logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Parenting

Adakah Cara Cepat Haid untuk Anak yang Bisa Dilakukan Orangtua?

open-summary

Cara cepat haid untuk anak yang normal tidak bisa dibantu oleh orangtua. Namun, jika anak Anda belum mendapatkan haid pertamanya hingga usia 16 tahun, bantuan dari dokter akan diperlukan.


close-summary

2.68

(94)

14 Sep 2020

| Arif Putra

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Cara cepat haid untuk anak yang belum pernah menstruasi

Bila anak belum mendapatkan menstruasi pertama hingga usia 16 tahun

Table of Content

  • Adakah cara cepat haid untuk anak yang belum pernah menstruasi?
  • Apa yang harus dilakukan jika anak terlambat haid?
  • Penyebab haid pertama anak tunjung datang
  • Cara cepat haid untuk anak yang terlambat menstruasi pertama
  • Catatan dari SehatQ

Setiap anak perempuan akan mengalami menstruasi sebagai penanda bahwa ia melangkah ke usia dewasa - sehingga anak dan orangtua tentu harap-harap cemas menantikannya.

Advertisement

Namun, Anda mungkin bertanya-tanya apakah ada cara cepat haid untuk anak yang bisa dibantu oleh orangtua. Simak untuk mencari tahu jawabannya. 

Adakah cara cepat haid untuk anak yang belum pernah menstruasi?

Haid merupakan proses yang terjadi secara alami, sehingga tidak ada cara cepat haid untuk anak yang bisa kita terapkan.  Pada banyak kasus, haid pertama terjadi pada usia sekitar 12 tahun. Namun, beberapa anak bisa mendapatkan haid pertamanya dalam rentang usia 10 hingga 16 tahun. 

Karena setiap anak bisa berbeda-beda, maka orangtua tidak perlu memusingkan cara cepat haid untuk anak. Haid pertama akan didapatkan oleh putri Anda apabila tubuhnya memang sudah siap, yakni dua tahun setelah munculnya tanda-tanda pertama fase pubertas. 

Seperti yang mungkin Anda tahu, tanda-tanda pertama fase pubertas pada anak perempuan dapat berupa mulai tumbuhnya payudara dan rambut kemaluan.

Apa yang harus dilakukan jika anak terlambat haid?

Walau cara cepat haid untuk anak sejatinya tidak ada, orangtua tentu khawatir jika di usia 15 atau 16 tahun sang anak tak kunjung mendapatkan haid pertamanya. Di kasus datang bulan pertama yang tertunda ini, bantuan dari dokter akan diperlukan.

Orangtua disarankan untuk membawa anak ke dokter apabila hingga usia 16 tahun ia belum mendapatkan menstruasi pertamanya. Dokter akan melakukan pemeriksaan dan wawancara apakah putri Anda sudah mulai mengalami pertumbuhan payudara atau rambut di area kemaluan. 

Kemudian, untuk mencari tahu penyebab haid pertama yang terlambat, dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan darah untuk mencari tahu kadar hormon anak. Dokter mungkin juga akan melakukan USG panggul untuk menggali masalah fisik pada sistem reproduksi putri Anda.

Untuk mendapatkan pemahaman terkait kondisi anak secara menyeluruh, dokter akan menanyakan kondisi kesehatan fisik anak, kondisi psikologisnya, serta obat-obatan yang ia konsumsi.

Penyebab haid pertama anak tunjung datang

Ada beberapa penyebab keterlambatan haid pertama pada anak, termasuk:

  • Faktor keturunan
  • Berat badan terlalu rendah
  • Berat badan berlebih atau obesitas
  • Ketidakseimbangan hormon
  • Terlalu banyak berolahraga
  • Menderita gangguan makan seperti anoreksia dan bulimia
  • Stres berat
  • Hamil (kehamilan bisa terjadi beberapa waktu sebelum haid pertama)
  • Masalah pada vagina, rahim, atau indung telur

Cara cepat haid untuk anak yang terlambat menstruasi pertama

Pada kasus menstruasi yang terlambat, cara cepat haid untuk anak dari dokter akan disandarkan pada penyebabnya di atas. Beberapa cara cepat haid untuk anak tersebut, yaitu:

1. Terapi hormon

Terapi hormon akan ditawarkan dokter apabila ketidakseimbangan hormonal menjadi penyebab haid pertama terlambat pada anak. Terapi hormon tersebut dapat dilakukan seperti dengan pemberian pil kontrasepsi. 

2. Perubahan diet dan asupan kalori

Ketidakseimbangan berat badan (terlalu kurus atau terlalu gemuk) dapat memicu haid pertama menjadi terlambat. Dokter mungkin akan menyarankan agar Anda membantu mengubah pola makan anak untuk menyesuaikan berat badannya.

3. Perubahan aktivitas fisik

Menstruasi pertama yang datang terlambat juga bisa terjadi jika anak terlalu banyak berolahraga. Apabila kebiasaan ini menjadi pemicu menstruasi pertama yang tak kunjung datang, anak akan disarankan untuk mengurangi frekuensi olahraganya. 

4. Terapi untuk gangguan makan

Apabila Si Kecil mengalami keterlambatan haid pertama dan terindikasi menderita gangguan makan seperti anoreksia dan bulimia, dokter akan menangani gangguan makan tersebut terlebih dahulu dan akan memerlukan bantuan dari psikolog atau psikiater. 

Terapi yang dilakukan biasanya berupa terapi bercerita (talk therapy) serta pemberian arahan dari dokter atau ahli jiwa untuk memperbaiki pola makan anak.

Catatan dari SehatQ

Tidak ada cara cepat haid untuk anak yang bisa dilakukan orangtua karena putri Anda biasanya akan mendapatkan menstruasi pertamanya paling lambat di usia 16 tahun. Apabila di usia ini anak belum mendapatkan haid pertama, berkonsultasi dengan dokter sangat dianjurkan.

Advertisement

siklus haidhaidmenstruasihormon

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved