Penyebab Gusi Bengkak Saat Hamil dan Cara Mengatasinya


Gusi bengkak saat hamil terjadi karena produksi hormon progesteron yang terus meningkat. Cara mengatasinya bisa menggunakan obat kumur, minum antibiotik, hingga operasi.

(0)
Penyebab gusi bengkak saat hamilMenyikat gigi secara teratur dengan pasta gigi mengandung fluoride dapat mencegah gusi bengkak saat hamil
Selamat datang dua garis merah di testpack, selamat datang pula hormon yang fluktuatif secara drastis. Kondisi ini bisa menyebabkan rentetan keluhan ibu hamil, salah satunya gusi bengkak saat hamil. Pemicu utamanya, lagi-lagi perubahan hormon.Ketika sedang hamil, tentu setiap ibu memiliki insting untuk memberikan yang terbaik untuk janin dalam kandungan. Namun kadang, kesehatan gigi dan mulut justru luput diberi perhatian.

Penyebab gusi bengkak saat hamil

Gusi bengkak saat hamil disebut sebagai gingivitis gravidarum
Perubahan hormon saat hamil menyebabkan gusi bengkak
Istilah medis kondisi gusi bengkak adalah gingivitis. Sedangkan untuk kondisi gusi bengkak saat hamil, para dokter gigi biasa menyebutnya dengan istilah gingivitis gravidarum.Biasanya, ibu hamil menyadari gusi bengkak saat hamil ketika menggosok gigi dan melihat cukup banyak darah keluar dari gusi.Gusi bengkak saat hamil disebabkan oleh perubahan hormon yang cukup drastis sehingga meningkatkan aliran darah ke jaringan gusi yang membuatnya menjadi lebih rentan terhadap infeksi bakteri yang menempel pada plak (karang gigi).Di masa kehamilan, produksi hormon progesteron bisa meningkat berkali-kali lipat. Artinya, ibu hamil lebih rentan memiliki plak bakteri yang dapat menyerang gusi. Biasanya, wanita yang sebelum kehamilan sudah memiliki peradangan ringan pada gusi harus lebih berhati-hati. Pasalnya, pada saat hamil, gusi bengkak dapat menjadi lebih berat.Selain itu, aliran darah di seluruh tubuh juga lebih cepat ketika sedang hamil, termasuk di bagian gusi. Hal ini rentan mengakibatkan peradangan. Itulah mengapa menyikat gigi saja dapat menimbulkan iritasi pada gusi.

Gejala gusi bengkak saat hamil

Beberapa gejala lain gusi bengkak saat hamil adalah:Biasanya, gusi bengkak saat hamil terjadi saat usia kandungan antara bulan ke-2 hingga bulan ke-8. Risiko mengalami gingivitis semakin meningkat pada trimester ketiga.Pada beberapa kasus, peradangan gusi yang parah selama kehamilan dapat meningkatkan risiko melahirkan secara prematur dan berat badan lahir bayi rendah. Tak hanya gusi bengkak saat hamil saja, ibu yang tengah mengandung juga rentan mengalami gigi berlubang hingga tanggal. Maka dari itu, penting bagi para ibu hamil untuk selalu menjaga kesehatan gigi dan mulut untuk menghindari berbagai kondisi yang dapat memengaruhi janin dalam kandungan, salah satunya gusi bengkak saat hamil, dengan memeriksakan diri ke dokter gigi secara berkala.

Bagaimana mencegah gusi bengkak saat hamil?

Berkumur dengan air garam dapat mengatasi gusi bengkak saat hamil
Berkumur dengan air garam juga dapat membantu mengurangi risiko peradangan
Jika dibiarkan, gusi bengkak saat hamil dapat berlanjut menjadi kondisi serius yang disebut periodontitis. Ketika hal ini terjadi, gusi bisa terlepas dari gigi dan meninggalkan lubang menganga. Risikonya? Infeksi yang lebih parah.Untuk itu, penting melakukan langkah preventif seperti:

1. Sikat gigi secara teratur

Cara mencegah gusi bengkak saat hamil salah satunya adalah dengan rajin sikat gigi secara teratur. Bersihkan gigi dengan pasta gigi yang mengandung flouride setidaknya dua kali sehari, setelah sarapan dan sebelum tidur. Gunakan sikat gigi dengan bulu yang lembut untuk menghindari iritasi pada gusi.Lebih baik menghabiskan waktu lebih lama untuk membersihkan gigi ketimbang harus mengobati gusi bengkak saat hamil. Dengan konsisten membersihkan gigi, maka seluruh bagian mulut bisa terjaga kesehatannya.

2. Jaga asupan nutrisi

Penting juga menjaga asupan nutrisi dari dalam sebagai cara mencegah gusi bengkak saat hamil. Caranya dengan mengonsumsi sayur, buah, gandum utuh, dan juga produk olahan susu. Hindari makanan dengan kadar gula terlalu tinggi yang bisa mengancam kesehatan gigi dan gusi.

3. Kumur air garam

Berkumur dengan air garam juga dapat membantu mengurangi risiko peradangan sehingga Anda akan terhindar dari kondisi gusi bengkak saat hamil.Bahkan bagi ibu hamil yang sudah mengalami gusi bengkak saat hamil tetapi tergolong ringan, berkumur dengan air garam bisa dilakukan untuk meredakan rasa nyeri atau gusi berdarah.

4. Konsumsi vitamin C

Cara mencegah gusi bengkak saat hamil berikutnya adalah dengan mengonsumsi vitamin C. Vitamin C berperan dalam menjaga kesehatan gusi dengan cara mengobati radang. Sumber vitamin C dapat diperoleh secara alami dari buah-buahan yang mengandung vitamin C, seperti jeruk, tomat, dan jambu biji. 

5. Teratur ke dokter gigi

Cara terbaik untuk menghindari gusi bengkak saat hamil atau masalah gigi dan mulut lainnya adalah dengan teratur periksa ke dokter gigi. Setidaknya lakukan setahun dua kali, termasuk saat sedang hamil sekalipun.Sampaikan kepada dokter gigi kondisi kehamilan Anda, maka mereka akan tahu bagaimana perawatan gigi yang tetap aman. Semakin rutin konsultasi dengan dokter gigi, semakin besar kemungkinan mendeteksi adanya masalah pada gigi dan gusi, salah satunya gusi bengkak saat hamil, sedini mungkin.

Cara mengatasi gusi bengkak saat hamil

Cara mengatasi gusi bengkak saat hamil bergantung pada tingkat keparahan yang Anda alami. Apabila infeksi bakteri cenderung parah, dokter gigi Anda mungkin akan memberikan antibiotik untuk membantu mengatasi infeksi.
 
Dokter Anda harus mengetahui antibiotik mana yang aman selama kehamilan, dan Anda harus memberi tahu dokter Anda jika Anda memiliki alergi sebelum mulai mengonsumsi antibiotik yang diresepkan.
Obat kumur yang diresepkan dokter juga dapat membantu mengatasi gusi bengkak saat hamil. Jika bengkak yang Anda alami sudah sangat parah, langkah operasi mungkin akan diambil.

Catatan dari SehatQ

Kondisi gusi bengkak saat hamil ini biasanya akan mereda dengan sendirinya setelah proses persalinan. Bahkan, rentannya gusi berdarah dan sensitifnya area di dalam mulut juga kemungkinan besar tidak lagi terasa.Namun, apabila gusi bengkak saat hamil terasa sangat mengganggu bahkan disertai sakit gigi terasa tak tertahankan, jangan tunggu hingga persalinan dengan harapan bisa mereda dengan sendirinya.Segera konsultasikan kepada dokter gigi untuk tahu akar masalah dan cara mengatasinya. Dokter gigi akan memberikan perawatan gigi yang tepat sesuai penyebabnya. Jangan lupa juga untuk memeriksakan kehamilan secara rutin ke dokter kandungan.Anda tentu butuh kondisi prima jelang detik-detik istimewa bersama buah hati, kan? Jangan sampai masalah gusi bengkak saat hamil merusak momen itu.
menjaga kehamilanradang gusiibu hamilabses gusi
American Pregnancy Association. https://americanpregnancy.org/is-it-safe/swollen-gums-during-pregnancy/
Diakses 30 Januari 2020
The Mighty Mouth. https://www.themightymouth.org/why-pregnant-women-get-swollen-gums-and-how-to-prevent-them
Diakses 30 Januari 2020
American Pregnancy. https://americanpregnancy.org/naturally/treat-gum-disease-naturally-pregnancy/
Diakses 11 Agustus 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/gingivitis#prevention
Diakses 28 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait