Adakah Akibat Sering Mengeluarkan Air Mani Setiap Hari?


Mengeluarkan air mani setiap hari berpotensi memberi dampak buruk untuk kesehatan. Berbagai macam cara bisa dijadikan pilihan untuk menghentikan kecanduan masturbasi

(0)
Masturbasi seringkali dijadikan pria untuk melepaskan hasrat seksualnya ketika sedang sendiri. Bahkan, tidak sedikit pria yang menjadikan masturbasi sebagai aktivitas harian mereka. Lantas, adakah dampak buruk yang ditimbulkan akibat sering mengeluarkan air mani setiap hari?

Akibat sering mengeluarkan air mani setiap hari

cowok pusing
Ada perasaan bersalah yang muncul setelah onani
Banyak mitos yang menyebut bahwa akibat sering mengeluarkan air mani  setiap hari dapat memicu masalah kesehatan seperti disfungsi ereksi, penurunan jumlah sperma, kemandulan, hingga penyusutan penis. Faktanya, beberapa mitos yang berkembang tersebut tidak benar adanya.Meski begitu, sejumlah dampak buruk mungkin Anda rasakan akibat sering mengeluarkan air mani setiap hari. Berikut efek samping yang berpotensi muncul karena terlalu sering onani:

1. Perasaan bersalah

Sejumlah keyakinan agama, spiritual, dan budaya menganggap masturbasi sebagai tindakan yang tabu untuk dilakukan. Hal tersebut dapat memicu perasaan bersalah pada penganutnya setelah selesai melakukan onani.Dalam medis, masturbasi bukanlah hal yang salah untuk dilakukan. Dalam ilmu kedokteran, onani bisa memberi beragam manfaat untuk orang yang melakukannya. Beberapa manfaat yang mungkin Anda dapatkan dari masturbasi, antara lain:
  • Mengurangi stres
  • Meningkatkan mood
  • Mengurangi rasa sakit
  • Melepaskan ketegangan
  • Meningkatkan konsentrasi
  • Meningkatkan kualitas tidur
  • Meningkatkan performa seks

2. Penurunan sensitivitas seksual

Apabila Anda melakukan metode masturbasi dengan agresif dan melibatkan cengkraman yang terlalu erat pada penis, penurunan sensitivitas seksual mungkin akan terjadi. Supaya terhindar dari masalah tersebut, perubahan teknik onani perlu dilakukan.

3. Kanker prostat

Terlalu sering masturbasi disebut dapat meningkatkan risiko terserang kanker prostat. Menurut studi tertentu yang dirilis pada tahun 2008, onani yang sering dilakukan pada pria berusia 20-30 tahun meningkatkan risiko kanker prostat. Risiko ini makin meningkat ketika mereka melakukan masturbasi secara teratur. Namun, penelitian terbaru pada tahun 2016 berhasil menemukan menyebut bahwa pria yang ejakulasi lebih dari 5 kali setiap minggu mempunyai risiko kanker prostat yang lebih kecil dibandingkan mereka yang jarang ejakulasi.

4. Terganggunya aktivitas harian

Terlalu sering masturbasi dapat mengganggu aktivitas Anda sehari-hari. Meski begitu, akibat sering mengeluarkan air mani setiap hari ini termasuk jarang terjadi dan hanya dialami orang-orang tertentu saja.Bagi beberapa orang, keseringan masturbasi berpotensi menyebabkan:
  • Terlewatnya pekerjaan, sekolah, atau acara penting
  • Terpengaruhnya tanggung jawab dan hubungan mereka
  • Kecanduan dan digunakan sebagai pelarian dari masalah dalam hubungan
Perlu dicatat, dampak yang ditimbulkan akibat sering mengeluarkan air mani setiap hari dapat berbeda pada masing-masing orang. Masalah selain yang disebutkan saja mungkin akan Anda rasakan karena terlalu sering masturbasi, atau bahkan tidak berpengaruh sama sekali.

Bisakah kecanduan masturbasi setiap hari dihentikan?

 Cara berhenti dari kebiasaan masturbasi setiap hari membutuhkan proses. Untuk bisa berhenti dari kecanduan, Anda mungkin butuh waktu berbulan-bulan bahkan tahunan. Berikut beberapa tindakan yang dapat dilakukan untuk membantu berhenti dari kebiasaan onani setiap hari:
  • Jaga diri tetap sibuk

Menjaga diri agar tetap sibuk akan mengurangi peluang Anda untuk masturbasi. Untuk mengisi waktu luang, Anda bisa melakukan kegiatan-kegiatan seperti olahraga, jalan-jalan, maupun pergi makan malam dengan orang terdekat.
  • Menerapkan pola pikir perawatan diri

Bagi orang yang mencoba berhenti masturbasi, pola pikir perawatan diri bisa memberi dorongan untuk onani. Beberapa tindakan merawat diri yang mudah dilakukan seperti menerapkan pola makan sehat dan rutin berolahraga.
  • Berhenti menonton konten pornografi

Menonton konten pornografi dapat memicu hasrat Anda untuk masturbasi. Maka dari itu, mulailah berhenti mengonsumsi konten-konten yang berbau pornografi. Jika selama ini Anda mengaksesnya lewat komputer, pindahkan perangkat tersebut ke ruangan yang mudah diakses orang sehingga akan muncul rasa sungkan saat ingin mengaksesnya.
  • Berkonsultasi dengan terapis

Jika aktivitas onani sudah sampai mengganggu aktivitas i, segera berkonsultasi dengan dokter. Nantinya, dokter akan merujuk Anda untuk mengunjungi psikolog atau psikiater untuk membantu mengatasi masalah tersebut.

Catatan dari SehatQ

Masturbasi bukanlah hal yang tidak boleh dilakukan. Namun, beberapa dampak mungkin Anda alami akibat sering mengeluarkan air mani setiap hari. Sejumlah masalah yang mungkin muncul seperti timbulnya perasaan bersalah, penurunan sensitivitas seksual, peningkatan risiko kanker prostat, hingga terganggunya aktivitas harian.Beberapa cara bisa Anda lakukan untuk menghentikan kecanduan onani, mulai dari menjaga diri agar tetap sibuk, menerapkan pola pikir perawatan diri, berhenti menonton konten berbau pornografi, hingga berkonsultasi dengan terapis. Penanganan sedini mungkin bisa membantu mencegah kondisi Anda semakin parah.Untuk berdiskusi lebih lanjut terkait dampak yang mungkin dialami akibat sering mengeluarkan air mani setiap hari, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
pornografimasturbasisperma
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/320265
Diakses pada 15 Januari 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/how-to-stop-masturbating
Diakses pada 15 Januari 2021
Rider JR, Wilson KM, Sinnott JA, Kelly RS, Mucci LA, Giovannucci EL. Ejaculation Frequency and Risk of Prostate Cancer: Updated Results with an Additional Decade of Follow-up. Eur Urol. 2016 Dec;70(6):974-982. doi: 10.1016/j.eururo.2016.03.027. Epub 2016 Mar 28. PMID: 27033442; PMCID: PMC5040619.
Diakses pada 18 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait