Akibat Kekurangan Zat Besi, 7 Hal Mengerikan Ini Bisa Terjadi

Lidah bengkak dan berwarna pucat juga jadi tanda kekurangan zat besi yang harus diwaspadai.
Salah satu tanda kekurangan zat besi adalah rusaknya rambut dan pucatnya warna kulit.

Kekurangan zat besi bisa mengakibatkan dampak negatif bagi tubuh, yang mungkin tak pernah Anda bayangkan. Itulah sebabnya, mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi sangat disarankan.

Tanpa zat besi, fungsi hemoglobin (protein di dalam sel darah merah) tidak dapat berfungsi dengan baik. Bisa saja, oksigen tidak tersalurkan dengan sempurna ke seluruh tubuh. Siapapun pasti tidak mau hal ini terjadi, bukan? Maka dari itu, kenalilah tanda-tanda tubuh kekurangan zat besi ini.

Sinyal tubuh saat kekurangan zat besi 

Zat besi adalah nutrisi yang sangat dibutuhkan tubuh. Salah satu fungsi utamanya adalah membantu hemoglobin dalam menyalurkan oksigen ke seluruh tubuh. Tak terbayangkan jika tubuh kekurangan zat besi, banyak hal mengerikan yang bisa terjadi, seperti berikut ini.

1. Mudah lelah

Mudah lelah
Mudah lelah? Itu tanda kekurangan zat besi!

Merasa mudah lelah adalah tanda umum kekurangan zat besi. Hal ini terjadi karena tubuh membutuhkan zat besi untuk memproduksi hemoglobin. Jika kekurangan hemoglobin, maka oksigen tidak bisa meraih otot dan jaringan tubuh.

Tanda kekurangan zat besi yang satu ini biasanya disertai gejala seperti mudah marah, merasa lemah, sulit berkonsentrasi, dan tidak produktif saat berkerja.

2. Kulit pucat

Teman-teman berkomentar Anda terlihat pucat? Nah, mungkin saja ini menandakan kekurangan zat besi karena salah satu tanda umum kekurangan zat besi adalah kulit yang menjadi pucat.

Kekurangan zat besi bisa membuat turunnya kadar hemoglobin di dalam sel darah, sehingga warna darah tidak merah sempurna. Itulah sebabnya, warna kulit bisa memucat, seperti pada wajah, gusi, mulut, kelopak mata bawah, serta kuku jika Anda kekurangan zat besi.

Kepucatan ini bisa timbul bagian tubuh mana saja. Biasanya tanda kekurangan zat besi ini menarik perhatian dokter, saat mendiagnosis pasien yang kekurangan zat besi, sebelum melakukan tes darah.

3. Sesak napas

Saat kekurangan zat besi, hemoglobin pun akan menurun. Ini artinya, kadar oksigen yang disalurkan ke seluruh tubuh juga akan berkurang. Salah satu akibatnya, otot akan kekurangan oksigen, sehingga aktivitas seperti berjalan pun terasa sangat berat.

Sebagai dampaknya, laju pernapasan akan meningkat ketika tubuh mencoba memenuhi asupan oksigennya. Inilah sebabnya sesak napas menjadi salah satu tanda kekurangan zat besi.

4. Sakit kepala dan pusing

Sakit kepala
Sakit kepala jadi tanda kekurangan zat besi

Lagi-lagi, karena kadar oksigen yang dibawa hemoglobin berkurang, akhirnya otak tidak mendapatkan cukup oksigen. Hasilnya, pembuluh darah di otak bisa membengkak dan rasa pusing pun datang.

Walaupun sakit kepala atau pusing bisa disebabkan oleh banyak hal, kemunculan sakit kepala dan pusing yang berulang-ulang bisa menjadi tanda kekurangan zat besi.

5. Jantung berdebar

Jika kekurangan zat besi muncul, jantung berdebar bisa terjadi. Sebab, jantung harus bekerja ekstra keras untuk mendapatkan pasokan oksigen.

Dalam kasus ekstrem, tanda kekurangan zat besi yang satu ini bisa menyebabkan pembesaran jantung, gagal jantung, atau murmur jantung (bunyi jantung tak normal).

6. Kerusakan rambut dan kulit

Saat bagian tubuh lainnya mengalami kekurangan oksigen, maka akan ada kerusakan yang terjadi. Sama halnya dengan rambut dan kulit yang bisa terkena dampak dari kekurangan zat besi.

Dalam kasus yang lebih parah, kekurangan zat besi tidak hanya menyebabkan kerusakan rambut, tapi juga kerontokan.

7. Lidah bengkak dan pucat

Terkadang, hanya dengan melihat bagian dalam atau sekitar mulut, seseorang bisa melihat tanda-tanda kekurangan zat besi.

Salah satu tanda yang paling sering ditemui adalah lidah yang membengkak, pucat dan bertekstur lebih lunak.
Selain itu, kekurangan zat besi juga bisa menyebabkan mulut kering, atau luka di sekitaran mulut.

Makanan yang mengandung zat besi

Zat besi adalah mineral yang sangat dibutuhkan tubuh. Akan tetapi, tubuh tidak dapat memproduksinya. Maka dari itu, mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi, bisa jadi solusi. Apa saja makanan yang mengandung zat besi itu?

  • Kerang

Selain lezat, setiap 100 gram kerang mengandung 28 miligram zat besi atau setara dengan 155% dari rekomendasi asupan harian (RAH).

  • Bayam

Sayur berdaun hijau ini menyehatkan. Selain lezat dan enak dijadikan sup, setiap 100 gram bayam mengandung 3,6 miligram zat besi atau setara dengan 20% RAH.

  • Sayur polong

Dalam satu cangkir berukuran 198 gram sayuran polong bisa mengandung sekitar 6,6 miligram zat besi, atau setara dengan 37% RAH.

  • Daging merah

Daging merah adalah sumber zat besi yang sangat lezat dan “memuaskan” lidah. Setiap 100 gram daging merah, terdapat 2,7 miligram zat besi atau setara dengan 15% RAH.

  • Brokoli

Jangan kaget kalau brokoli sering disebut sebagai sayuran super. Kandungan nutrisinya memang luar biasa. Sayuran hijau ini juga mengandung zat besi. Satu cangkir (156 gram) brokoli bisa mengandung 1 miligram zat besi, atau setara dengan 6% RAH.

Beberapa makanan yang mengandung zat besi di atas, bisa Anda konsumsi untuk menghindari tanda-tanda kekurangan zat besi. Sebelum itu, konsultasikan dulu dengan dokter, apakah Anda memiliki alergi, terhadap makanan di atas. 

Catatan dari SehatQ

Kondisi kekurangan zat besi bukanlah hal yang bisa dikesampingkan. Banyak gangguan kesehatan yang dapat mengganggu keseharian. Maka dari itu, jika Anda merasakan beberapa tanda kekurangan zat besi di atas ada, segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan medis.

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/287228.php
Diakses pada 27 Januari 2020

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/iron-deficiency-signs-symptoms#section1
Diakses pada 27 Januari 2020

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/11-healthy-iron-rich-foods#section9
Diakses pada 27 Januari 2020

Artikel Terkait