Ini Jenis-Jenis Bayi Kembar Siam yang Belum Banyak Diketahui Orang


Meskipun terbilang jarang, beberapa kehamilan bisa melahirkan bayi kembar siam. Bayi kembar memiliki beberapa tipe, salah satunya adalah kembar parapagus.

(0)
08 May 2019|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Kebanyakan jenis-jenis kembar siam memiliki jenis kelamin perempuanKembar siam terjadi pada 1,5% dari 100.000 kelahiran di seluruh dunia.
Pada sebagian besar kehamilan kembar, embrio terpisah dari dua atau lebih bayi. Namun ketika embrio tidak terpisah sepenuhnya dan tetap terhubung secara fisik, maka bayi kembar ini berkembang menjadi menjadi kembar siam. Jenis-jenis kembar siam sendiri ada banyak ragamnya. Kembar siam diperkirakan terjadi pada sekitar 1,5% per 100.000 kelahiran di seluruh dunia. Sekitar 75% dari kembar siam, berjenis kelamin perempuan.Istilah kembar siam sebenarnya tidak digunakan dalam dunia medis. Sebab, istilah tersebut merujuk pada suatu kasus kelahiran kembar yang terkenal di Thailand, pada abad ke-19.

Gejala kehamilan bayi kembar siam

Tidak ada tanda atau gejala khusus yang menunjukkan kehamilan  bayi kembar siam. Penyebab kembar siam pun tidak diketahui secara pasti. Karena kondisi ini sangat jarang, maka tidak ada faktor risiko yang diketahui bisa berkontribusi terhadap kehamilan kembar siam.Keluhan saat hamil kembar umumnya sama dengan gejala kehamilan janin normal. Sejumlah gejala kehamilan yang biasanya muncul seperti mual, lemas hingga muntah-muntah.Baca juga: Hamil Kembar, Inilah 13 Hal yang Perlu Anda Ketahui

Jenis-jenis kembar siam

Bayi kembar siam dapat berbagi anggota tubuh di satu lokasi atau lebih. Selain itu, kehamilan ini juga bisa berbagi bagian tubuh atau organ internal lainnya. Jenis bayi kembar siam tergantung pada posisi anggota tubuh yang bergabung.Berikut jenis bayi kembar siam yang perlu dipahami ibu hamil:

1. Kembar thoracopagus atau xiphopagus

Bayi kembar siam thoracopagus, bergabung di bagian dada. Bayi kembar siam kelompok ini berbagi jantung, hati, dan organ tubuh bagian atas lainnya. Sebagian besar kasus bayi kembar siam masuk ke dalam kategori ini.

2. Kembar craniopagus

Jenis kembar siam craniopagus bergabung di kepala, tepatnya di beberapa daerah tengkorak, dan bagian belakang, atas atau samping kepala, tapi wajah keduanya tidak bergabung. Bayi kembar siam ini berbagi sebagian dari tengkorak, namun biasanya memiliki otak yang terpisah.

3. Kembar parapagus

Jenis kembar siam parapagus bergabung di bagian samping tubuh, tepatnya di daerah pinggul, dada, dan perut. Mereka dapat tergabung di bagian perut sebagian atau seluruhnya. Bayi kembar siam ini mungkin memiliki jumlah anggota badan yang berbeda, dengan dua kepala yang terpisah.

4. Kembar omphalopagus

Jenis kembar siam omphalopagus bergabung di dekat perut atau pusar. Bayi kembar siam ini biasanya berbagi hati atau organ tubuh bagian bawah, seperti usus kecil.

5. Kembar ischiopagus

Dikutip dari Parenting Firstcry, jenis kembar siam ischiopagus bergabung di daerah panggul, baik berhadapan atau saling membelakangi. Bayi kembar siam ini, berbagi organ hati, sistem pencernaan, saluran genital atau saluran kemih.

6. Kembar pygopagus

Jenis kembar siam pygopagus umumnya bergabung di belakang, tepatnya di tulang belakang bagian bawah dan bokong. Beberapa bayi kembar siam ini berbagi saluran pencernaan atau bahkan berbagi organ kelamin.

7. Kembar cephalopagus

Jenis-jenis kembar siam cephalopagus bergabung di wajah, dan bagian atas tubuh. Kedua wajah bayi kembar siam muncul di sisi berlawanan dari kepala yang sama, dan berbagi otak. Akan tetapi, bayi kembar siam seperti ini jarang bertahan hidup.

8. Kembar rachipagus atau rachiopagus

Jenis kembar siam rachipagus bergabung di bagian belakang tubuh, tepatnya sepanjang tulang belakang. Akan tetapi, bayi kembar siam jenis ini sangat jarang ditemukan.Setelah bayi kembar siam lahir, keputusan untuk melakukan pemisahan, bergantung pada tingkat keberhasilan prosedur tersebut.Pada banyak kehamilan, bayi kembar siam mati di dalam rahim, atau tidak bertahan hidup lama setelah lahir. Akan tetapi, ada pula yang dapat bertahan dan berhasil menjalani pemisahan.Baca juga: Tips Hamil Bayi Kembar: dari Sukses Promil Sampai Menjaga Kandungan agar Tetap Sehat

Kapan harus ke dokter?

Jika Anda mengalami keterlambatan menstruasi, terutama sedang merencanakan kehamilan, jangan lupa untuk rutin memeriksakan kehamilan ke dokter.Jika Anda mengandung bayi kembar siam, kontrol rutin ke dokter perlu dilakukan setelah persalinan. Bayi yang lahir dengan kondisi ini berisiko mengalami gangguan kesehatan, tergantung pada bagian tubuh yang terhubung.Pemeriksaan dokter ini penting dilakukan untuk mencegah terjadinya komplikasi kehamilan.Jika ingin berkonsultasi langsung pada dokter terkait jenis-jenis kembar siam, Anda bisa  chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
kehamilanpersalinankembar siamkehamilan bayi kembar
Medicine Net. https://www.medicinenet.com/conjoined_twins/article.htm#what_are_conjoined_twins Diakses pada 19 April 2019Firstcry Parenting. https://parenting.firstcry.com/articles/conjoined-twins-causes-signs-and-treatment/?amp
Diakses pada 19 April 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait