Akar Ketela Jepang Bisa Buang Racun dalam Tubuh, Tapi Apa Risikonya?


Sejak dulu, ketela Jepang digunakan untuk melancarkan buang air kecil, menurunkan demam, hingga mengatasi kanker. Namun tanaman ini juga bisa menyebabkan keracunan.

(0)
26 Jan 2021|Azelia Trifiana
Ketela Jepang digunakan sebagai obat tradisional untuk menurunkan demamKetela Jepang digunakan sebagai obat tradisional untuk menurunkan demam
Pernah mendengar burdock root atau akar ketela Jepang? Tanaman ini berasal dari Asia bagian utara dan Eropa. Sejak dulu, banyak orang menggunakannya sebagai rangkaian pengobatan untuk melancarkan buang air kecil, menurunkan demam, hingga mengatasi kanker.Meski demikian, pengobatan herbal dengan tanaman semacam ini tidak semua klaimnya berdasar ilmiah. Untuk itu, pastikan sudah berkonsultasi sebelum mengonsumsinya serta ketahui efek sampingnya.

Manfaat ketela Jepang

Para peneliti telah menemukan beberapa manfaat ketela Jepang seperti:

1. Sumber antioksidan

Penelitian tahun 2010 dalam Journal of Pharmaceutical and Biomedical Analysis menemukan bahwa akar ketela Jepang mengandung banyak sumber antioksidan. Contohnya seperti quercetin, luteolin, dan asam fenolat.Adanya antioksidan ini dapat melindungi sel-sel dalam tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Tak hanya itu, studi lain pada tahun 2014 menemukan bahwa burdock root bisa menurunkan peradangan pada pasien penderita osteoarthritis.

2. Membuang racun dalam darah

Inilah manfaat yang membuat ketela Jepang banyak digunakan sebagai bahan pengobatan herbal. Diyakini, akarnya bisa membuang racun dari aliran darah. Selain itu, penelitian pada tahun 2011 menemukan bahwa tanaman ini bisa melancarkan sirkulasi darah secara efektif.

3. Potensi menghambat pertumbuhan sel kanker

Tak hanya menjernihkan darah dari racun, akar tanaman ini juga bisa menghambat pertumbuhan sel-sel kanker tertentu. Menurut studi pada tahun 2011, biji burdock memiliki potensi menghambat pertumbuhan tumor akibat kanker seperti karsinoma pankreas.Lebih jauh lagi, studi lain pada tahun 2016 menemukan bahwa akar burdock juga menghambat pertumbuhan sel kanker secara signifikan. Penemuan yang cukup signifikan ini menjadi harapan baru dalam mengatasi tumor dan kanker.

4. Potensi sebagai zat perangsang

Temuan menarik lain yang juga membuat ketela Jepang dijadikan pengobatan herbal adalah fungsinya sebagai zat perangsang. Studi pada tahun 2012 pada tikus menunjukkan bahwa ekstrak akar ketela ini bisa meningkatkan fungsi seksual seseorang.Tak hanya itu, terlihat pula peningkatan aktivitas seksual pada tikus yang diuji di laboratorium. Meski demikian, masih perlu penelitian lebih lanjut untuk membuktikan manfaat yang sama pada manusia.

5. Mengatasi masalah kulit

Burdock root sejak lama digunakan untuk mengatasi masalah kulit seperti eksim, jerawat, dan juga psoriasis. Kandungan anti-peradangan dan anti-bakteri bisa menuntaskan masalah kulit apabila diaplikasikan langsung ke kulit.Menurut studi tahun 2014, bahkan ditemukan bukti bahwa ketela Jepang bisa mengobati luka bakar. Dalam penelitian ini, digunakan olahan daunnya sebagai ointment atau salep.

Risiko dan efek samping

Hingga kini, aman tidaknya mengonsumsi ekstrak akar ketela Jepang pada anak-anak belum pernah diteliti. Artinya, belum tentu aman untuk memberikannya kepada anak.Selain itu, beberapa potensi risiko mengonsumsi burdock di antaranya:
  • Keracunan

Di alam liar, bentuk tanaman ketela Jepang mirip seperti tanaman belladonna nightshade yang sangat beracun. Jika diambil langsung dari alam bebas, dikhawatirkan salah mengambil dan berisiko keracunan. Untuk itu, sebaiknya hanya beli ekstrak akar ketela Jepang dari sumber terpercaya.
  • Dehidrasi

Sifat dari akar burdock adalah diuretik alami. Artinya, sifatnya membuang kelebihan cairan dan garam dari dalam tubuh. Oleh sebab itu, sebaiknya jangan konsumsi ekstrak ketela Jepang apabila dalam kondisi dehidrasi.Selain itu, hindari pula mengonsumsinya apabila sedang minum obat yang juga bersifat diuretik.
  • Risiko alergi

Orang yang memiliki alergi terhadap tanaman krisan atau daisy sebaiknya menghindari konsumsi burdock root. Alasannya karena bisa berarti risiko mengalami alergi pun lebih tinggi.Umumnya, akar ketela Jepang dijual dalam bentuk teh, akar, bubuk akar yang telah dikeringkan, hingga ekstrak berbentuk minyak. Sebelum mengonsumsinya, pastikan tahu seberapa banyak dosis yang aman serta kemungkinan efek samping yang muncul.

Selain dalam bentuk suplemen, ada pula orang yang mengonsumsi ketela Jepang dengan cara dimasak. Untuk mengolahnya, dilakukan dengan mengupas baru menggoreng, merebus, atau dimasukkan dalam tumisan.Jika Anda ingin tahu lebih banyak seputar pengobatan herbal dari akar burdock, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
makanan sehathidup sehatpola hidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/health/burdock-root
Diakses pada 11 Januari 2021
PubMed. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/24043243/
Diakses pada 11 Januari 2021
Journal of Pharmaceutical and Biomedical Analysis. https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S0731708509001642
Diakses pada 11 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait