Adakah Manfaat Kesehatan dalam Jamur Truffle yang Mahal?

Jamur truffle punya manfaat bagi kesehatan
Jamur truffle yang sudah diiris

Jamur truffle terkenal karena harganya yang mahal, yakni bisa mencapai puluhan juta rupiah per kilogram. Namun di balik banderol selangit itu, adakah kandungan gizi dan manfaatnya bagi kesehatan?

Tidak seperti jamur pada umumnya yang tumbuh di atas tanah, jamur truffle tumbuh di akar pohon yang terkubur 5-10 cm di bawah tanah. Untuk mendapatkannya, diperlukan alat deteksi khusus atau anjing pelacak untuk mengendus keberadaannya.

Dari segi fisik, jamur truffle juga berbeda dari jamur biasa. Jamur truffle berbentuk bulat, keras, terbungkus semacam sisik, dan memiliki berbagai ukuran tergantung jenisnya. Terdapat lebih dari 100 jenis truffle di seluruh dunia, namun hanya sekitar 10 spesies yang biasanya digunakan untuk makanan, di antara yang termahal adalah truffle hitam dan truffle putih.

Truffle hitam (Tuber melanosporum) adalah jamur truffle yang berasal dari hutan oak di Perigord, Prancis, namun kini banyak dibudidayakan di Spanyol, Australia, dan Amerika Serikat. Truffle ini memiliki penampilan luar berwarna biru-hitam saat masih segar dan berubah menjadi cokelat-hitam dengan aroma tanah yang kental saat sudah tua.

Truffle putih (Tuber magnatum) berasal dari Italia dan dianggap sebagai jamur truffle kedua terbaik di dunia setelah truffle hitam. Kulit luarnya berwarna cokelat terang ketika baru dipanen, namun berubah cokelat gelap saat sudah tidak segar lagi dan diikuti hilangnya rasa dan aroma khas setelah 1-2 minggu dipanen.

Kandungan gizi dan manfaat jamur truffle bagi kesehatan

Jamur truffle memiliki kandungan gizi yang sangat baik bagi kesehatan, di antaranya protein, serat, dan sedikit kalori. Selain itu, ada pula vitamin dan mineral, seperti fosfor, mangan, selenium, zinc, vitamin A, B, C, D, K dengan jumlah berbeda-beda tergantung jenis truffle yang Anda konsumsi.

Pada kadar tertentu, jamur truffle juga kaya akan zat antioksidan yang dapat melawan radikal bebas yang membahayakan tubuh. Berdasarkan kandungan tersebut, jamur truffle dipercaya memiliki manfaat kesehatan bagi manusia, seperti:

  • Mencegah kerusakan sel

Manfaat jamur truffle ini datang dari kandungan antioksidan di dalamnya, seperti vitamin C, likopen, asam galat, dan asam homogentisat. Studi menyebut zat antioksidan dapat menurunkan risiko Anda terkena penyakit kronis, seperti kanker, diabetes, dan penyakit jantung.

  • Membunuh bakteri

Penelitian di laboratorium menunjukkan bahwa beberapa jenis truffle dapat menghambat pertumbuhan bakteri jahat, seperti Staphylococcus aureus hingga 66 persen. Hasil yang sama juga berlaku ketika truffle digunakan untuk mengurangi pertumbuhan bakteri Pseudomonas aeruginosa yang relatif resisten terhadap antibiotik.

  • Meredakan peradangan

Peradangan dalam tubuh yang terjadi terus-menerus dapat mengakibatkan munculnya penyakit kronis. Untuk mencegahnya, para peneliti menyimpulkan jamur truffle dapat digunakan sebagai antiperadangan dan menjaga imunitas serta kesehatan tubuh secara keseluruhan.

  • Membunuh sel kanker

Tes laboratorium lainnya yang menggunakan ekstrak truffle menemukan bahwa tanaman ini berpotensi menghambat pertumbuhan sel kanker pada hati, paru-paru, usus besar, dan payudara. Ekstrak jamur truffle hitam dan putih juga bisa melawan sel kanker pada leher rahim (serviks).

Manfaat-manfaat jamur truffle di atas didapat melalui penelitian di laboratorium dengan dosis tertentu sehingga belum bisa dijadikan patokan pengobatan alternatif penyakit, termasuk kanker.

Lagipula, jamur truffle pada makanan hanya dihidangkan dalam porsi kecil, yakni 0,5 gram/sajian atau hanya 1/10 sendok teh sehingga manfaatnya bagi kesehatan mungkin tidak dapat Anda rasakan.

Penggunaan jamur truffle dalam makanan

Karena stoknya yang langka dan harganya yang sangat tinggi, jamur truffle hanya digunakan dalam jumlah yang sangat sedikit. Penggunaanya pun tergantung dari jenis truffle itu sendiri, namun biasanya jamur ini dimakan mentah, diolah menjadi saus, atau dijadikan campuran pada keju dan masakan yang mengandung daging.

Jamur truffle hitam, misalnya, paling cocok dijadikan bahan tambahan pada masakan matang karena aromanya sangat kental dan dapat meresap pada makanan tersebut. Di lain pihak, jamur truffle putih justru lebih baik langsung diparut atau diiris tipis, kemudian dijadikan taburan pada masakan matang.

Berbeda dengan jamur truffle hitam, aroma truffle putih rentan menguap jika dicampur dengan masakan atau disimpan terlalu lama. Truffle putih juga tidak boleh dicampur dengan masakan yang kadar asamnya tinggi karena akan menghilangkan aroma khas truffle itu sendiri.

Research Gate. https://www.researchgate.net/publication/281837900_Mushrooms_and_Truffles_Role_in_the_Diet
Diakses pada 28 Juni 2020

WebMD. https://www.webmd.com/food-recipes/benefits-truffles
Diakses pada 28 Juni 2020

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/truffles
Diakses pada 28 Juni 2020

Harvard. https://www.hsph.harvard.edu/nutritionsource/food-features/mushrooms/
Diakses pada 28 Juni 2020

Food Facts Mercola. https://foodfacts.mercola.com/truffle.html
Diakses pada 28 Juni 2020

Artikel Terkait