Abses Payudara Pertanda Kanker? Ini Faktanya


Abses payudara merupakan benjolan berisi nanah di area bawah payudara. Benjolan ini menimbulkan rasa sakit, bahkan ketika tidak tersentuh sekalipun. Biasanya, kondisi ini dialami busui, sebagai komplikasi akibat mastitis.

(0)
11 Mar 2021|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Abses payudara akibat infeksi seperti mastitis, tidak memicu kanker payudaraAbses payudara karena infeksi termasuk mastitis, tidak menyebabkan kanker payudara
Abses payudara adalah salah satu keluhan yang biasa dialami oleh wanita, terutama ibu menyusui. Namun, mungkinkah abses payudara ini bisa mengindikasikan atau mengakibatkan munculnya kanker payudara?Untuk menjawab pertanyaan ini, pertama-tama perlu dipahami bahwa abses payudara lebih banyak diakibatkan oleh hal-hal yang tidak berbahaya. Pada ibu menyusui misalnya, abses payudara biasanya disebabkan oleh mastitis, meski tidak semua ibu dengan mastitis pasti mengalami abses ini.Pada wanita yang tidak sedang menyusui, abses payudara pun bisa terjadi karena penyebab non-kanker,  misalnya abses payudara subareolar. Kendati demikian, untuk menegakkan diagnosis ini, tidak jarang dokter juga merekomendasikan skrining kanker payudara pada wanita yang mengalami abses payudara.

Apa itu abses payudara?

Abses payudara adalah benjolan pada payudara yang berisi nanah di bawah kulit payudara serta terasa sakit, bahkan jika tidak disentuh. Abses payudara pada ibu menyusui biasanya merupakan bentuk komplikasi dari infeksi payudara yang dinamakan mastitis.Kendati demikian, abses payudara bisa terjadi pada setiap wanita, termasuk pada wanita yang tengah tidak menyusui. Menurut salah satu riset, abses yang tidak terkait dengan menyusui biasanya dialami individu dengan obesitas maupun mereka yang merokok.Sementara pada wanita pascamenopause, infeksi payudara mungkin berkaitan dengan peradangan kronis pada saluran di bawah puting. Perubahan hormonal dalam tubuh dapat menyebabkan saluran susu tersumbat dengan sel kulit mati dan kotoran sehingga membuat payudara lebih rentan terhadap infeksi bakteri.

Penanganan abses payudara

Hindari menyusui di sisi payudara yang mengalami abses
Jika sedang menyusui, langkah pertama yang harus Anda lakukan ketika mengalami abses payudara ialah tidak menyusui bayi di sisi payudara tersebut. Bayi masih boleh menyusu di payudara yang tidak mengalami abses serta dibantu dengan susu formula bila perlu.Setelah itu, langsung periksakan kondisi Anda ke dokter untuk mendapat tindakan berupa:

1. Pengeluaran nanah dari payudara

Pengeluaran ini bisa dengan cara melakukan insisi kecil atau memasukkan jarum ekstraksi (pada wanita menyusui atau jika benjolan pada payudara tidak lebih dari 3 cm).

2. Penutupan area luka

Hal ini dilakukan terutama bila abses payudara meninggalkan rongga yang cukup besar setelah diekstraksi.

3. Pemberian antibiotik

Antibiotik harus dikonsumsi selama 4-7 hari untuk mengatasi abses payudara.

4. Pemberian obat antinyeri

Obat yang mengandung acetaminophen (paracetamol) atau ibuprofen bisa membantu meredakan nyeri akibat abses payudara.Selain langkah-langkah di atas, Anda juga bisa melakukan menempelkan kompres hangat untuk meredakan pembengkakan akibat abses payudara ini.

Hubungan abses payudara dengan kanker payudara

Jalani mammogram sebagai langkah deteksi
Perlu diketahui bahwa abses payudara yang disebabkan oleh infeksi seperti mastitis atau abses payudara subareolar, tidak mengakibatkan kanker payudara. Kendati demikian, gejala kanker payudara memang menyerupai infeksi yang ditandai oleh abses payudara.Jika infeksi payudara Anda tidak kunjung sembuh setelah menjalani pengobatan abses payudara di atas, sebaiknya berkonsultasilah kembali ke dokter untuk memeriksakan diri. Mintalah pemeriksaan mammogram atau tes payudara lainnya untuk mendeteksi sel kanker pada payudara Anda.Lalu, benjolan kanker payudara seperti apa? Benjolan atau tumor kanker payudara biasanya memiliki karakteristik sebagai berikut ini:
  • Terasa keras dan kaku
  • Bentuknya tidak beraturan
  • Terasa seolah-olah menempel di kulit atau jaringan dalam di dalam payudara
  • Bisa tumbuh di sekitar payudara maupun di bawah ketiak
Benjolan yang menandakan kanker payudara biasanya tidak menyakitkan, terutama pada stadium awal. Namun , beberapa tumor ganas terasa sakit, terutama bila ukuran benjolannya cukup besar besar dan mengakibatkan bentuk payudara menjadi asimetris atau sampai mengakibatkan abses payudara.Untuk memastikan diagnosis ini, kunjungi dokter untuk mendapatkan pemeriksaan medis terhadap kondisi Anda.

Catatan dari SehatQ

Ada berbagai kemungkinan penyebab pembengkakan maupun abses pada payudara. Sebagai deteksi dini, lakukan pemeriksaan mandiri terhadap payudara atau langkah SADARI secara rutin. Untuk mengetahui lebih banyak tentang kesehatan payudara dan gangguan yang bisa terjadi, termasuk abses payudara, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
kanker payudaramastitisabses payudara
Healthline. https://www.healthline.com/health/womens-health/female-reproductive-organs
Diakses pada 10 Maret 2021
Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/vulva-anatomy-4843376
Diakses pada 10 Maret 2021
University of Rochester Medical Center. https://www.urmc.rochester.edu/encyclopedia/content.aspx?contenttypeid=34&contentid=19522-1
Diakses pada 10 Maret 2021
Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/articles/4976-vulvar-care
Diakses pada 10 Maret 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait