Ajarkan Etika pada Anak dengan Melakukan Hal Ini

(0)
26 May 2020|Adhenda Madarina
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Etika dapat diajarkan oleh orangtua kepada anakSeorang ibu sedang mengajari anaknya
Secara sederhana, etika adalah sistem prinsip-prinsip moral. Etika memengaruhi bagaimana orang membuat keputusan dan menjalani hidup mereka. Setiap orangtua pastinya menginginkan agar anaknya memiliki etika yang baik. Anda sebagai orangtua juga pasti ingin anak Anda dapat membedakan yang benar dan salah, serta mengembangkan nilai-nilai etika atau moral.Salah satu harapan orangtua adalah anak-anak mereka berperilaku baik di depan umum. Oleh karena itu, sebagai orangtua, tugas Anda adalah mengajarkan etika kepada anak-anak untuk membantu mempersiapkan mereka menjadi orang dewasa yang bermanfaat di masyarakat.

Cara mengajarkan etika pada anak

Berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan sebagai orangtua yang akan mengajarkan etika kepada anak-anak.

1. Jadikan diri Anda sebagai contoh yang baik bagi anak

Jika Anda ingin anak-anak belajar nilai-nilai etika, Anda harus mempraktikkannya terlebih dahulu. Karena anak-anak menghabiskan sebagian besar waktu bersama Anda, maka mereka akan meniru perilaku dan kebiasaan Anda.Penelitian mengungkapkan bahwa cara terbaik untuk mengajarkan etika adalah memberikan contoh. Pastikan yang diambil anak-anak Anda adalah perilaku atau etika yang baik. Kemudian, pastikan anak Anda dikelilingi oleh orang-orang yang memiliki etika yang baik agar dapat meningkatkan karakter dan integritasnya.

2. Berikan tugas atau tanggung jawab kepada anak

Memberikan tugas kepada anak-anak berdasarkan usia dan kemampuan mereka adalah cara yang bagus untuk membantu memulai belajar tentang etika, tanggung jawab, dan kerja keras. Tugas-tugas tersebut akan membuat mereka sibuk dan mereka tidak akan memiliki waktu untuk melakukan hal yang buruk.Untuk membuat kegiatan ini menyenangkan, Anda dapat memberikan hadiah untuk mereka jika mampu menyelesaikan tugasnya. Dengan cara ini, anak-anak akan menemukan aktivitas yang menyenangkan dan bisa mengembangkan rasa puas atas pencapaian yang mereka lakukan.  Pada saat yang sama, ingatlah untuk bersabar selama melakukan proses ini. Pada awalnya, mungkin perlu lebih banyak waktu dan tenaga untuk mengajar anak-anak melakukan pekerjaan. Tetapi segalanya akan menjadi lebih baik seiring dengan berjalannya waktu.

3. Tingkatkan kepercayaan diri anak

Salah satu cara untuk mengajarkan anak etika adalah meningkat rasa kepercayaan diri mereka. Ketika ada waktu luang, cobalah untuk duduk bersama dan mengobrol bersama anak.Mulailah dengan pembicaraan positif tentang berbagai topik dengan anak-anak. Diskusikan apa rencana mereka dan bagaimana mereka ingin menjalani hidup ke depannya.Yang terpenting, bantu anak-anak Anda dalam mencapai tujuan hidup mereka. Perhatikan dan gunakan kata-kata positif untuk meningkatkan kepercayaan diri mereka ketika melakukan tugas apa pun.

4. Meningkatkan rasa empati anak

Empati adalah perasaan yang memotivasi seseorang untuk menghentikan perilaku-perilaku buruk yang tidak layak. Sebuah penelitian baru juga menunjukkan bahwa empati adalah pembuka hati nurani.Cara mengajarkan etika pada anak melalui rasa empati, yaitu dengan menanyakan bagaimana perasaan anak Anda. Mintalah anak-anak untuk merenungkan bagaimana perasaan orang lain dengan menggunakan situasi dalam buku, TV, film, serta kehidupan nyata. Hal ini secara tak langsung dapat memaksa mereka untuk memikirkan masalah orang lain.

5. Bersikap responsif dalam menyelesaikan masalah

Ingat, Anda bukan hanya menjadi orangtua, tetapi juga teman baik untuk anak-anak Anda. Sebagai orangtua, Anda harus mengembangkan sikap responsif karena sifat ini merupakan salah satu cara untuk mengajarkan etika pada anak.Ketika anak menghadapi masalah, cobalah tanggap dan aktif dalam menyelesaikan masalah mereka. Cobalah untuk tidak panik dalam menghadapi berbagai situasi dan bantu mereka keluar dari situasi itu.Pada akhirnya, anak-anak akan mengembangkan sikap terbuka, beretika, dan akan mengikuti instruksi Anda dengan hati-hati di masa depan.

6. Jangan memarahi anak

Tidak peduli seberapa parah situasinya, sebagai orangtua, Anda tidak boleh memarahi anak. Jika hal itu dilakukan, maka dapat meninggalkan efek buruk jangka panjang terhadap perkembangan anak Anda.Akibatnya, mereka tidak akan terbuka terhadap masalah atau pencapaian mereka dengan Anda. Sebaliknya, mereka akan mulai memisahkan diri bahkan menjauh dari Anda.Meskipun kadang-kadang perlu memberikan hukuman ringan untuk pelajaran, tetapi hal itu tidak harus dilakukan dengan cara menyiksa atau kekerasan.Jika terjadi, anak Anda berpotensi menjadi individu yang kasar dan akan mengembangkan sifat keras kepala, mengabaikan semua etika yang selama ini telah diterapkan. Mereka juga tidak akan mendengarkan saran Anda lagi.Mengajarkan etika pada anak memang tidak selalu berjalan dengan mudah. Jika Anda tidak yakin harus mulai dari mana, mulailah dengan mencoba melakukan hal yang benar dalam setiap situasi.Sedikit demi sedikit, dengan mencontohkan perilaku yang baik, Anda akan menunjukkan kepada anak bagaimana menanamkan nilai-nilai etika yang dianggap penting.
tips parenting
Bbc. http://www.bbc.co.uk/ethics/introduction/intro_1.shtml
Diakses pada 13 Mei 2020.
Education. https://www.education.com/magazine/article/Teaching_Child_Ethics/
Diakses pada 13 Mei 2020.
Helpingdesi. https://helpingdesi.com/6-genius-ways-to-teach-good-ethics-to-your-children/
Diakses pada 13 Mei 2020.
Micheleborba. https://micheleborba.com/raising-ethical-kids/
Diakses pada 13 Mei 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait