Setelah bayi berusia 6 bulan, kebutuhan bayi sudah tidak terbatas hanya pada ASI
Makanan bayi yang umum pada sekitar usia 6 bulan berbentuk bubur

Periode pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (atau MPASI) pertama bisa menjadi masa yang paling menyenangkan dan seru. Memasuki usia di atas 6 bulan, makanan bayi tidak lagi hanya dari program ASI eksklusif atau susu formula, tetapi akan diselingi dengan variasi makanan dan penyajian yang lezat.

Apa saja makanan bayi 6 bulan yang bisa dikenalkan dan cara-cara terbaiknya? Mari pahami terlebih dahulu 8 cara memulai MPASI dengan makanan bayi tepat.

1. Siap MPASI

Pertama-tama, pastikan dulu bayi sudah siap untuk menerima makanan bayi solid atau semi padat dengan kriteria-kriteria berikut ini:

  • Bisa mengangkat kepala dengan tegak.
  • Bisa duduk dengan sedikit bantuan, misalnya saat dipangku atau di kursi makan bayi.
  • Mulai menunjukkan gelagat mau mengunyah.
  • Memperlihatkan minat terhadap makanan selain susu.
  • Sudah mencapai berat badan 2x dari berat badan lahir.
  • Koordinasi tangan dan motorik yang cukup baik.

2. Makanan Pendamping ASI/Susu Formula

Perlu diingat bahwa bayi berusia 6 bulan masih membutuhkan nutrisi utama dari ASI atau susu formula. Makanan padat hanya berfungsi sebagai tambahan, dan Anda masih tetap harus memberikan banyak ASI atau susu formula.

Bayi berusia 6 bulan berada dalam tahapan pertumbuhan yang cepat dan membutuhkan lebih banyak energi dan nutrisi daripada usia-usia lainnya. Maka dari itu, pastikan Anda memberikan makanan padat pada bayi setelah selesai menyusui mereka, atau di luar jadwal menyusu, supaya bayi Anda tetap mendapat cukup susu.

3. Perkenalkan Sereal

Sereal sering menjadi salah satu alternatif makanan bayi 6 bulan yang ideal, terutama jenis sereal yang sudah diperkaya dengan zat besi. Sereal umumnya tidak berasa, mudah disiapkan, dan tidak rentan alergi.

Jangan memasukkan sereal dalam botol susu. Campur susu atau air dan berikan sereal dengan sendok.

Jika Anda menyusui, jangan campurkan ASI dengan sereal saat pertama memberikannya. Tunggu hingga bayi menunjukkan tanda-tanda menginginkannya baru Anda berikan.

Selain itu, akan menjadi sia-sia jika Anda membuang ASI Anda, maka dari itu campurkan sereal dengan sedikit air terlebih dahulu. Jika bayi Anda mau mengonsumsinya, cobalah untuk mencampurkannya dengan ASI.

4. Banyak Latihan

Masa MPASI adalah tahap alami bagi anak yang menginjak usia diatas 6 bulan. Akan tetapi, latihan demi latihan tetap harus dilakukan supaya bayi mahir menyantap makanan bayi. Jangan paksakan baik dari porsi, kecepatan makan, atau variasi makanan. Mulai dengan sabar dan perlahan, supaya anak menyukai sesi makan setiap saat.

5. Buah dan Sayuran

Perkenalkan buah dan sayuran sebagai makanan bayi secara bergantian atau satu persatu. Anda harus memperhatikan reaksi bayi terhadap jenis buah atau sayur tertentu, misalnya dari segi tekstur, rasa, alergi, hingga kualitas fesesnya.

6. Hindari Susu Sapi dan Madu

Susu sapi dan madu tidak disarankan sebagai makanan bayi jika bayi belum memasuki usia 1 tahun. Pasalnya, sistem pencernaan bayi belum siap untuk menerima susu sapi sehingga dikhawatirkan bisa menimbulkan masalah kesehatan. Sedangkan madu termasuk jenis makanan yang bisa menyebabkan risiko botulisme.

7. Tahu Kapan Harus Berhenti

Perhatikan tanda-tanda jika bayi sudah kenyang, antara lain:

  • Menghindari sendok, baik dengan tangan atau saat bayi mulai menggelengkan kepala.
  • Tidak mau membuka mulut dan menerima suapan.
  • Melepeh atau mengeluarkan makanan dari mulut.
  • Menangis.

Ingat kalau bayi hanya memerlukan sedikit porsi saat memulai masa MPASI. Hentikan jika bayi menunjukkan tanda-tanda kenyang dan jangan diforsir.

8. Pengenalan Finger Foods

Makanan bayi yang umum pada sekitar usia 6 bulan adalah berbentuk bubur. Contohnya, sereal, puree atau makanan yang dihaluskan, makanan semi padat (seperti kentang rebus yang dihancurkan), dan semacamnya.

Memasuki usia 9 bulan, orangtua boleh memperkenalkan finger foods atau makanan bayi padat yang mudah terurai di dalam mulut. Hal ini baik untuk melatih otot motorik tangan dan daya kognitifnya. Sebagai contoh, Anda bisa memberikan brokoli atau wortel rebus, keju, atau camilan bayi.

Babycentre. https://www.babycentre.co.uk/x1051544/how-can-i-tell-if-my-baby-is-ready-for-solids
Diakses September 2018.

Healthline. https://www.healthline.com/health/parenting/6-month-old-feeding-schedule#types-of-foods
Diakses 20 Maret 2019.

UNICEF. https://www.unicef.org/parenting/food-nutrition/feeding-your-baby-6-12-months
Diakses 20 Maret 2019.

Artikel Terkait

Banner Telemed