Berhubungan di saat haid terakhir
Berhubungan di saat haid terakhir memiliki kemungkinan terjadinya kehamilan

Bagi beberapa pasangan, berhubungan intim merupakan salah satu aspek dalam pernikahan yang penting untuk tetap ada tiap minggunya. Namun, datang bulan atau haid seringkali menjadi penghambat dari pasangan untuk dapat melakukan hubungan seksual.

Saat birahi sudah memuncak, Anda dan pasangan mungkin akan memutuskan untuk melakukannya saat hari terakhir menstruasi. Akan tetapi, apakah ada efek berhubungan saat haid terakhir?

Efek berhubungan saat haid terakhir

Faktanya, tidak ada masalah jika Anda dan pasangan melakukan hubungan seksual saat sedang dalam masa menstruasi, asalkan Anda dan pasangan tidak memiliki masalah dengan pendarahan yang terjadi.

Hal ini membuat beberapa pasangan akhirnya memutuskan untuk melakukan hubungan intim di hari terakhir masa menstruasi untuk menghindari pendarahan yang banyak di awal-awal datang bulan.

Tidak ada efek berhubungan saat haid terakhir yang mengkhawatirkan ataupun membahayakan, tetapi jika Anda dan pasangan sedang tidak ingin punya anak, maka Anda perlu lebih waspada.

Meskipun peluang hamil lebih kecil saat sedang dalam menstruasi, tetapi bukan berarti kehamilan tidak dapat terjadi akibat efek berhubungan saat haid terakhir.

Tiap wanita memiliki siklus menstruasi yang berbeda-beda, biasanya wanita yang memiliki siklus haid yang pendek akan memiliki risiko kehamilan yang lebih tinggi. Ditambah lagi, sperma pria dapat tetap hidup di dalam tubuh wanita selama kurang lebih lima hari.

Umumnya, waktu subur wanita adalah pada hari ke-11 atau 21. Bila Anda mengalami datang bulan selama lima sampai tujuh hari dan berhubungan saat haid terakhir, maka terdapat kemungkinan wanita tersebut bisa hamil.

Misalnya Anda mulai berhenti pendarahan pada hari keenam dan melakukan hubungan seksual di hari ketujuh sementara ovulasi dimulai pada hari ke-11, maka terdapat kemungkinan sperma yang berada di hari ketujuh bisa membuahi sel telur yang diproduksi pada hari ke-11.

Selain itu, wanita yang memiliki siklus menstruasi sebanyak 22 hari dapat langsung mengalami ovulasi setelah datang bulan dan sperma yang masih hidup dalam tubuh wanita tersebut masih mampu membuahi sel telur dan menimbulkan kehamilan.

Pada dasarnya peluang wanita mengalami kehamilan akan semakin besar seiring dengan berkurangnya pendarahan akibat menstruasi, karenanya kehamilan masih bisa terjadi dan dapat menjadi efek berhubungan saat haid terakhir.

Selain itu, efek lain dari berhubungan saat haidadalah tingginya risiko penyebaran penyakit menular secara seksual, seperti virus HIV atau hepatitis yang dapat menyebar melalui kontak darah menstruasi dengan organ intim.

Menghindari kehamilan yang menjadi efek berhubungan saat haid terakhir

Selain mencegah kehamilan, Anda juga dapat menurunkan peluang terjangkit penyakit menular secara seksual dengan menggunakan alat kontrasepsi berupa kondom. Sebaiknya pilihlah jenis kondom yang berbahan lateks.

Bila Anda hanya ingin mengurangi risiko kehamilan, Anda dapat mencoba mengonsumsi pil kontrasepsi sesuai aturan.

Tidak ada salahnya menyiapkan tisu kering dan basah untuk membersihkan organ intim seusai berhubungan seksual di hari terakhir menstruasi.

Apakah ada manfaat berhubungan seksual saat menstruasi?

Selain di saat terakhir haid, ada pula manfaat melakukan hubungan intim saat sedang masa menstruasi, seperti:

  • Hasrat seksual yang meningkat

Saat wanita sedang dalam masa menstruasi, libido atau hasrat seksual wanita akan mengalami perubahan. Beberapa wanita merasakan peningkatan hasrat seksual saat dalam masa datang bulan.

  • Memperpendek masa menstruasi

Kontraksi otot saat orgasme di masa haid dapat membuat dinding rahim yang meluruh lebih cepat keluar dan membuat wanita memiliki masa menstruasi yang lebih cepat atau pendek.

  • Mengurangi kram akibat haid

Anda atau pasangan dapat mengurangi kram akibat menstruasi dengan berhubungan seksual. Saat orgasme, otot akan berkontraksi dan mengeluarkan dinding rahim yang meluruh dan mengurangi rasa kram.

Selain itu, berhubungan intim juga membuat tubuh mengeluarkan hormon endorfin yang berkontribusi dalam mengurangi kram atau ketidaknyaman saat menstruasi.

  • Mengatasi sakit kepala

Manfaat berhubungan intim saat menstruasi diyakini mampu mengurangi sakit kepala migrain yang disebabkan oleh datang bulan.

Catatan dari SehatQ

Tidak semua pasangan perlu melakukan hubungan intim saat menstruasi, Anda bisa tetap hanya melakukan hubungan seksual di luar masa haid. Jika masih ragu, Anda dan pasangan dapat bertanya ke dokter kandungan seputar hubungan seksual, kehamilan, dan menstruasi.

American Pregnancy Association. https://americanpregnancy.org/getting-pregnant/can-get-pregnant-period/
Diakses pada 30 Januari 2020

Healthline. https://www.healthline.com/health/womens-health/sex-during-periods
Diakses pada 30 Januari 2020

Planned Parenthood. https://www.plannedparenthood.org/learn/teens/ask-experts/how-likely-am-i-to-get-pregnant-if-i-have-sex-on-the-last-day-of-my-period
Diakses pada 30 Januari 2020

Artikel Terkait