logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

Ailurophobia Bikin Penderitanya Takut Secara Berlebihan terhadap Kucing

1 Jul 2021

| Fadli Adzani

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Ailurophobia adalah phobia kucing

Ailurophobia adalah rasa takut berlebihan terhadap kucing.

Table of Content

  • Penyebab ailurophobia
  • Gejala ailurophobia
  • Cara menghilangkan phobia kucing

Kucing merupakan salah satu hewan peliharaan yang disukai banyak orang. Akan tetapi, sebagian orang dapat memiliki rasa takut berlebihan terhadapnya. Kondisi ini dikenal sebagai ailurophobia atau phobia kucing.

Advertisement

Ailurophobia adalah perasaan takut berlebihan terhadap kucing yang dapat membuat penderitanya merasa tidak nyaman saat berada di sekitar atau sedang memikirkan hewan ini. Untuk mengetahui lebih lanjut seputar masalah ini, berikut adalah penyebab, gejala, dan cara menghilangkan phobia kucing yang bisa Anda simak.

Penyebab ailurophobia

Ailurophobia juga dikenal dengan sebutan gatophobia, elurophobia, hingga felinophobia. Hingga saat ini, penyebab dari phobia kucing belum diketahui secara pasti.

Dilansir dari Healthline, salah satu penyebab ailurophobia adalah pernah mengalami pengalaman buruk yang melibatkan kucing.

Seseorang yang pernah digigit atau dicakar oleh kucing memiliki risiko yang tinggi mengidap phobia kucing. Tidak hanya itu, faktor genetik dan lingkungan juga bisa menjadi penyebabnya.

Phobia terhadap binatang biasanya mulai muncul di masa kanak-kanak. Sehingga, tidak mudah bagi penderita ailurophobia untuk mengingat kembali pengalaman buruk yang membuatnya merasa takut terhadap hewan tertentu.

Perlu diingat juga, phobia kucing bisa terjadi meskipun penderitanya tidak pernah mengalami pengalaman buruk yang melibatkan hewan berkaki empat itu.

Gejala ailurophobia

Gejala utama ailurophobia adalah rasa takut saat melihat atau mendengar suara kucing. Bahkan, melihat karakter kucing di film kartun atau melihat foto kucing saja sudah cukup untuk memicu rasa takutnya.

Phobia cenderung menyebabkan gejala fisik dan psikologis. Dalam kasus ailurophobia, penderitanya dapat mengalami sejumlah gejala fisik ini.

  • Rasa nyeri dan sesak di dada
  • Berkeringat
  • Detak jantung menjadi cepat
  • Sulit bernapas seperti biasa
  • Merasa gelisah, mual, dan pusing
  • Badan gemetar
  • Rasa tidak nyaman atau nyeri pada bagian perut (terutama saat penderitanya memikirkan situasi yang melibatkan kucing).

Di samping itu, ada pula berbagai gejala psikologis yang bisa dialami penderita ailurophobia.

  • Merasa panik dan takut saat memikirkan kucing
  • Merasa takut berlebihan terhadap tempat-tempat yang dikelilingi kucing
  • Menghabiskan banyak waktu untuk mencari cara menghindari kucing
  • Mengalami gangguan cemas dan takut yang ekstrem ketika mendengar suara mendesis dan mengeong.

Berbagai gejala ini dapat berdampak buruk pada kehidupan penderitannya. Misalnya, pengidap ailurophobia tidak mau mendatangi rumah temannya yang memelihara kucing. Pengidap phobia kucing juga bisa menghindari kolega kerjanya yang suka bercerita tentang kucing peliharaannya.

Saat melihat kucing, penderita ailurophobia dapat berlari dan kabur dari situasi tersebut. Selain itu, ailurophobia juga bisa membuat seseorang tidak melakukan apa-apa agar tidak bertemu dengan kucing, baik di dalam dunia nyata atau di televisi.

Cara menghilangkan phobia kucing

Ada beberapa cara menghilangkan phobia kucing yang bisa dicoba, di antaranya:

  • Terapi eksposur

Terapi eksposur dianggap sebagai salah satu cara menghilangkan phobia kucing yang ampuh. Di dalam terapi ini, seorang terapis dapat membantu penderita ailurophobia untuk berhadapan langsung dengan kucing untuk melawan rasa takutnya.

  • Terapi perilaku kognitif

Terapi perilaku kognitif dapat membantu penderita phobia kucing untuk mengidentifikasi pola pikir yang menyebabkan ia merasa takut terhadap kucing dan 'membingkai' ulang pola pikir tersebut.

Di dalam terapi perilaku kognitif, penderita ailurophobia tetap dapat dihadapkan langsung dengan kucing. Namun, kali ini, ia sudah mendapatkan strategi untuk menghadapi rasa takutnya.

  • Obat-obatan

Tidak ada obat-obatan yang bisa menyembuhkan fobia. Namun, beberapa obat tertentu bisa meredakan gejalanya.

Misalnya, obat penghambat beta (beta-blockers), yang mampu meredakan gejala fisik dari gangguan cemas, seperti detak jantung yang meningkat hingga pusing.

Selanjutnya ada benzodiazepine, yang merupakan obat sedatif untuk meredakan gejala gangguan cemas. Namun, obat ini dapat membuat seseorang kecanduan. Nantinya, dokter hanya akan memberikan obat ini untuk jangka pendek saja.

Ada pula obat-obatan yang mengandung sikloserin, yang menurut riset dari Jama Psychiatry mampu meningkatkan efektivitas terapi eksposur.

Baca Juga

  • Mengenal Herbal Adaptogen yang Mampu Mengikis Stres
  • Cara Menghentikan Kebiasaan Berbohong, Butuh Tekad dan Kemauan Keras
  • Telapak Tangan Terasa Panas Seperti Terbakar, Ini 7 Penyebabnya

Jika Anda memiliki pertanyaan seputar ailurophobia atau jenis fobia binatang lainnya, jangan ragu untuk bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play sekarang juga.

Advertisement

penyakitgangguan mentalkesehatan mentalhewan peliharaanfobia

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved