logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

Adakah Cara Menghilangkan Mata Minus Tanpa Kacamata?

open-summary

Cara mengobati mata minus cukup beragam. Anda bisa memilih untuk mengobati mata minus dengan teknologi medis seperti melakukan bedah LASIK, PRK, LASEK, hingga orthokeratology.


close-summary

23 Jan 2020

| Anita Djie

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Cara mengobati mata minus dengan LASIK

Menghilangkan mata minus adalah keinginan banyak para pengguna kacamata

Table of Content

  • Cara mengobati mata minus tanpa kacamata
  • Cara menghilangkan mata minus selain bedah implan lensa
  • Apakah bisa mata minus bisa kembali normal?
  • Catatan dari SehatQ

Mata minus atau rabun jauh telah menjadi salah satu gangguan mata yang paling sering terjadi dan dialami oleh berbagai kalangan usia. Anda mungkin adalah salah satu orang yang mengalaminya!

Advertisement

Penggunaan kacamata selalu menjadi solusi utama untuk melihat dengan jelas bagi penderita mata minus. Namun, pernahkan Anda berbipikir, adakah cara menghilangkan mata minus secara permanen tanpa perlu menggunakan kacamata?

Baca Juga

  • Sick Building Syndrome: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya
  • Panniculitis, Ketika Lapisan Lemak Bawah Kulit Meradang
  • Dua Gaya Hidup yang Cocok Bagi Orang dengan Fibrilasi Atrium

Cara mengobati mata minus tanpa kacamata

Salah satu cara mengobati mata minus tanpa kacamata adalah dengan melakukan bedah implan lensa. Berkat kemajuan teknologi medis, teknik bedah ini bisa mengatasi mata minus dan Anda tidak perlu lagi menggunakan kacamata.

Bedah ini mengatasi miopi dengan memasukkan lensa buatan ke dalam mata melalui sayatan kecil di kornea dan disertai dengan penggunaan obat bius. Akan tetapi bedah ini masih tergolong baru dan membutuhkan penelitian lebih banyak lagi.

Secara umum, terdapat dua tipe bedah implan lensa, yaitu:

  • Pergantian lensa buatan. Teknik ini membuang lensa alami mata dan menggantinya dengan lensa buatan.
  • Implan phakic. Teknik ini memasukkan lensa buatan ke dalam mata tanpa membuang lensa alami.

Beberapa efek samping yang bisa timbul akibat dari bedah implan lensa adalah:

  • Lensa buatan menebal dan menjadi buram (posterior capsule opacification).
  • Glaukoma.
  • Katarak.
  • Penglihatan di malam hari yang menurun.
  • Retina yang terlepas dari lapisan dinding bola mata.
  • Melihat lingkaran cahaya (halo) di sekitar benda saat malam hari.

Cara menghilangkan mata minus selain bedah implan lensa

Bila Anda ragu, Anda dapat mencoba alternatif lain yang, meski tidak dapat menghilangkan mata minus secara sempurna, tetapi dapat mengurangi tingkat keparahan mata minus.

Cara menghilangkan mata minus di bawah ini mungkin masih mengharuskan Anda menggunakan kacamata.

1. Laser-assisted in situ keratomileusis (LASIK)

LASIK merupakan bedah yang cukup dikenal dalam masyarakat sebagai cara menghilangkan mata minus.

Operasi LASIK melibatkan pembuatan lipatan di lapisan luar kornea yang bisa dipasang kembali dan penggunaan laser untuk meratakan bagian dalam kornea yang cembung.

Operasi ini memiliki masa pemulihan yang cepat dengan efek samping atau rasa nyeri yang sedikit. Namun, bedah LASIK hanya dapat dilangsungkan jika Anda memiliki kornea mata yang tebal.

2. Photorefractive keratectomy (PRK)

Pada bedah PRK, dokter akan menghilangkan bagian jaringan luar kornea atau epitelium mata dan setelahnya mengubah bentuk dari kornea. Epitelium tersebut tidak diganti dan akan tumbuh kembali sendirinya.

Berbeda dengan LASIK, cara menghilangkan mata minus dengan operasi PRK bisa dilakukan meskipun Anda memiliki kornea yang tipis. Hanya saja, bedah PRK memerlukan waktu berbulan-bulan untuk sembuh total dan terasa lebih nyeri.

3. Laser-assisted subepithelial keratectomy (LASEK)

Selain PRK, LASEK adalah cara menghilangkan mata minus lain yang bisa dicoba jika Anda memiliki kornea yang tipis. Saat operasi LASEK, dokter akan membuat lipatan di bagian epitelium dan menggunakan laser untuk mengubah bentuk kornea.

Berbeda dengan PRK, pada operasi LASEK, lapisan epitelium mata yang disayat akan diganti.

4. Orthokeratology

Selain bedah, terdapat cara lain untuk menghilangkan mata minus, yaitu dengan orthokeratology.

Metode ini menggunakan lensa kontak yang kaku dan dapat ditembus oleh gas selama beberapa jam per harinya sampai lekukan di kornea merata. Perlahan-lahan, frekuensi pemakaian lensa kontak ini akan berkurang. Cara kerjanya mirip seperti kawat gigi atau behel yang menjaga di posisinya.

Akan tetapi, Anda tidak boleh berhenti menerapkan metode ini karena jika tidak dilakukan, bentuk kornea akan kembali seperti semula.

5. Lensa kontak

Tidak suka kacamata dan malas menjalani orthokeratology? Anda bisa mencoba menggunakan lensa kontak biasa sebagai cara menghilangkan mata minus tanpa kacamata.

Lensa kontak biasa perlu dipakai setiap kali Anda akan beraktivitas dan perlu secara rutin dibersihkan. Pilihlah jenis lensa kontak yang nyaman dan sesuai dengan ukuran mata Anda.

6. Peripheral defocus modifying contact lens

Lensa kontak jenis ini digunakan untuk menghilangkan mata minus dengan cara membuat mata Anda fokus pada bagian sisi retina. Meskipun demikian, masih diperlukan riset lebih lanjut untuk memastikan efektivitasnya.

7. Salep atropine

Salep atropine dengan dosis rendah (0,01%) akan diberikan ke mata untuk menghambat perkembangan dari mata minus. Salep ini umum dipakai untuk melebarkan pupil mata saat pemeriksaan mata atau seusai bedah mata.

Apakah bisa mata minus bisa kembali normal?

Bentuk bola mata yang memanjang atau bentuk korena (bagian depan mata) yang membuat jarak dengan retina (bagian belakang mata) menjadi terlalu jauh bisa jadi penyebab rabun jauh.

Namun, faktor keturunan, kebiasaan membaca, ataupun menonton terlalu dekat juga dapat meningkatkan risiko seseorang untuk mengalami mata minus.

Tak perlu khawatir, penderita rabun jauh tetap bisa kembali melihat dengan jelas.

Cara mengobati rabun jauh yang paling umum adalah dengan menggunakan kacamata atau lensa kontak minus secara rutin. Akan tetapi, penggunaan alat bantu penglihatan ini bukanlah cara untuk mengurangi atau bahkan menghilangkan mata minus yang sebenarnya.

Minus yang Anda miliki bisa hilang dan dapat kembali melihat jelas tanpa bantuan kacamata setelah menjalani operasi untuk gangguan refraksi mata. Operasi refraksi dapat mengembalikan bentuk kornea mata agar Anda bisa kembali melihat objek dengan fokus yang jelas.

Catatan dari SehatQ

Selalu konsultasikan ke dokter sebelum memilih salah satu cara menghilangkan mata minus di atas. Bila Anda memilih bedah, maka pastikan bahwa Anda memenuhi syarat untuk menjalani bedah serta telah memahami prosedur dan efek sampingnya.

Advertisement

penyakitpenyakit matamata minus

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved