ADD Adalah Gangguan yang Menyebabkan Anak Sulit Fokus, Kenali Gejalanya

(0)
19 Mar 2021|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
ADD adalah gangguan neurologis yang bisa menyebabkan anak sulit fokusAnak ADD sulit untuk fokus dan cenderung suka melamun
Banyak orang yang sudah familiar dengan attention deficit hyperactivity disorder (ADHD), tetapi jika ditanya apa itu attention deficit disorder (ADD), tidak semua orang mungkin bisa menjawabnya. Pengertian ADD adalah gangguan neurologis yang menyebabkan serangkaian masalah perilaku, seperti kesulitan fokus pada tugas sekolah, mengikuti instruksi, menyelesaikan tugas, dan interaksi sosial..Tak jarang, anak dengan attention deficit disorder dicap sebagai anak yang malas karena sulit memerhatikan guru dan tidak bisa menyelesaikan tugas. Gangguan ADD sering kali disamakan dengan ADHD. Pernyataan ini tidak sepenuhnya salah karena ADD adalah salah satu bagian dari ADHD (attention deficit hyperactivity disorder). Dilansir dari Very Well Health, ADD adalah istilah yang digunakan untuk salah satu presentasi dari ADHD, seperti yang dijelaskan dalam Diagnostic and Statistical Manual of Mental DisordersADD tidak memiliki wujud yang sama layaknya ADHD tipe hiperaktif-impulsif yang umumnya terjadi atau ADHD tipe kombinasi. Anak dengan ADD menunjukkan gejala-gejala yang berbeda.Penderita ADD biasanya tidak mengganggu di sekolah. Mereka bahkan duduk di kelas dengan tenang, tapi bukan berarti gangguan yang mereka alami termasuk normal dan mereka tidak kesulitan untuk fokus.

ADD adalah kondisi yang berbeda dengan ADHD, ini gejalanya

Anak dengan attention deficit disorder memiliki sejumlah karakteristik tertentu. Adapun sejumlah gejala ADD adalah:

1. Sulit mengikuti instruksi maupun fokus pada tugas

Anak ADD umumnya kesulitan mengikuti instruksi karena sulit memerhatikan. Selain itu, ia juga tidak fokus pada tugas yang harus dikerjakan sehingga tidak mampu mengerjakannya dengan benar.

2. Tidak mampu belajar dan berisiko mengalami masalah di sekolah

anak tidak fokus belajar
Anak ADD sulit fokus hingga tak mampu belajar dengan baik
Karena kesulitan untuk fokus atau memerhatikan, anak dengan attention deficit disorder juga mungkin tidak mampu belajar dengan baik. Hal ini menyebabkan dirinya berisiko mengalami masalah di sekolah berulang kali.

3. Cenderung pelupa dan suka melamun

Salah satu gejala ADD adalah cenderung pelupa dan suka melamun. Hal tersebut membuat penderitanya tidak fokus pada suatu kondisi maupun pembicaraan. Misalnya, anak malah melamun ketika guru menerangkan materi pelajaran.

4. Salah atau gagal menyelesaikan tugas

Anak dengan attention disorder seperti ADD sering kali salah atau gagal dalam menyelesaikan tugas. Kondisi ini dapat menyebabkan anak mendapat nilai yang buruk secara terus-menerus di kelas.

5. Tidak memerhatikan detail

Anak dengan ADD umumnya tidak memerhatikan detail sehingga membuatnya kesulitan dalam mengerjakan tugas yang memerlukan perincian. Kurangnya fokus juga membuat anak cenderung bersikap ceroboh.

6. Merasa bosan atau tidak tertarik dengan aktivitas di ruang kelas

aktivitas di kelas
Anak ADD tampak bosan dengan aktivitas di kelas
Tampak bosan dan tidak tertarik pada aktivitas di kelas bisa menjadi gejala anak dengan attention deficit disorder. Misalnya, saat anak lain berebut menjawab pertanyaan dari guru, ia cenderung diam dan tidak menunjukkan ketertarikan.

7. Tugas sekolah, meja, atau loker terlihat berantakan

Gejala lain yang bisa ditunjukkan anak ADD adalah tugas sekolah, meja, atau loker yang berantakan. Tak jarang, ia lupa atau salah menaruh buku tugas maupun peralatan sekolah sehingga bisa hilang begitu saja.

8. Seperti tidak mendengarkan saat diajak bicara langsung

Kesulitan fokus atau memerhatikan membuat anak dengan attention deficit disorder seperti tidak mendengarkan saat diajak bicara langsung. Hal ini bisa membuat orangtua atau guru mengiranya nakal dan tidak sopan.Tidak semua anak ADD memiliki tingkat keparahan yang sama, ada yang ringan atau bahkan lebih parah. Jadi, penting bagi orangtua untuk memerhatikan apa pun yang terjadi pada anak.

Penyebab ADD yang perlu Anda ketahui

Sebetulnya, penyebab ADD tidak diketahui secara pasti. Namun, beberapa faktor dapat berperan dalam mengembangkannya, yaitu:Jika Anda mencurigai anak mengalami attention deficit disorder, konsultasikan masalah ini dengan dokter atau psikolog anak. Sejumlah tes mungkin perlu dilakukan pada anak untuk melihat apakah ia memenuhi kriteria ADD atau tidak. Tes ini juga dapat membedakan ADD dengan masalah lain yang bisa menyebabkan anak sulit fokus atau memerhatikan sesuatu.

Berbagai cara mengatasi ADD

Seorang anak dapat didiagnosis dengan ADD jika ia menunjukkan setidaknya 6 gejala selama 6 bulan berturut-turut. Terkadang, cara mengatasi ADD adalah dengan pemberian obat stimulan yang bisa membuat anak tetap fokus dan memerhatikan sesuatu. Namun, beberapa obat stimulan dikaitkan dengan efek samping yang serius sehingga banyak yang mengkhawatirkan penggunaannya.Oleh sebab itu, sebagian besar dokter dan psikolog anak menyarankan intervensi perilaku. Hal ini dapat membantu mengajari anak keterampilan perilaku adaptif (menyesuaikan) dan mengurangi perilakunya yang sulit fokus atau memerhatikan.Apabila dilakukan dalam jangka panjang, perawatan intervensi perilaku dapat menghasilkan peningkatan permanen bagi anak dalam berkonsentrasi dan fokus.Jika Anda ingin bertanya lebih lanjut seputar kesehatan anak, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
penyakit anakkesehatan anakadhd
Verywell Mind. https://www.verywellmind.com/add-and-attention-deficit-disorders-2161810
Diakses pda 05 Maret 2021
Web MD. https://www.webmd.com/add-adhd/childhood-adhd/add-vs-adhd
Diakses pada 05 Maret 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/315359#causes-and-risk-factors
Diakses pada 05 Maret 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait