Adakah Bahaya Bubur Bayi Instan untuk Tumbuh Kembang Anak? Ketahui Faktanya


Saat anak memasuki fase MPASI, Anda pasti pernah mendengar mitos mengenai bahaya bubur bayi instan. Faktanya, baik MPASI buatan sendiri maupun bubur bayi instan sama-sama memberi nutrisi yang dibutuhkan oleh si Kecil.

(0)
08 Apr 2021|Ade Irawan
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Bahaya bubur bayi instan hanya mitos belakaBubur bayi instan tetap dapat memenuhi kebutuhan nutrisi si Kecil
Saat bayi Anda mencapai usia 6 bulan, ia pun akan memasuki masa MPASI dan berkenalan dengan beragam jenis makanan untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya. Bagi para ibu baru, fase MPASI menjadi masa yang membingungkan, terlebih dengan adanya mitos bahaya bubur bayi instan.Memilih bubur bayi instan sering menjadi kekhawatiran banyak orangtua. Karena bubur bayi instan ada di dalam kemasan, kekhawatiran pertama yang akan muncul adalah penggunaan bahan pengawet atau kimia lainnya yang bisa berbahaya untuk bayi. Benarkah ada bahaya bubur bayi instan bagi tumbuh kembang si Kecil?

Bubur bayi instan vs bubur bayi buatan sendiri

Bukan ingin membandingkan mana yang lebih baik, dua-duanya punya kelebihan sekaligus kekurangan untuk dijadikan bahan pertimbangan. Berikut baik dan buruk memilih bubur bayi instan dan MPASI buatan sendiri:

1. Bubur bayi instan

Bubur bayi instan tidak berbahaya dan tetap dapat memenuhi kebutuhan nutrisi anak
Bubur bayi instan dapat memenuhi kebutuhan nutrisi si Kecil
Bubur bayi instan seringkali menjadi pilihan para orangtua yang tidak memiliki banyak waktu luang untuk mempersiapkan makanan bagi bayi. Beberapa kelebihan memilih bubur bayi instan adalah:
  • Mudah disajikan dan praktis
  • Bisa disimpan dalam jangka waktu yang panjang
  • Tidak perlu membeli perlengkapan membuat puree di rumah
  • Sudah tersedia untuk berbagai jenjang usia
  • Telah difortifikasi dan mengandung vitamin serta nutrisi sesuai kebutuhan anak
  • Aman karena tidak mengandung pengawet
Sementara itu, kekurangan bubur bayi instan untuk si Kecil adalah:
  • Biaya pengeluaran untuk makan si Kecil bisa membengkak
  • Perlu menyiapkan banyak jenis makanan instan untuk variasi menu harian si Kecil
  • Ada kemungkinan si Kecil tidak menyukai rasa bubur bayi instan sementara orangtua sudah terlanjur membeli dalam jumlah banyak
  • Tekstur bubur bayi instan mengikuti standar pabrik sehingga tidak bisa menentukan sendiri tekstur yang disukai anak.

2. MPASI buatan sendiri

Membuat sendiri MPASI anak masih menjadi pilihan banyak orangtua. Berikut ini beberapa kelebihan MPASI buatan sendiri:
  • Bisa menghemat pengeluaran
  • Bisa menentukan kualitas bahan yang digunakan
  • Bisa mengenalkan rasa tambahan, seperti manis dan asam, ke dalam makanan
  • Memberikan perasaan ke si Kecil bahwa dia mengonsumsi makanan yang sama dengan orangtuanya
Kekurangan membuat MPASI sendiri:
  • Butuh waktu untuk membuat makanan bisa disantap oleh bayi di bawah 1 tahun
  • Anda mungkin butuh membeli tambahan alat untuk membuat puree
  • Makanan yang sudah jadi tidak bisa disimpan terlalu lama di dalam kulkas
  • Kehigienisan makanan bisa jadi sumber masalah jika Anda membuat di dapur yang kurang bersih
  • Kandungan nutrisi tidak lengkap

Bahaya bubur bayi instan, mitos atau fakta?

Memberikan makanan padat kepada bayi sebaiknya dilakukan ketika ia sudah berusia 6 bulan atau berdasarkan rekomendasi dokter. Bayi dengan usia lebih dari enam bulan ini butuh nutrisi tambahan selain ASI. Sebagian orangtua mungkin memegang prinsip makanan buatan sendiri lebih baik dibandingkan makanan bayi kemasan. Namun, bukan berarti bubur bayi instan berbahaya untuk si Kecil.Mungkin Anda pernah mendengar sebuah laporan bahwa sebagian besar makanan bayi yang dijual mengandung bahan berbahaya, seperti arsenik dan timbal. Namun, hal tersebut tidak perlu dikhawatirkan oleh para orangtua.Faktanya, kandungan logam berbahaya tersebut juga ditemukan dalam berbagai bahan makanan alami yang ditanam di tanah. Kandungan tersebut juga ada di dalam beras, wortel, dan ubi jalar. Jadi, Anda akan menemukan kandungan logam jika bubur bayi terbuat dari beras dan wortel.Bedanya dengan makanan yang dikonsumsi orang dewasa, kandungan logam tersebut sangatlah kecil. Anda pun bisa mengurangi paparan zat berbahaya tersebut dengan memilih varian rasa lain dari bubur bayi dan mengurangi produk berbahan nasi.

Benarkah bubur bayi instan tidak mencukupi kebutuhan nutrisi harian anak?

Bubur bayi instan membuat Anda lebih mudah mendapatkan berbagai pilihan menu untuk diberikan kepada si Kecil. Malahan, Anda akan mendapatkan kadar nutrisi yang tepat dalam setiap takaran penyajiannya. Sayangnya, makanan buatan sendiri memang lebih baik dalam urusan asupan gizi. Dengan bahan terbaik, Anda bisa memberikan nutrisi hingga 77% lebih baik dibandingkan dengan bubur bayi instan. Sisi buruknya, mungkin saja takaran yang diberikan malah terlalu berlebihan atau justru kurang.Dengan adanya saran penyajian dalam bubur bayi instan, Anda bisa memberikan takaran yang tepat untuk si Kecil. Untuk menyempurnakan asupan makanan si kecil, Anda bisa menggabungkan makanan instan dengan bubur buatan sendiri di rumah.Bubur bayi instan yang telah difortifikasi justru dapat memenuhi kebutuhan nutrisi anak. Anda dapat memilih yang sesuai dengan usia si Kecil. Pastikan bubur bayi instan yang Anda beli telah lolos uji BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan). 

Tips membuat bubur bayi sendiri di rumah

Jika masih khawatir dengan bubur bayi instan, Anda bisa membuat MPASI sendiri. Tidak perlu bingung untuk memulainya. Anda bisa mengikuti beberapa langkah di bawah ini untuk membuat puree yang cukup enak untuk makanan pertama si kecil.

1. Siapkan peralatan membuat puree

Bentuk investasi dari memiliki bayi adalah perlengkapan membuat MPASI. Anda butuh steamer, blender, penumbuk, dan penyaring untuk membuat MPASI yang sangat halus dan lembut. Anda juga bisa memanfaatkan peralatan yang ada di rumah, namun pastikan untuk memisahkannya dari peralatan memasak makanan orang dewasa. Selain itu, siapkan juga wadah untuk menyimpan makanan agar tetap steril.

2. Buat sesederhana mungkin

Tidak perlu terlalu repot dalam membuat makanan pertama untuk si Kecil. Satu atau dua bahan saja sudah cukup untuk mengenalkan makanan lain selain ASI. Berikut makanan yang bisa dicoba:
  • Telur rebus
  • Pisang
  • Alpukat
  • Buah beri
  • Ayam rebus suwir tumbuk
  • Daging giling rebus dan diblender
  • Pancake blender halus
Pastikan Anda menakar kehalusannya yang disesuaikan dengan usia bayi. Si Kecil yang masih berusia 6 bulan butuh makanan yang benar-benar halus. Namun, nanti Anda bisa meningkatkan teksturnya seiring waktu berjalan.

3. Gunakan makanan beku

Tidak ada salahnya membuat puree dari makanan beku yang didapat di pasar modern. Malah, bahan makanan ini bisa menghemat waktu Anda untuk menyiapkan sajian untuk si Kecil. Anda bisa bisa langsung merebus atau mengukusnya sebelum dihaluskan. Lalu, makanan bisa siap disajikan.

4. Tetap sediakan waktu untuk memasak

Ada kalanya Anda harus mengolah makanan sendiri di rumah dengan bahan yang benar-benar segar. Luangkan waktu di akhir pekan untuk membuat menu MPASI yang menyehatkan dengan campuran buah dan sayuranTantangan yang mungkin didapatkan adalah waktu membuatnya. Anda mungkin harus menyisihkan lebih banyak waktu untuk melakukannya. Untuk itu, pilihlah waktu saat bayi Anda sedang tidur atau minta pasangan untuk mengajak si Kecil jalan-jalan dulu sementara Anda menyiapkan MPASI.

5. Beri label pada wadah makanan

Porsi makan bayi sangatlah sedikit. Namun, Anda tidak mungkin membuat satu menu makan yang habis dalam sekali santap. Untuk itu, Anda membutuhkan wadah untuk menyimpan stok makanan agar bisa dikonsumsi saat waktu makan berikutnya.Anda bisa menggunakan kantong dengan ziplock atau kotak plastik food grade berukuran kecil. Simpan makanan tersebut di dalam freezer agar lebih awet dan tahan lama. Beri label pada plastik atau wadah makanan. Tulis nama makanan serta tanggal pembuatan.. Pasalnya, bentuk makanan bayi yang Anda buat hanya akan dibedakan oleh warna.Jika ingin dimakan lagi, Anda tahu mana yang harus diberikan kepada si Kecil.

Catatan dari SehatQ

Anggapan bubur bayi instan berbahaya itu tidak sepenuhnya benar. Para orangtua yang sibuk justru bisa terbantu dengan kemudahan makanan instan ini untuk langsung diberikan kepada si Kecil. Pilih bubur bayi instan yang telah difortifikasi dan telah lulus uji BPOM.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar bubur bayi instan, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
mpasiresep mpasinutrisi anak
What to Expect https://www.whattoexpect.com/first-year/baby-feeding/store-bought-vs-homemade-baby-food
Diakses pada 29 Maret 2021
Medical News Today https://www.medicalnewstoday.com/articles/311783
Diakses pada 29 Maret 2021
What to Expect https://www.whattoexpect.com/news/first-year/baby-food-heavy-metals-report
Diakses pada 29 Maret 2021
Healthline https://www.healthline.com/health/parenting/not-a-terrible-parent-for-feeding-your-kid-jarred-baby-food
Diakses pada 29 Maret 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait