logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

Tendinitis Achilles Adalah Peradangan Tendon, Apa Penyebabnya?

open-summary

Tendinitis achilles adalah suatu kondisi yang terjadi ketika tendon achilles mengalami peradangan. Kondisi ini dapat disebabkan oleh penggunaan tendon yang berlebihan.


close-summary

7 Mei 2019

| Giovanni Jessica

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Tendinitis achilles adalah kondisi ketika tendon achilles mengalami peradangan

Tendinitis achilles ditandai dengan rasa nyeri di sepanjang tendon dan tumit bagian belakang

Table of Content

  • Penyebab peradangan tendon achilles atau tendinitis achilles
  • Tanda-tanda tendinitis achilles
  • Perawatan tendinitis achilles

Tendinitis achilles merupakan suatu kondisi yang terjadi ketika tendon achilles mengalami peradangan. Kondisi ini dapat disebabkan oleh penggunaan tendon yang berlebihan, seperti pada pelari, olahraga dengan banyak gerakan melompat, atau gerakan berulang.

Advertisement

Tendon merupakan jaringan fiber yang menghubungkan antara otot dengan tulang. Tendon achilles adalah tendon terbesar dalam tubuh. Tendon ini terletak di atas tumit, menghubungkan antara otot betis dan tulang kaki. Tendon achilles bekerja saat Anda berjalan, berlari, menaiki tangga, melompat, ataupun berjinjit. Tendon ini memiliki ketahanan yang besar terhadap terkanan, namun penggunaan berlebihan dan degenerasi dapat menyebabkan bagian tubuh ini rentan mengalami tendinitis.

Penyebab peradangan tendon achilles atau tendinitis achilles

Tendinitis achilles bukan disebabkan oleh trauma tertentu, melainkan terjadi karena tendon mengalami stres secara berulang-ulang. Kondisi ini dapat muncul ketika Anda memaksa tubuh untuk melakukan aktivitas yang terlalu keras atau terlalu cepat. Beberapa hal lainnya yang dapat menyebabkan seseorang mengalami masalah pada tendon achilles, antara lain:

  • Peningkatan intensitas latihan dalam jumlah besar dan tiba-tiba. Contohnya, ketika Anda menambahkan jarak tempuh beberapa kali lipat saat berlari. Hal ini membuat tubuh kesulitan beradaptasi dengan jarak yang baru.
  • Otot betis yang tegang. Pada saat otot betis masih tegang dan Anda langsung memulai aktivitas secara agresif, beban kerja pada tendon achilles menjadi meningkat dan berisiko untuk mengalami iritasi dan peradangan.
  • Bone spur atau osteofit. Osteofit merupakan tulang tambahan yang dapat tumbuh pada tumit, di mana tendon achilles melekat. Pertumbuhan osteofit ini menyebabkan terjadinya gesekan dengan tendon dan menimbulkan nyeri. Pada umumnya kondisi ini disebabkan oleh faktor degeneratif atau dialami pada lanjut usia.

Tanda-tanda tendinitis achilles

Ketika Anda mengalami tendinitis pada achilles, beberapa tanda yang dapat Anda alami adalah:

  • Nyeri dan kaku di sepanjang tendon achilles di pagi hari
  • Nyeri di sepanjang tendon dan tumit bagian belakang. Nyeri ini terasa memburuk ketika beraktivitas.
  • Nyeri berat yang dialami sepanjang hari setelah beraktivitas
  • Penebalan tendon dan adanya osteofit
  • Keterbatasan gerakan kaki, terutama kemampuan untuk menekuk kaki
  • Pembengkakan yang terjadi sepanjang waktu dan bertambah parah setelah beraktivitas
  • Bunyi "pop" tiba-tiba. Jika Anda mendengar bunyi ini pada bagian betis atau tumit, Anda perlu mencurigai terjadinya robek pada tendon achilles.

Sebagian besar kasus tendinitis achilles memerlukan waktu lama untuk sembuh. Jika dapat segera ditangani, nyeri dapat dirasakan hingga 3 bulan. Apabila Anda baru mencari pertolongan setelah beberapa bulan mengalami nyeri, dibutuhkan waktu sedikitnya 6 bulan untuk pemulihan dari nyeri tendon yang Anda alami.

Perawatan tendinitis achilles

Beristirahat, kompres es, dan konsumsi obat anti-inflamasi nonsteroid dapat meredakan gejala nyeri akibat tendinitis achilles. Selain itu, dapat dilakukan latihan untuk menguatkan otot betis dan mengurangi stres yang terjadi pada tendon achilles. Salah satu latihan yang dapat Anda lakukan adalah sebagai berikut:

  • Berdirilah menghadap tembok dengan satu tungkai diluruskan, tumit menapak pada lantai. Posisikan tungkai lainnya ke depan, dengan lutut yang ditekuk.
  • Posisikan kedua lengan Anda lurus ke depan, menumpu pada tembok.
  • Secara perlahan, dorong pinggang Anda ke arah tembok sehingga otot betis mengalami peregangan. Jika Anda melakukannya dengan posisi yang benar, Anda akan merasakan tarikan kuat pada bagian betis.
  • Tahanlah posisi ini selama 10 detik kemudian kembali ke posisi sebelumnya.
  • Ulangilah pada tungkai sisi lainnya. Lakukanlah sebanyak 20 kali pada masing-masing tungkai.

Advertisement

tendinitiscedera tendontendon

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved