek, atau ketika Anda mencoba keluar dari zona pertemanan. 

Hal ini dapat menunjukkan kepada Si Dia bahwa Anda adalah sosok orang yang selektif, patut dihargai, dan tidak bisa disia-siakan begitu saja.

Anda pun dapat melihat seberapa besar perjuangan Si Dia dalam mendapatkan hati Anda sepenuhnya. 

Baca Juga

  • 7 Pertanyaan untuk Pasangan Sebelum Mantap Menikah
  • 8 Cara Keluar dari Jeratan Toxic Relationship dengan Cepat
  • Trust Issue atau Krisis Kepercayaan, Ini Tanda-Tanda dan Cara Mengatasinya

Yang paling penting tujuannya adalah “cukup” menjadi sosok yang sulit didapat, bukan sepenuhnya melarang atau menutup akses untuk lawan jenis.

Trik jual mahal saat PDKT ini akan berhasil terutama jika Anda berniat ingin memelihara atau membangun hubungan jangka panjang yang didasari dengan komitmen.  

Advertisement

percintaanmenjalin hubungan

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved