4 Alasan Anda Masih Suka Sulit Melupakan Cinta Pertama

Tak sedikit orang yang merasa sulit melupakan cinta pertama
Banyak orang sulit melupakan cinta pertama sehingga begitu membekas di hati

Banyak orang yang mungkin sulit melupakan cinta pertama. Tak peduli sudah berapa banyak hubungan asmara yang dirajut dengan orang lain, bahkan mungkin sudah punya pasangan baru ataupun berkeluarga, cinta pertama memang tidak bisa dilupakan begitu saja.  

Nah, apakah Anda salah satu orang yang masih sulit melupakan cinta pertama? Sebenarnya, apa yang membuat cinta pertama begitu membekas di hati? Simak uraiannya dalam artikel berikut ini. 

Alasan yang membuat cinta pertama sulit dilupakan

Meski terkesan klise, tak sedikit orang yang merasakan sulitnya melupakan cinta pertama yang sudah bertahun-tahun lalu dirajutnya. 

Jatuh cinta untuk pertama kalinya memang dapat mengubah hidup serta emosi yang dirasakan pun begitu kuat. Sebenarnya, ada sejumlah alasan yang membuat cinta pertama sulit dilupakan. 

1. Hormon dan koneksi otak

Cinta pertama terjadi saat remaja
Cinta pertama sulit dilupakan karena hubungan emosionalnya sangat intens

Salah satu alasan cinta pertama sulit dilupakan adalah karena hormon dan koneksi otak memainkan peran besar di dalamnya. Cinta pertama seringkali merupakan hubungan emosional yang sangat kuat. 

Pada sejumlah kasus, cinta pertama terjadi sebelum bagian logis dari otak Anda berkembang dengan sempurna. Terlebih pada saat itu, Anda mungkin masih remaja sehingga hormon tubuh pun sedang tinggi-tingginya. 

Ikatan emosional tersebut begitu kuat karena terjadi pelepasan hormon oksitosin, yakni hormon yang sama untuk memperkuat ikatan antara ibu dan bayi. 

Hormon oksitosin dikenal sebagai hormon cinta yang membantu dua orang saling terikat serta membantu Anda menjadi lebih terbuka, nyaman, dan mempercayai orang lain, dalam hal ini adalah cinta pertama Anda. 

Hal-hal sederhana yang Anda lakukan, seperti bergandengan tangan, berpelukan, dan berciuman, dengan cinta pertama sangatlah intim dan kuat. Ketika hal tersebut dilakukan dengan seseorang untuk pertama kalinya maka wajar saja bila Anda menjadi sulit untuk melupakannya. 

2. Cara kerja otak

Cinta pertama sulit dilupakan bisa pula berkaitan dengan cara kerja otak. Saat Anda jatuh cinta, berbagai hormon, seperti dopamin, oksitosin, dan serotonin, akan meluap membanjiri otak untuk pertama kalinya. 

Hormon-hormon tersebut membuat Anda merasakan euforia dan perasaan menyenangkan yang intens. Apalagi bila disertai dengan sentuhan fisik, seperti berpegangan tangan, berpelukan, dan berciuman. 

Sebagian besar orang mengalami jatuh cinta pertama kali saat usia remaja ketika otak menjadi sensitif terhadap suatu pengalaman yang memuaskan dan menyenangkan layaknya jatuh cinta. Inilah yang menyebabkan pengalaman cinta pertama sulit dilupakan karena tertanam dalam otak dengan cara sangat jelas dan mudah diingat. 

3. Pengalaman pertama

Alasan cinta pertama sulit dilupakan karena ini merupakan pengalaman pertama yang Anda lakukan. Ya, hal yang membedakan cinta pertama dengan cinta lainnya adalah efek sensasi “pengalaman pertamanya” saja. 

Pasalnya, saat itu, Anda baru pertama kali merasakan cinta yang sesungguhnya. Akibatnya, segala sesuatu yang pertama kali Anda lakukan bersama Si Dia merupakan hal yang pertama kali terjadi dalam hidup Anda sehingga akan terus terpatri dalam hati dan ingatan. 

Segala sesuatu pertama kali bersama dengan cinta pertama Anda
Cinta pertama jadi momen Anda berpegangan tangan untuk pertama kali

Misalnya, Anda mungkin bisa ingat kapan pertama kali Anda bergandengan tangan, berpelukan, dan berciuman dengan cinta pertama. Nah, efek “pengalaman pertama” inilah yang membuat kenangan akan cinta pertama terasa sangat berkesan dan membuat Anda sulit melupakannya. 

4. Memori yang terekam

Kenangan yang berkaitan dengan cinta pertama Anda bisa sewaktu-waktu datang kembali di masa kini. Misalnya, saat Anda melihat obyek, mendengar lagu, atau mencium aroma yang mungkin dirasa familiar dengan Si Dia. 

Menurut sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Neuron, hal tersebut disebabkan oleh semua memori yang terekam pada saat Anda jatuh cinta sehingga akan terus disimpan dalam area sensorik otak. Terlebih saraf penciuman dan pendengaran terletak sangat dekat dengan amigdala. 

Amigdala adalah organ kecil di dalam otak yang berbentuk menyerupai kacang. Organ tersebut mampu mengatur ingatan dan pengalaman yang berkaitan dengan emosi, baik itu rasa senang, sedih, dan takut. 

Selain itu, saraf penciuman juga sangat dekat dengan hippocampus. Hippocampus adalah area di dalam otak yang bertanggung jawab terhadap respons perilaku dan emosi ketika mengingat kenangan yang eksplisit (dilakukan secara sadar) atau memori spasial (hubungan antara lokasi dengan objek referensi lain yang spesifik). 

Cinta pertama bisa menjadi suatu pembelajaran

Walaupun sulit dilupakan, cinta pertama sebenarnya belum tentu yang terbaik. Anda mungkin bisa saja lebih mencintai cinta yang kedua, ketiga, ataupun yang terakhir. Tetapi, cinta pertama tetap memengaruhi kehidupan percintaan Anda setelahnya. 

Misalnya, Anda akan belajar mengenai apa yang Anda inginkan dan bagaimana memenuhi keinginan pasangan. Anda juga belajar bagaimana Anda ingin diperlakukan oleh pasangan. Ketika Anda mengakhiri hubungan dengan cinta pertama, Anda pun akan belajar seperti apa rasanya patah hati

Ada banyak momen pembelajaran yang mungkin bisa Anda temui saat jatuh cinta pertama kali. Namun, seiring berjalannya waktu dengan cinta yang lain, Anda tentu akan mempelajari hal-hal baru. 

Cinta pertama memang terasa lebih intim dan intens sehingga membuat banyak orang percaya bahwa dirinya lebih mencintai yang pertama daripada yang lainnya. Inilah yang membuat mereka, termasuk Anda, sulit melupakan cinta pertama.

Tetapi, hanya karena cinta pertama Anda sulit dilupakan, bukan berarti itulah satu-satunya cinta sejati Anda. Bagi sebagian orang cinta pertama bisa menjadi cinta sejati, tetapi bagi orang lain itu hanya merupakan suatu pembelajaran. 

Bustle. https://www.bustle.com/p/why-you-cant-forget-your-first-love-according-to-psychology-19283345

Diakses pada 19 Maret 2020

Elite Daily. https://www.elitedaily.com/p/why-is-getting-over-your-first-love-so-hard-experts-explain-19281045

Diakses pada 19 Maret 2020

Elite Daily. https://www.elitedaily.com/dating/getting-over-first-love/1484465

Diakses pada 19 Maret 2020

Neuron. http://citeseerx.ist.psu.edu/viewdoc/download?doi=10.1.1.505.9702&rep=rep1&type=pdf

Diakses pada 19 Maret 2020

Artikel Terkait