Adakah Cara Mengatasi Buta Warna?


Hingga saat ini, belum ada cara mengatasi buta warna yang disebabkan oleh genetik atau diturunkan dalam keluarga. Namun, buta warna yang disebabkan oleh obat atau kondisi tertentu bisa diatasi.

0,0
22 Dec 2020|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Salah satu cara mengatasi buta warna adalah menggunakan alat bantu seperti kacamataAda kacamata yang bisa membantu mengatasi buta warna
Buta warna adalah masalah penglihatan yang membuat penderitanya melihat warna dengan cara yang berbeda dengan orang lain pada umumnya. Penderita buta warna biasanya kesulitan untuk membedakan warna-warna tertentu.Kebanyakan kondisi ini diturunkan dalam keluarga dan tidak menyebabkan masalah besar dalam aktivitas sehari-hari. Tanpa melakukan cara mengatasi buta warna secara khusus, penderita penyakit ini biasanya mampu menyesuaikan diri dengan normal dalam kesehariannya.Meski demikian, penderita buta warna mungkin tidak dapat menjalani profesi tertentu, seperti TNI, polisi, pilot, dokter, perancang busana, desainer grafis, dan lain sebagainya.

Cara mengatasi buta warna

Hingga saat ini, belum ada cara mengatasi buta warna yang disebabkan oleh faktor genetik atau diturunkan dalam keluarga. Sementara itu, buta warna yang diakibatkan gangguan kesehatan lain mungkin dapat diobati setelah penyakit penyebabnya berhasil disembuhkan.Untuk buta warna yang disebabkan oleh obat-obatan tertentu, cara mengatasi buta warna dapat dilakukan dengan mengurangi atau menghentikan konsumsi obat tersebut. Dokter mungkin akan menyesuaikan dosis obat atau menggantinya dengan obat alternatif lainnya.Cara mengatasi buta warna juga dapat dilakukan dengan menggunakan alat bantu. Namun, alat bantu tersebut hanya membantu penglihatan Anda membedakan warna ketika digunakan. Alat bantu ini tidak akan menyembuhkan buta warna. Berikut adalah alat-alat bantu yang saat ini tersedia:
  • Kacamata dan lensa kontak khusus untuk masalah buta warna.
  • Alat peraga berupa alat bantu visual, aplikasi, dan teknologi lainnya yang tersedia untuk membantu Anda hidup dengan buta warna.
Saat ini, tengah dipelajari dan dikembangkan perawatan berupa teknik penggantian gen untuk memodifikasi kelainan retina langka yang terkait dengan defisiensi warna. Cara mengatasi buta warna ini mungkin bisa menjadi salah satu pilihan perawatan di masa depan.

Jenis-jenis buta warna

Orang dengan gangguan buta warna, mungkin akan kesulitan untuk membedakan beragam jenis, kecerahan, dan nuansa masing-masing warna.Banyak orang menganggap bahwa individu yang mengalami buta warna hanya dapat melihat sekelilingnya berwana hitam putih (monokromasi). Walaupun asumsi tersebut ada benarnya, penderita buta warna total yang hanya dapat melihat hitam putih tergolong langka.
  • Jenis buta warna yang paling umum adalah kesulitan dalam membedakan antara shade warna merah dan shade warna hijau (defisiensi merah-hijau).
  • Sebagian kecil penderita buta warna kesulitan dalam membedakan shade warna biru dan shade warna kuning (defisiensi biru-kuning).
  • Kasus paling langka adalah tidak dapat melihat semua warna (buta warna total).
Orang dengan kasus buta warna berat mungkin juga mengalami gejala lainnya, seperti mata juling atau sensitif terhadap cahaya. Cara mengatasi buta warna harus disesuaikan dengan penyebab terjadinya defisiensi warna.

Penyebab buta warna

Penyebab paling umum dari buta warna adalah faktor keturunan. Meski demikian, masih ada hal lain yang dapat menjadi penyebab buta warna. Berikut ini adalah beberapa hal yang memungkinkan seseorang mengalami buta warna.

1. Genetik

Buta warna diwariskan pada pria dan biasanya memengaruhi kedua mata. Gangguan defisiensi warna yang diturunkan dapat bersifat ringan, sedang, atau berat. Tingkat keparahan ini tidak akan berubah seumur hidup penderitanya.

2. Penyakit

Beberapa gangguan kesehatan tertentu yang dapat menyebabkan buta warna, di antaranya:Pada buta warna akibat penyakit, biasanya salah satu mata dapat memiliki gangguan lebih parah dari yang lainnya.

3. Obat-obatan

Beberapa jenis obat-obatan tertentu juga dapat memengaruhi penglihatan terhadap warna. Obat-obatan ini biasanya diperuntukkan untuk penyakit autoimun, gangguan jantung, infeksi, disfungsi ereksi, gangguan saraf, gangguan mental, dan sebagainya.Konsultasikan dengan dokter apabila Anda mulai merasakan perubahan dalam mengidentifikasi warna setelah mengonsumsi obat-obatan yang diresepkan.

4. Penuaan

Dengan bertambahnya usia, mata dapat mengalami penuaan sehingga kemampuan untuk mengenali warna juga dapat menurun secara perlahan.

5. Paparan bahan kimia

Sering terkena paparan bahan kimia, khususnya dalam jangka panjang, dapat menyebabkan gangguan defisiensi warna. Beberapa jenis bahan kimia yang berpengaruh adalah karbon disulfida dan pupuk.Jika Anda punya pertanyaan seputar buta warna, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.
kesehatan matabuta warna
National Eye Institute. https://www.nei.nih.gov/learn-about-eye-health/eye-conditions-and-diseases/color-blindness
Diakses 8 Desember 2020
News Medical. https://www.news-medical.net/health/Color-Blindness-Treatment.aspx
Diakses 8 Desember 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/poor-color-vision/symptoms-causes/syc-20354988
Diakses 8 Desember 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait