Alami Sakit Perut Sebelah Kanan? Bisa Jadi Kanker Kolorektal!

Jangan abaikan sakit perut sebelah kanan, segera ke dokter bila terasa mengganggu dan muncul berulang kali
Sakit perut sebelah kanan yang berulang dapat menjadi salah satu tanda dari kanker kolorektal

Sakit perut merupakan salah satu gangguan perut yang umum terjadi dan terkadang disepelekan serta dibiarkan begitu saja. Padahal sakit perut sebelah kanan maupun kiri bisa saja merupakan pertanda dari suatu penyakit yang berbahaya!

Kanker kolorektal mungkin tidak seterkenal kanker lainnya, seperti kanker paru, kanker payudara, kanker prostat, dan sebagainya. Akan tetapi, kanker kolorektal perlu dideteksi sejak dini karena dampaknya yang tidak main-main.

[[artikel-terkait]]

Sakit perut sebelah kanan adalah gejala kanker kolorektal?

Kanker kolorektal bisa menimbulakan sakit perut di sebelah kanan atau kiri. Namun tidak hanya itu, kanker kolorektal bisa memicu gejala lain, seperti:

Kanker kolorektal adalah istilah yang merujuk pada kanker yang muncul pada bagian usus besar atau dubur. Berbicara soal istilah, kanker kolorektal dapat disebut sebagai kanker kolon atau kanker rektum, tergantung dari awal mula kemunculan kankernya.

Kanker kolorektal sulit untuk dideteksi sedari awal karena umumnya kanker ini tidak menimbulkan gejala. Tergantung dari lokasi kemunculannya, gejala kanker kolorektal yang timbul bisa berbeda-beda.

Membedakan sakit perut akibat kanker kolorektal di perut bagian kanan dan kiri

Deteksi dini bisa mencegah kanker kolorektal yang parah. Oleh karenanya, Anda harus jeli melihat tanda-tandanya, seperti sakit perut sebelah kanan, kiri, atau keduanya.

Sakit perut sebelah kanan akibat kanker kolorektal biasanya lebih parah daripada awal kemunculan sakit perut di sebelah kiri. Hal ini karena kanker kolorektal yang muncul di sebelah kanan umumnya tidak menunjukkan gejala dan akhirnya terlambat dideteksi.

Asumsi sementara dari alasan gejala yang tidak jelas pada kanker kolorektal penyebab sakit perut sebelah kanan adalah karena bagian usus sebelah kanan lebih besar dan tinja di bagian kanan lebih cair daripada di sebelah kiri.

Selain itu, usus bagian kiri dan kanan berasal dari bagian embrio yang berbeda serta memiliki sumber asupan darah yang berbeda. Mikroba dalam usus juga mungkin memiliki peranan dalam perbedaan kemunculan gejala kanker kolorektal bagian usus kiri atau kanan.

Saat sakit perut berujung pada kanker kolorektal

Amy Driben-Salcedo tidak pernah menyangka bahwa dirinya akan divonis menderita kanker kolon yang masih satu kelompok dengan kanker kolorektal.

Tanda awal dari kanker kolon yang dialami wanita berusia 49 tahun tersebut adalah dalam bentuk sakit perut pada bagian antara pinggul yang menjalar sampai ke punggung. Sakit perut yang dirasakannya dianggap sekedar maag yang kambuh.

Selain sakit perut sebelah kanan dan kiri, Amy juga mengalami penurunan berat badan. Kedua gejala tersebut akhirnya mendorongnya untuk berkonsultasi dengan dokter.

X-ray dan pemeriksaan darah yang normal membuat dokter menganggap bahwa gejala yang dialami hanya sekedar gangguan perut saja dan memberikan beberapa obat kepada Amy. Namun, gangguan yang dialami tidak kunjung sembuh dan membuat Amy mengunjungi dokter kembali.

Dokter melakukan CT scan dan MRI untuk mendeteksi apa yang salah dari pencernaan Amy. Melalui MRI, ditemukan banyak tumor pada usus besarnya yang mengarahkan Amy untuk melakukan kolonoskopi atau pemeriksaan usus besar.

Melalui hasil kolonoskopi, Amy dideteksi mengalami kanker kolon. Selama kurang lebih setahun, Amy mengikuti kemoterapi dan perlahan makin membaik. Sekarang ini, kanker kolon pada ususnya sudah hilang, tetapi Amy masih disupervisi oleh dokternya.

Tahapan kanker kolorektal

Tahapan kanker kolorektal merujuk pada bagaimana proses kanker kolorektal berkembang dan bertambah parah, terdapat lima tahapan dari kanker kolorektal, yaitu:

  • Tahapan pertama, sel kanker masih terdapat dalam dinding bagian dalam dubur atau usus besar.
  • Tahapan kedua, sel kanker semakin berkembang di daerah dinding bagian dalam dubur atau usus besar.
  • Tahapan ketiga, sel kanker sudah mulai bertumbuh ke bagian dinding luar usus besar atau dubur.
  • Tahapan keempat, sel kanker sudah mulai menyebar ke kelenjar getah bening.
  • Tahapan kelima, sel kanker bertumbuh di organ tubuh lain, seperti paru-paru, hati, dan sebagainya.


Jangan tunggu sakit perut sebelah kanan melanda!

Deteksi dini bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satu metode yang umum dilakukan adalah kolonoskopi atau pemeriksaan usus besar. Bagi yang telah berusia 45 tahun ke atas, pemeriksaan usus besar secara rutin perlu untuk dilakukan.

Selain kolonoskopi, terdapat banyak cara untuk mendeteksi kanker kolorektal secara dini, konsultasikan dengan dokter untuk pemeriksaan kanker kolorektal yang sesuai dengan Anda.

Artikel Terkait

Banner Telemed