Perut Ibu Hamil Bisa Berbeda Ukuran, Apa Penyebabnya?


Perut ibu hamil bisa berbeda ukuran antara satu dengan lainnya meski usia kehamilannya sama. Banyak hal yang memengaruhi perbedaan ini, mulai dari kadar hormon hingga berat badan sebelum hamil.

(0)
Perut ibu hamil menunjukkan kondisi kesehatan ibu dan janinPerut ibu hamil menunjukkan berapa berat badan sang ibu sebelum hamil
Perut ibu hamil tentu merupakan hal kerap disadari bila Anda mengandung. Bahkan, hal ini juga menimbulkan beberapa mitos.Salah satu mitos ini menyebutkan bahwa bentuk perut ibu hamil menentukan jenis kelamin bayi.Dalam hal ini, untuk mengetahui jenis kelamin bayi, ketika ukurannya lebih kecil dan tinggi, artinya bayi laki-laki. Pun sebaliknya, perut ibu hamil besar seakan sudah jadi prediksi pasti jenis kelamin bayi perempuan.Tak usah heran ketika melihat ukuran satu dan lainnya berbeda. Bahkan pada satu orang yang sama sekalipun, ukuran perut saat kehamilan pertama dan berikutnya bisa berbeda.Ada pula ibu hamil dengan usia kehamilan sama namun ukuran perutnya berbeda jauh. Tetap saja, hal ini normal karena ada begitu banyak hal yang memengaruhinya.

Apa itu baby bump?

Baby bump adalah tonjolan perut yang timbul saat hamil
Baby bump adalah tonjolan perut yang timbul saat hamil
Baby bump adalah perut yang terlihat membesar sebagai adanya tanda-tanda hamil. Ini merupakan salah satu proses kehamilan yang menunjukkan perkembangan janin. Baby bump juga menjadi patokan dari ciri-ciri hamil.Meski demikian, perkembangan perut ibu hamil tidak langsung muncul besar. Bahkan, saat Anda hamil 15 bulan, ukuran perut pun beru sebesar jeruk.Baby bump muncul karena adanya rahim yang membesar. Saat rahim semakin besar, rahim pun naik ke atas simfisis pubis atau tulang kemaluan yang bertemu tepat di bagian depan panggul.Jadi, rahim pun mendorong perut ke bagian atas, samping, dan keluar.

Bagaimana perubahan perut ibu hamil dari bulan ke bulan?

Perut ibu hamil akan menunjukkan baby bump saat hamil 3 bulan
Perut ibu hamil akan menunjukkan baby bump saat hamil 3 bulan
Lantas, bagaimana perkembangan perut ibu hamil dari bulan ke bulan?
  • Hamil 1 bulan: perut belum terlihat membesar secara kasat mata. Bahkan, Anda masih bisa mengenakan pakaian-pakaian sebelum hamil
  • Hamil 2 bulan: alih-alih mengalami kenaikan berat badan ibu hamil, wanita bisa jadi mengalami penurunan berat badan. Sebab, ibu mengalami mual saat hamil atau morning sickness.
  • Hamil 3 bulan: tonjolan perut sudah terlihat. Perut pun sudah sedikit menonjol. Tapi, Anda bisa menyamarkannya dengan menumpuk beberapa pakaian yang Anda kenakan.
  • Hamil 4 bulan: perut semakin membesar. Hal ini membuat celana-celana Anda yang dulu sudah tidak muat dan tidak bisa dikancing.
  • Hamil 5 bulan: Anda sebaiknya mulai menggunakan krim agar tidak stretch mark. Sebab, perut pun sudah makin membesar sehingga kulit semakin meregang.
  • Hamil 6 bulan: Anda akan melihat garis hitam lurus yang memanjang dari pusar menuju tulang pubis. Hal ini disebut juga linea nigra. Menurut riset terbitan International Journal of Women's Dermatology, linea nigra terjadi akibat adanya kenaikan hormon estrogen dan progesteron sehingga produksi pigmen kulit meningkat.
  • Hamil 7 bulan: Anda memerlukan baju yang lebih besar. Bahkan, baju dengan karet elastis sudah tidak mampu menopang tubuh Anda.
  • Hamil 8 bulan: Perut sudah terlihat jauh lebih besar. Tonjolan pun sudah menunjukkan bila Anda benar-benar hamil besar.
  • Hamil 9 bulan: Perut justru terlihat mengecil. Sebab, janin sudah turun mengarah ke arah panggul.

