logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kesehatan Wanita

10 Cara Merawat Vagina agar Tetap Sehat dan Jauh dari Penyakit

open-summary

Cara merawat vagina tidaklah rumit. Mulai dari rutin membersihkan vagina, menerima vaksin HPV, menjalani Pap smear secara teratur, menerapkan gaya hidup sehat, hingga tidak merokok.


close-summary

16 Okt 2019

| Nina Hertiwi Putri

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Cara merawat vagina antara lain dengan rajin membersihkan, menerima vaksin HPV, dan menjalani pap smear berkala

Cara merawat vagina antara lain rutin membersihkan dan menjalani pemeriksaan secara teratur

Table of Content

  • Cara merawat vagina yang tepat
  • Catatan dari SehatQ

Sebagai salah satu organ utama reproduksi wanita, kesehatan vagina wajib dijaga. Ada banyak cara merawat vagina yang dapat Anda coba, dari langkah sederhana yang bisa dilakukan sendiri di rumah hingga prosedur pemeriksaan rutin ke dokter.

Advertisement

Vagina sebenarnya bisa membersihkan diri secara alami dengan mengeluarkan cairan alias keputihan. Keputihan keluar sebagai cara organ intim ini untuk menjaga keseimbangan pH atau tingkat keasaman. Saat pH vagina tidak seimbang, risiko munculnya penyakit juga akan meningkat. pH seimbang dibutuhkan oleh flora normal untuk menjaga kesehatan vagina.

Kadar pH vagina yang normal memang sedikit asam, yaitu antara 3,8-4,5. Ini membuat bakteri, jamur, maupun penyebab penyakit lain sulit tumbuh dan memicu infeksi. Ketika vagina tidak dirawat dengan benar, angka pH normal vagina akan terganggu.

Cara merawat vagina yang tepat

Ada beberapa langkah perawatan yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan dan kebersihan vagina. Apa sajakah itu?  

Cara merawat vagina salah satunya dengan membersihkan secara teratur
Cara merawat vagina salah satunya dengan membersihkan secara teratur

1. Rutin membersihkan vagina

Cara paling dasar dalam merawat vagina adalah dengan menjaga kebersihannya. Setiap selesai buang air kecil maupun besar, pastikan Anda membasuh vagina dengan menggunakan air bersih yang mengalir.

Setelah itu, gunakan lap atau tisu berbahan lembut untuk mengeringkan area vagina. Usaplah vagina dari depan ke belakang (anus).

Anda juga bisa menggunakan air hangat untuk membersihkan vagina. Perlu diingat bahwa ketika buang air besar (BAB), pastikan Anda membersihkan vagina terlebih dulu daripada anus untuk menghindari bakteri berpindah dari belakang ke depan.

Saat sedang haid, Anda perlu lebih sering membersihkan vagina agar tidak terjadi penumpukan bakteri. Jangan lupa juga untuk mengganti pembalut setidaknya dua jam sekali.

Saat membersihkan vagina, sebaiknya tidak menggunakan sabun pembersih kewanitaan karena bisa mengubah pH normal vagina. Ini membuat vagina jadi lebih rentan terkena iritasi.

2. Ganti celana dalam secara berkala

Mengganti celana dalam secara berkala juga termasuk cara merawat vagina yang penting untuk diperhatikan. Gunakan celana dalam berbahan katun yang mampu menyerap keringat, sehingga kulit tetap bisa bernapas.

Setiap kali celana dalam terasa lembap, langsung ganti dengan celana dalam baru yang kering. Pasalnya, area lembap hanya akan mengundang datangnya bakteri jahat.

3. Konsumsi makanan yang menyehatkan vagina

Mengonsumsi makanan yang sehat dengan gizi seimbang berperan besar dalam menjaga kesehatan vagina. Bahkan, yoghurt dan makanan yang mengandung probiotik lainnya bisa menurunkan risiko infeksi jamur di vagina.

Makan yoghurt setiap hari bisa membantu dalam perawatan vagina karena kandungan Lactobacillus-nya akan membantu kaum hawa untuk menjaga keseimbangan flora normal di area organ intim ini.

Cara merawat kesehatan vagina adalah dengan pakai kondom saat berhubungan seks untuk mencegah infeksi penyakit menular
Gunakan kondom untuk melindungi vagina dari infeksi menular seksual

4. Gunakan alat pengaman saat berhubungan seks

Ada banyak infeksi yang bisa menular lewat hubungan seksual. Penyakit menular seksual ini tentu bisa mengganggu keseharian Anda bahkan menimbulkan komplikasi berbahaya dalam jangka panjang, termasuk gangguan reproduksi.

Karena itu, salah satu cara merawat kesehatan vagina adalah dengan tidak bergonta-ganti pasangan seksual atau menggunakan kontrasepsi seperti kondom saat berhubungan intim.

5. Dapatkan vaksin

Beberapa penyakit yang menyerang organ intim dan sekitarnya dapat menular lewat kontak seksual. Misalnya, kanker serviks dan hepatitis B. Kabar baiknya, penyakit-penyakit ini dapat dicegah dengan pemberian vaksin.

Anda bisa menjadwalkan untuk menerima vaksin HPV serta vaksin hepatitis B guna melindungi kesehatan vagina.

6. Lakukan Pap smear berkala

Cara merawat vagina lainnya adalah dengan melakukan Pap smear. Pemeriksaan ini bertujuan memantau kesehatan leher rahim atau serviks.

Tes Pap smear dapat dilakukan setiap tiga tahun sejak seorang wanita menginjak usia 21 tahun, atau setelah ia aktif berhubungan intim.

Bagi wanita di atas 30 tahun, Pap smear bisa dilakukan tiga tahun sekali; atau lima tahun sekali jika dilakukan bersamaan dengan tes HPV.

7. Lakukan senam Kegel

Tak hanya membuat pengalaman seksual menjadi lebih berkesan, senam Kegel juga termasuk cara merawat vagina yang bermanfaat. Melakukan senam ini secara rutin dapat membantu dalam melatih otot dasar panggul supaya kendali urine pun lebih terjaga.

no caption
Memperhatikan cara bercukur rambut kemaluan penting untuk kesehatan vagina

8. Perhatikan cara mencukur rambut kemaluan

Jika Anda termasuk orang yang rutin mencukur rambut kemaluan, perhatikan caranya dengan seksama sebagai cara merawat vagina yang tepat. Pasalnya, jika sampai salah, risiko vagina mengalami infeksi atau iritasi akan meningkat.

Untuk menjaga kebersihan selama bercukur, pastikan Anda selalu menggunakan pisau cukur baru. Lalu, basuh area vagina dengan air hangat serta sabun berbahan lembut tanpa kandungan parfum dan alkohol sebelum maupun setelah bercukur.

Anda tidak disarankan untuk mencukur habis rambut kemaluan. Pasalnya, keberadaan rambut ini sebenarnya memiliki fungsi baik untuk kesehatan organ intim. Contohnya, melindungi vagina dari bakteri dan penyebab penyakit lainnya.

9. Tinggalkan alkohol dan rokok

Gaya hidup tidak sehat seperti konsumsi minuman beralkohol dan merokok sebaiknya ditinggalkan. Pasalnya, substansi kimia di dalamnya dapat membawa pengaruh buruk bagi vagina dan organ reproduksi wanita secara umum.

10. Tambahkan cuka apel ke dalam air saat mandi

Mandi dengan air yang dicampur cuka juga bisa jadi salah satu cara merawat vagina. Menambahkan cuka apel dalam air rendaman mandi Anda dapat membantu untuk mengurangi bakteri yang buruk.

Meski demikian, cara ini sebaiknya hanya Anda lakukan sesekali ketika Anda sedang mengalami infeksi bakteri.

Mandi dengan air panas juga sebaiknya tidak terlalu sering dilakukan. Kebiasaan ini dapat mengubah kadar pH alami vagina.

Baca Juga

  • Ini Sebabnya Keputihan Berwarna Coklat Bisa Muncul
  • Vagina Lecet Dapat Membuat Aktivitas Terganggu, Apa Penyebabnya?
  • 18 Titik Rangsang Wanita dari Kepala hingga Kaki yang Banyak Tak Disadari

Catatan dari SehatQ

Selama Anda konsisten melakukan perawatan vagina seperti yang disebutkan di atas, kemungkinan bakteri atau jamur berkembang biak pun akan menurun.

Ingat pula bahwa aroma alami vagina memang bukan wangi seperti floral atau parfum. Jadi Anda tidak perlu membubuhkan pewangi tambahan dengan substansi kimiawi.

Vagina memang bisa membersihkan diri secara mandiri, namun tetap butuh tanggung jawab dan komitmen dari pemiliknya. Selain menerapkan cara-cara perawatan vagina di atas, jangan sepelekan pula apabila muncul gejala-gejala gangguan pada vagina atau vulva Anda.

Jika Anda masih punya pertanyaan seputar cara merawat vagina, berkonsultasilah secara langsung dengan dokter lewat fitur Chat Dokter yang ada di aplikasi kesehatan SehatQ. Unduh gratis di App Store maupun Google Play.

Advertisement

kesehatan organ intimorgan intim wanitakesehatan vagina

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved