Pola makan dan menu harian yang sehat dapat membantu meningkatkan fungsi otak
Makanan peningkat fungsi otak ini dapat Anda masukkan dalam menu harian

Penelitian yang dilakukan di Norwegia University of Science and Technology menemukan bahwa pria lebih cenderung mudah lupa daripada wanita. Meskipun demikian, penyebab dari hal ini belum diketahui secara pasti.

Gusar setelah membaca penelitian tersebut? Jangan khawatir, para pria dapat menanggulanginya dengan mengatur pola makan! Apa-apa saja makanan peningkat fungsi otak yang bisa dimasukkan ke dalam menu sehari-hari Anda? Ketahui jawabannya di bawah ini!

[[artikel-terkait]]

10 Makanan peningkat fungsi otak

Fungsi otak tidak hanya bisa ditingkatkan melalui terapi ataupun latihan-latihan peningkat fungsi otak, tetapi makanan tertentu dapat membantu untuk meningkatkan fungsi otak Anda, berikut adalah beberapa makanan peningkat fungsi otak yang bisa dicoba:

1. Ikan yang tinggi omega-3

Omega-3 memiliki beragam manfaat, salah satunya adalah meningkatkan fungsi otak dengan lapisan sel di otak. Omega-3 juga dapat mencegah Alzheimer’s disease dan penurunan mental karena faktor usia.

Tidak perlu kesulitan mencari ikan yang mengandung omega-3, karena ikan seperti salmon, tuna, makarel, dan sardin yang kaya omega-3 bisa ditemukan di berbagai pasar swalayan.

2. Kunyit

Kunyit tidak hanya bisa menjadi bumbu dapur pelengkap masakan, tetapi juga mampu meningkatkan fungsi otak. Kandungan antioksidan dan antiradang dalam kunyit memiliki berbagai manfaat bagi fungsi otak.

Salah satu manfaatnya adalah membantu meningkatkan memori pada penderita Alzheimer’s disease, merangsang pembentukan sel otak baru, dan meringankan depresi.

3. Biji labu kuning

Jangan langsung membuang biji labu kuning yang tidak terpakai, karena kabar baiknya kandungan antioksidan dalam biji labu kuning mampu melindungi fungsi otak dari radikal bebas.

Tidak hanya antioksidan, biji labu kuning juga kaya akan magnesium, zinc, zat besi, dan tembaga (copper) yang penting untuk menjaga fungsi otak

Kekurangan nutrisi-nutrisi di atas meningkatkan risiko gangguan fungsi otak, seperti migrain, Alzheimer’s disease, epilepsi, dan sebagainya.

4. Kacang-kacangan

Tidak hanya ikan, kacang-kacangan juga mengandung omega-3, vitamin E, dan antioksidan. Ketiga nutrisi tersebut meningkatkan memori dan fungsi otak. Vitamin E berfungsi untuk melindungi otak dari radikal bebas dan mungkin dapat mencegah Alzheimer’s disease.

Namun, penelitian lebih lanjut mengenai fungsi vitamin E dalam mencegah Alzheimer’s disease perlu dilakukan.

5. Brokoli

Tidak hanya memiliki kalori yang rendah, brokoli kaya akan antioksidan, dan vitamin K. Kandungan antioksidan dalam brokoli melindungi otak dari radikal bebas, sementara vitamin K meningkatkan lapisan lemak pada otak serta meningkatkan memori.

6. Cokelat hitam

Cokelat hitam mengandung antioksidan jenis flavonoid yang meningkatkan daya ingat dan mencegah penurunan fungsi otak karena faktor usia. Cokelat hitam tidak hanya membantu fungsi otak, tetapi juga mengubah suasana hati menjadi lebih positif.

7. Telur

Makanan peningkat fungsi otak bisa didapatkan dengan mudah dalam bentuk telur. Kandungan kolin dalam telur, terutama pada bagian kuningnya mampu meningkatkan fungsi otak dan memori.

Tidak hanya itu, vitamin B12,  B6, dan folat yang terdapat di dalam telur bisa memperlambat penurunan fungsi otak.

8. Makanan yang mengandung vitamin C

Vitamin C yang membantu menjaga daya tahan tubuh juga mampu mencegah Anda dari penurunan fungsi otak, menangkal radikal bebas, dan mencegah Alzheimer’s disease. Vitamin C bisa didapatkan dari jeruk, kiwi, jambu, paprika, strawberi, dan tomat.

9. Kacang kedelai

Jangan sepelekan kacang kedelai karena kandungan polifenolnya bisa menurunkan risiko penurunan fungsi otak dan demensia. Sama seperti makanan peningkat fungsi otak lainnya, kacang kedelai juga memiliki antioksidan yang berguna untuk melindungi otak.

10. Buah bluberi 

Buah bluberi adalah salah satu buah yang mampu meningkatkan fungsi otak. Bluberi dan buah beri lain yang berwarna gelap mengandung anthocyanins yang memiliki efek serupa antioksidan dan antiradang yang bisa menangkan radikal bebas dan peradangan.

Tidak hanya senyawa anthocyaninssenyawa katekin, quercetin, dan caffeic acid juga dapat menangkal radikal bebas dan peradangan yang memicu penuaan otak dan penyakit saraf. 

Penelitian lain menemukan bahwa buah bluberi mampu meningkatkan fungsi memori pada orang yang sudah lanjut usia dan memberikan manfaat terhadap saraf-saraf di otak.

Bagi Anda yang akhir-akhir ini mudah lupa atau ingin meningkatkan fungsi otak, coba makanan-makanan di atas dalam menu harian Anda.

Namun, jika Anda merasa bahwa frekuensi sering lupa Anda meningkat, maka Anda perlu mencoba untuk berkonsultasi ke dokter untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. 

Artikel Terkait

Banner Telemed