Perkembangan ukuran perut ibu hamil dari minggu ke minggu

Perkembangan ukuran perut ibu hamil dari minggu ke minggu bisa diukur menggunakan tinggi fundus uteri (TFU), yaitu tinggi jarak dari puncak tulang panggul hingga perut ibu hamil bagian atas.Meski demikian, pengukuran ini dihitung sejak 12 minggu, yakni:

Apa yang memengaruhi ukuran perut pada ibu hamil?

Ukuran perut ibu hamil juga menunjukkan berapa berat badan sang ibu sebelum hamil
Ukuran perut ibu hamil juga menunjukkan berapa berat badan sang ibu sebelum hamil
 Pada berapa bulan perut ibu hamil akan terlihat?Pada usia 16 minggu, perut hamil sudah terlihat dengan jelas. Selanjutnya, saat hamil 20 minggu, puncak perut ibu pun sudah mencapai pusar.Sebenarnya, perkembangan perut pada ibu hamil sudah mulai terlihat saat Anda hamil 12 minggu. Rahim pun memberi ruang yang lebih luas agar janin bisa berkembang lebih besar.Bukan sekadar jenis kelamin bayi saja, ukuran perut bisa berarti banyak hal. Ini di antaranya:

1. Kekuatan otot perut

Salah satu otot dalam tubuh manusia yang paling penting adalah otot perut. Dari otot inilah keseimbangan dan postur tubuh seseorang ditentukan.Tak terkecuali, menentukan bagaimana ukuran perut ibu hamil.Bagi orang yang memiliki otot perut kuat dan tumpukan lemak yang sedikit, maka otot perut di bagian depan abdominal akan sangat kencang. Artinya, janin akan berada dekat pada bagian tengah tubuh sehingga ukuran perut tampak lebih kecil.

2. Berat badan sebelum hamil

Ukuran perut ibu hamil juga menunjukkan berapa berat badan sang ibu sebelum hamil. Biasanya, dokter menyarankan pertambahan berat badan ideal sekitar 10-13 kg. Namun tentu harus disesuaikan dengan berat badan sebelum hamil.

3. Kadar hormon

Hal selanjutnya yang bisa disimpulkan dari ukuran perut saat hamil adalah kadar hormon dalam tubuhnya. Umumnya, ukuran perut akan membesar seiring dengan bertambahnya usia kehamilan.Namun bagi yang mengalami morning sickness pada trimester awal masa kehamilan, yang terjadi justru sebaliknya. Ibu hamil bisa mengalami penurunan berat badan.Di sisi lain pula, ibu hamil yang sudah mengalami penambahan berat badan sejak awal kehamilan biasanya ukuran perutnya tampak lebih besar.Kadar hormon progesteron juga turut menentukan ukuran dan bentuk perut ibu hamil. jumlah hormon progesteron yang meningkat mampu membuat perut kembung.Jadi, perut pun terlihat membesar dan bahkan membengkak meski rahim belum mengembang

4. Latar belakang kehamilan

Tubuh manusia punya daya ingat yang baik. Ketika hormon kehamilan kembali meningkat, maka otot-otot dan ligamen akan siap siaga berada dalam mode “expander” atau siap meregang. Tentunya, hal ini tak lepas dari kondisi meregang maksimal yang terjadi di kehamilan sebelumnya.Biasanya pada kehamilan kedua dan seterusnya, janin dalam kandungan akan meregang otot-otot perut lebih besar lagi. Akibatnya, ukuran perut tampak lebih besar.

5. Usus yang tergeser oleh rahim.

Rahim yang terus membesar bisa saja mendorong usus ibu hamil bergeser dari tempat asalnya. Saat usus terdorong ke atas dan ke belakang, perut ibu umumnya akan terlihat lebih kecil. Namun, jika usus tergeser ke sekitar sisi rahim, perut ibu hamil bisa terlihat semakin besar dan bulat.

6. Jumlah cairan ketuban

Jumlah ketuban memengaruhi bentuk perut ibu hamil
Jumlah ketuban memengaruhi bentuk perut ibu hamil
Jumlah cairan ketuban juga dapat memengaruhi ukuran perut. Saat tubuh ibu memproduksi cairan ketuban yang banyak saat hamil, Anda akan melihat perut ibu hamil besar. Namun, jika cairan ketuban di dalam rahim ibu relatif sedikit, maka perut ibu biasanya akan terlihat kecil.

7. Kondisi diastasis recti

Ada kondisi saat otot-otot perut “terpisah” karena tekanan dari janin dalam kandungan, atau dikenal dengan diastasis recti. Ini juga yang menjadi salah satu penyebab perut seorang ibu tak kembali kempis setelah melahirkan.Bagi ibu hamil yang mengalami diastasis recti, ukuran perutnya akan lebih terlihat maju. Pada kehamilan kedua dan seterusnya, kondisi ini bisa semakin terlihat.

8. Posisi janin dan jumlah bayi dalam kandungan

Bila baby bump terlihat besar, bisa jadi ibu mengandung bayi kembar. Tentu, ukurannya berbeda bila ibu mengandung bayi tunggal.Selain itu, bila posisi bayi sudah menuju panggul, bentuk perut pun terlihat lebih rendah daripada biasanya.

Kapan harus merasa khawatir?

Jelas bahwa ada banyak faktor yang menyebabkan ukuran perut saat hamil satu dan lainnya bisa berbeda-beda, meskipun usia kehamilan dan faktor lainnya sama. Selama tidak ada keluhan saat hamil, maka tak perlu khawatir berlebihan.Jika masih ragu, dokter kandungan akan menjawab dengan pasti saat pemeriksaan berkala lewat symphysial fundal height yang akan memonitor pertumbuhan janin.Pada saat pemeriksaan itu, dokter kandungan akan mengukur panjang dari tulang kemaluan yang terletak di depan tulang pinggul hingga bagian atas uterus atau rahim. Pengukuran ini hanya bisa dilakukan saat usia kehamilan melewati 20 minggu.Dalam usia kehamilan 20 minggu, ukuran perut biasanya sejajar dengan pusar. Setiap minggunya, pertumbuhan ukuran baby bump adalah sekitar 1 centimeter.

Catatan dari SehatQ

Perut ibu hamil memang menunjukkan adanya kondisi yang dialami ibu dan janin. Setiap ibu tentu memiliki kondisi yang berbeda-beda.Jadi, tak ada gunanya berkomentar atau terlalu memikirkan tentang perbedaan ukuran perut ibu pada hamil satu dan lainnya.Komentar atau rasa cemas berlebih dikhawatirkan justru membuat ibu hamil merasa semakin tegang dan membuatnya merasa ada yang salah dengan kehamilannya.Pada perubahan ini, hal yang terpenting adalah Anda senang dan puas dengan bentuk tubuh Anda di masa kehamilan.Bila Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut seputar baby bump, Anda bisa konsultasi dengan dokter kandungan terdekat.Anda juga bisa tanyakan langsung dengan dokter secara gratis melalui chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
menjaga kehamilanperutibu hamilhamilkehamilan
Global News. https://globalnews.ca/news/5236861/baby-bump-sizes/
Diakses 15 Desember 2019
Health. https://www.health.com/pregnancy/pregnant-belly-emily-skye-sarah-stage
Diakses 15 Desember 2019
The Bump. https://www.thebump.com/a/what-pregnancy-bump-shape-means
Diakses 15 Desember 2019
Belly Belly. https://www.bellybelly.com.au/pregnancy/why-belly-size-doesnt-always-equate-to-baby-size/
Diakses pada 13 Januari 2021
International Journal of Women's Dermatology. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5715231/
Diakses pada 12 April 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait