Penyebab dan Cara Mengatasi Rambut Bercabang yang Mudah Dilakukan


Rambut bercabang merupakan salah satu masalah rambut yang sering dialami oleh banyak orang. Rambut bercabang adalah suatu kondisi ketika rambut Anda sudah mengalami kerusakan. Bagaimana cara mengatasi rambut bercabang?

(0)
03 Feb 2020|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Ada beberapa cara mengatasi rambut bercabang yang bisa dilakukan dengan mudahRambut bercabang terjadi ketika ujung rambut menjadi kering dan rapuh sehingga terbelah menjadi dua bagian
Rambut bercabang merupakan salah satu masalah rambut yang sering dialami oleh banyak orang. Rambut bercabang adalah suatu kondisi ketika rambut Anda sudah mengalami kerusakan. Lantas, bagaimana cara mengatasi rambut bercabang?Sebelum mengetahui cara mengatasi rambut bercabang dengan tepat, alangkah baiknya Anda mengetahui penyebab rambut bercabang terlebih dahulu. Dengan demikian, cara mengatasi rambut bercabang bisa disesuaikan dengan penyebabnya. 

Apa penyebab rambut bercabang?

Rambut bercabang terjadi ketika ujung rambut menjadi kering, rapuh, dan kusam sehingga terbelah menjadi dua bagian atau lebih. Hal ini umumnya disebabkan oleh paparan sinar matahari, kebiasaan styling rambut, atau penggunaan produk rambut tertentu. Berikut adalah penyebab rambut bercabang selengkapnya. 

1. Kebiasaan rambut yang salah

Rambut bercabang bisa disebabkan oleh kebiasaan mengikat rambut
Mengikat rambut terlalu kencang bisa berisiko merusak rambut
Penyebab rambut bercabang yang paling umum adalah kebiasaan atau perlakuan rambut yang salah.Misalnya, menyisir rambut secara paksa, mengikat rambut terlalu kencang, sering mencuci rambut dengan suhu air terlalu panas, membungkus rambut basah dengan handuk, hingga tidur dengan kondisi rambut yang diikat ke belakang. Jika kebiasaan tersebut dilakukan secara terus-menerus, maka rambut bisa stres dan meningkatkan risiko kerusakan dengan ujung rambut terurai menjadi dua. 

2. Sering memakai alat penata rambut

Bagi Anda yang kerap menggunakan alat penata rambut, seperti hair dryer, catokan, dan alat pengeriting rambut, sebaiknya perlu waspada. Sebab, penggunaan hair dryer atau catokan terlalu sering jadi penyebab rambut bercabang. Suhu panas berlebihan yang berasal dari alat penata rambut dapat merusak kutikula (lapisan rambut paling luar) sehingga kelembapan rambut akan menghilang. Berkurangnya kelembapan pada kutikula rambut membuat rambut jadi lemah dan rentan mengalami pecah-pecah hingga kerusakan parah. 

3. Efek dari pewarnaan rambut

Penyebab rambut bercabang bisa karena efek pewarnaan rambut
Proses pewarnaan rambut bisa berisiko membuat rambut bercabang
Efek dari pewarnaan rambut juga dapat menjadi penyebab rambut bercabang. Perawatan rambut kimiawi memang dapat mengubah warna, bentuk, atau tekstur rambut.Proses tersebut melibatkan pemecahan ikatan rambut dan membentuknya kembali sehingga memberikan tampilan baru pada rambut. Namun, perubahan drastis tersebut yang membuat rambut menjadi sangat lemah dan rentan rusak yang ditandai dengan ujung rambut bercabang.

4. Penggunaan produk perawatan rambut yang tidak tepat

Penyebab rambut bercabang berikutnya adalah penggunaan produk perawatan rambut yang tidak tepat.Beberapa produk perawatan rambut yang dijual di pasaran biasanya mengandung bahan kimia, zat pengering, hingga alkohol yang berisiko menghilangkan kelembapan pada rambut dan kulit kepala. Misalnya, sejumlah produk sampo ada yang mengandung sodium lauryl sulfate dan sodium laureth sulfate, yakni suatu zat yang mampu memunculkan efek busa. Meski dapat membersihkan minyak dan kotoran di kepala Anda, penggunaan sampo dengan kandungan tersebut justru mampu menghilangkan kelembapan dan lemak esensial sehingga risiko rambut kering dan kusut, termasuk ujung bercabang bisa terjadi. 

5. Paparan sinar matahari berlebihan

paparan sinar matahari berlebih membuat rambut bercabang terjadi
Paparan sinar matahari berlebih bisa membuat ujung rambut bercabang
Tak hanya produk perawatan rambut yang salah, pengaruh paparan lingkungan juga bisa jadi penyebab rambut bercabang muncul. Paparan lingkungan yang dimaksud, seperti paparan sinar matahari yang berlebihan disertai kurangnya kelembapan yang membuat permukaan rambut jadi rusak. Akibatnya, ujung rambut terbelah atau bercabang bisa saja terjadi. 

6. Pola makan yang buruk

Penyebab rambut bercabang bisa disebabkan oleh pola makan yang buruk atau kekurangan nutrisi penting dalam memperkuat rambut, seperti protein, zinc, zat besi, dan asam folat.Maka dari itu, tak ada salahnya Anda rutin mengonsumi telur, bayam, salmon, alpukat, dan kacang-kacangan untuk mencegah rambut dari kerusakan, termasuk ujung rambut bercabang. 

7. Kurangnya asupan air dalam tubuh

Kurangnya asupan air dalam tubuh ternyata berpengaruh terhadap kondisi kesehatan rambut Anda. Pasalnya, kulit kepala bisa mengalami dehidrasi sehingga menghambat proses pertumbuhan rambut. Oleh sebab itu, Anda disarankan untuk mencukupi asupan air dalam tubuh sehingga kesehatan rambut dapat terjaga dengan baik. 

Bagaimana cara mengatasi rambut bercabang?

Beberapa cara mengatasi rambut bercabang yang bisa Anda lakukan adalah sebagai berikut. 

1. Memotong ujung rambut

Cara mengatasi rambut bercabang perlu memotong ujung rambut
Potong ujung rambut secara rutin untuk mengatasi rambut bercabang
Salah satu cara mengatasi rambut bercabang adalah dengan memotong ujung rambut. Rambut bercabang sering kali sulit diperbaiki sehingga memotong ujung-ujung rambut menjadi cara menghilangkan rambut bercabang yang mudah dilakukan. Memotong ujung rambut yang bercabang bisa mencegah rambut terlihat kering sehingga kerusakan rambut lebih lanjut bisa dihindari.Anda bisa memotong ujung rambut setidaknya sebulan sekali. Selain itu, setiap Anda melihat ujung rambut mulai terbelah atau terasa agak kering, maka sebaiknya segera potong rambut. 

2. Menyisir rambut secara perlahan

Rambut dalam kondisi kering atau basah terkadang sulit untuk disisir sehingga beberapa dari Anda mungkin kerap menyisir rambut secara kasar atau paksa. Menyisir rambut secara berlebihan atau kasar dapat menyebabkan rambut mengalami kerusakan, termasuk rambut bercabang, akibat gesekan yang ditimbulkan. Maka, usahakan untuk menyisir rambut perlahan. Anda bisa menyisir rambut sebelum mengeringkan atau menata rambut. American Academy of Dermatology menyarankan penggunaan sisir bergigi lebar atau jarang sebagai cara mengatasi rambut bercabang tanpa membuat ujung rambut rusak atau patah. Bagi Anda yang memiliki rambut lurus, sisir rambut dalam kondisi kering. Sedangkan, bagi pemilik rambut keriting, sisir rambut dalam kondisi lembap.

3. Keringkan rambut perlahan

Apakah Anda termasuk orang yang sering mengeringkan rambut dengan cara menggosok-gosokkan handuk dengan keras agar rambut lebih cepat kering? Jika iya, Anda harus menghindari hal ini karena kebiasaan tersebut bisa memperburuk kondisi rambut bercabang yang dialami. Sering menggosokkan rambut yang basah menggunakan handuk rentan membuat ujung rambut patah sekaligus merusak kutikula rambut. Sebaiknya, gosok rambut secara perlahan dan lembut saat mengeringkan rambut, atau bungkus rambut dengan handuk selama beberapa saat.Sebisa mungkin, biarkan rambut kering dengan sendirinya. Jika Anda harus menggunakan hair dryer, gunakan dalam suhu paling rendah serta batasi waktu penggunaannya agar tidak terlalu sering.

4. Gunakan kondisioner rambut

Penggunaan kondisioner rambut bisa jadi cara mengatasi rambut bercabang
Gunakan kondisioner pada bagian tengah hingga ujung rambut
Cara mengatasi rambut bercabang perlu diiringi dengan penggunaan kondisioner rambut. Kondisioner dapat membuat rambut jadi lebih sehat dan ternutrisi dengan baik. Pasalnya, kondisioner bisa melindungi ujung-ujung rambut yang bercabang. Cara menggunakan conditioner adalah cukup oleskan pada bagian tengah sampai ujung rambut setelah mencuci rambut. 

5. Pakai masker rambut

Penggunaan masker rambut bisa menjadi cara mengatasi rambut bercabang yang bisa Anda lakukan. Langkah ini juga berguna bagi Anda yang memiliki rambut kering, terutama pada bagian ujungnya, karena rentan mengalami kerusakan atau bercabang. Masker rambut dapat mengembalikan kelembapan rambut yang hilang sekaligus memperkuat rambut agar tidak mudah rapuh. Tak hanya itu, masker rambut dapat mengurangi kerusakan rambut sehingga terasa halus dan tampak berkilau. Anda dapat membeli produk masker rambut instan di sejumlah toko kecantikan maupun swalayan. Anda juga bisa membuat masker rambut alami yang terbuat dari minyak kelapa, madu, gel lidah buaya, pisang, dan masker zaitun. Gunakan masker rambut minimal 20 menit, atau semalaman, agar manfaat yang didapat bisa terasa maksimal. 

6. Batasi penggunaan alat penata rambut

Penggunaan alat penata rambut perlu dibatasi agar rambut bercabang tidak semakin parah
Gunakan serum rambut dulu bila ingin menggunakan alat penata rambut
Bagi beberapa orang, penggunaan alat penata rambut mungkin sulit untuk dihindari. Namun, bagi Anda yang mengalami masalah rambut bercabang parah, cara menghilangkan rambut bercabang ini perlu dilakukan. Pasalnya, suhu panas yang berasal dari alat penata rambut bisa membuat rambut semakin kering dan mengubah struktur protein pada rambut. Alhasil, ujung rambut yang bercabang bisa semakin parah dan banyak. Jika tidak bisa menghindarinya, gunakan alat penata rambut dalam suhu yang rendah. Selain itu, Anda perlu mengoleskan serum rambut atau produk pelindung rambut terlebih dahulu sebelum mengeringkan atau menata rambut dengan alat styling rambut agar terhindar dari kerusakan. 

7. Beri jeda waktu untuk melakukan perawatan rambut kimiawi

Perawatan rambut kimiawi, seperti pewarnaan atau pengeritingan rambut yang dilakukan terlalu sering dapat berdampak buruk pada rambut. Oleh karena itu, Anda perlu memberi jeda sebelum melakukan perawatan rambut kimiawi sebagai cara mengatasi rambut bercabang.Misalnya, jika Anda baru saja melakukan proses pengeritingan atau pelurusan rambut, maka beri jeda kurang lebih 2 minggu lamanya apabila ingin mewarnai rambut. 

Adalah cara menghilangkan rambut bercabang secara alami?

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, penggunaan masker rambut bisa jadi cara menghilangkan rambut bercabang secara alami. Adapun beberapa cara menghilangkan rambut bercabang secara alami yang bisa dicoba di rumah, antara lain:

1. Bilas dengan air perasan lemon

Cara mengatasi rambut bercabang bisa dengan air lemon
Air perasan lemon bisa digunakan sebagai kondisioner alami
Salah satu cara menghilangkan rambut bercabang secara alami bisa dengan air lemon. Air lemon adalah kondisioner alami yang diyakini dapat membersihkan rambut dengan baik. Bahan alami ini juga dapat membantu mencegah kerusakan helai rambut Anda. Setelah keramas, bilas rambut Anda menggunakan air perasan lemon yang telah dicampur air. Lalu, keringkan rambut secara perlahan menggunakan handuk.

2. Oleskan gel lidah buaya

Cara menghilangkan rambut bercabang dengan gel lidah buaya dapat membantu meningkatkan kesehatan rambut, menambah volume rambut, dan melindunginya dari kerusakan akibat panas atau sinar matahari. Anda hanya perlu mengoleskan campuran gel lidah buaya dan air perasan jeruk nipis mulai dari akar ke ujung rambut. Diamkan selama kurang lebih 1 jam. Lalu, bilas rambut menggunakan sampo dan air seperti biasa.

3. Oleskan minyak kelapa

Oleskan minyak kelapa sebagai cara mengatasi rambut bercabang
Minyak kelapa bisa mencegah rambut kering 
Cara menghilangkan rambut bercabang dengan minyak kelapa dapat membantu mencegah rambut kering. Kandungan pada minyak kelapa dapat meresap ke rambut hingga ke pori-porinya serta memperkuat rambut agar tidak rentan patah dan bercabang. Anda dapat mengoleskan minyak kelapa 1-2 kali per minggu, diamkan selama 15 menit, lalu bilas sampai bersih. 

Catatan dari SehatQ

Punya masalah rambut bercabang memang dapat mengganggu karena memengaruhi penampilan. Nah, Anda bisa melakukan berbagai cara mengatasi rambut bercabang yang mudah di atas agar terbebas dari masalah rambut. Jika masalah rambut bercabang tak kunjung hilang setelah menerapkan berbagai langkah di atas, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Pasalnya, dalam beberapa kasus, penyebab rambut bercabang dan kering merupakan tanda dari masalah kesehatan tertentu, seperti gangguan makan atau hipertiroidisme. Anda bisa berkonsultasi langsung dengan dokter melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Caranya, unduh sekarang di App Store dan Google Play.
kulit dan kecantikankesehatan rambutrambut kering
Healthline. https://www.healthline.com/health/how-to-get-rid-of-split-ends#prevention
Diakses pada 03 Februari 2020
Web MD. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/hair-loss/qa/how-do-you-treat-split-ends
Diakses pada 03 Februari 2020
Style Craze. https://www.stylecraze.com/articles/treating-preventing-and-removing-split-ends/#24-cutting-and-trimming
Diakses pada 03 Februari 2020
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4387693/
Diakses pada 03 Februari 2020
American Academy of Dermatology. https://www.aad.org/public/diseases/hair-loss/insider/stop-damage
Diakses pada 22 Maret 2021
eMedihealth. https://www.emedihealth.com/split-ends-treatments.html
Diakses pada 22 Maret 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait