Adakah Makanan Penyebab Tumor Otak?

(0)
11 Aug 2020|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Pop corn dianggap sebagai salah satu makanan penyebab tumor otakPop corn mengandung beberapa senyawa yang dapat memicu kanker
Tumor otak adalah pertumbuhan massal sel-sel abnormal dalam otak. Jenis tumor ini memiliki banyak tipe yang berbeda. Beberapa di antaranya termasuk nonkanker, sementara ada sebagian lainnya yang termasuk kanker.Tumor otak dapat tumbuh di dalam otak (tumor otak primer), atau berasal dari kanker yang tumbuh di bagian lain pada tubuh dan menyebar sampai ke otak (sekunder atau metastasis).Penyebab pasti dari tumor otak belum diketahui hingga saat ini, namun ada beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan peluang seseorang mengalami tumor ini, termasuk makanan. Jadi, anggapan bahwa ada makanan penyebab tumor otak tidak sepenuhnya benar, namun tidak sepenuhnya salah juga.

Faktor risiko tumor otak

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, penyebab pasti dari tumor otak tidak dapat diketahui. Namun ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena tumor otak, yaitu:
  • Usia. Tumor otak lebih sering terjadi pada anak-anak dan lansia ketimbang golongan usia lainnya. Meski demikian, bukan tidak mungkin tumor ini juga dapat terjadi di luar kedua kategori usia yang lebih sering tersebut.
  • Jenis kelamin. Pria lebih umum mengalami tumor otak, namun beberapa jenis tumor otak tertentu seperti meningioma lebih sering terjadi pada wanita
  • Riwayat keluarga. Lima persen tumor otak berkaitan dengan faktor genetik atau keturunan.
  • Paparan infeksi, virus, dan alergen. Infeksi beberapa jenis virus diketahui meningkatkan risiko kanker dan ditemukan di jaringan tumor otak.
  • Radiasi pengion. Sebuah studi menunjukkan adanya kaitan kanker otak dengan radiasi pengion yang digunakan dalam prosedur medis seperti sinar X.
  • Senyawa N-nitroso. Beberapa studi mengindikasikan bahwa senyawa N-nitroso pada makanan dapat meningkatkan risiko tumor otak.
  • Paparan pestisida. Pestisida juga dapat meningkatkan risiko terjadinya tumor otak.
  • Cedera kepala. Cedera kepala juga dikaitkan dengan jenis tumor otak tertentu.

Makanan yang bisa meningkatkan risiko tumor otak

Di samping sejumlah faktor risiko di atas, beberapa jenis makanan juga disebut dapat meningkatkan risiko tumor, termasuk tumor otak. Beberapa makanan tersebut, di antaranya:

1. Daging olahan

Penemuan adanya senyawa N-nitroso pada daging olahan yang diawetkan dapat meningkatkan risiko terjadinya tumor otak pada orang-orang yang mengonsumsinya secara rutin.

2. Produk pangan rekayasa genetik (GMO)

Produk pangan hasil rekayasa genetik dan bahan kimia yang digunakan dianggap dapat menyebabkan pertumbuhan kanker dengan cepat. Oleh karena itu, hindari mengonsumsi produk pangan GMO ini, seperti jagung, kacang kedelai, canola, dan lainnya.

3. Pop corn

Kemasan pop corn mengandung bahan kimia asam perfluorooktanoat (PFOA), sementara bahan kimia diasetil juga terdapat pada pop corn itu sendiri. sejumlah penelitian menempatkan keduanya sebagai senyawa karsogenik yang dianggap dapat meningkatkan risiko tumor dan kanker.

4. Minuman soda

Jenis minuman soda tinggi gula yang mengandung kimia makanan dan zat pewarna dikaitkan dengan kanker dalam beberapa penelitian. Minuman soda dianggap mampu meningkatkan keasaman tubuh sehingga membuat sel kanker dapat semakin berkembang.

5. Makanan mengandung pemanis buatan

Tinjauan ilmiah oleh Otoritas Keamanan Makanan Eropa (EFSA) menemukan bahwa aspartam, Sukralosa (Splenda), sakarin, dan berbagai pemanis buatan lainnya dikaitkan sebagai penyebab kanker.

6. Terigu dan gula rafinasi

Konsumsi rutin karbohidrat olahan, misalnya terigu atau gula rafinasi, dikaitkan dengan peningkatan kanker. Makanan dengan indeks glikemik tinggi dapat meningkatkan kadar gula dalam tubuh sehingga memberi makan sel tumor.

7. Makanan terkontaminasi pestisida

Walaupun pada dasarnya sayur dan buah-buahan adalah makanan sehat, paparan pestisida yang mungkin ada di dalamnya dapat membuat sayuran dan buah tersebut menjadi makanan penyebab risiko tumor otak.

8. Ikan salmon yang dibudidayakan

Ikan salmon merupakan jenis ikan yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Akan tetapi, ikan salmon yang dibudidayakan rentan mengalami kekurangan vitamin D dan sering terkontaminasi bahan kimia karsogenik, seperti PCB (bifenil poliklorinasi), pestisida, dan antibiotik.

9. Minyak terhidrogenasi

Minyak jenis ini banyak digunakan untuk mengawetkan makanan olahan. Minyak terhidrogenasi mengandung lemak trans yang dikaitkan dengan kanker dan menyebabkan beragam penyakit lainnya.Faktor risiko tumor otak dan jenis kanker lainnya dapat diturunkan dengan membatasi atau menghindari jenis-jenis makanan yang dapat meningkatkan risiko tumor otak. Apabila Anda sering mengonsumsi beberapa jenis makanan di atas, sebaiknya carilah pengganti yang lebih sehat seperti makanan-makanan organik.Memilih makanan organik juga dapat mengurangi risiko terkena paparan senyawa kimia karsogenik seperti pestisida. Selain lewat makanan, berhenti merokok dan mengurangi paparan radiasi yang tidak diperlukan juga dapat membantu menurunkan risiko tumor otak.
makanan tidak sehattumor otak
Cancer.net
https://www.cancer.net/cancer-types/brain-tumor/introduction
https://www.cancer.net/cancer-types/brain-tumor/risk-factors
diakses 29 Juli 2020
The Breast Cancer Charities
https://thebreastcancercharities.org/10-cancer-causing-foods/
Diakses 29 Juli 2020
Healthline
https://www.healthline.com/health/brain-cancer#prevention
Diakses 29 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait