Penyebab Bayi Menangis Terus yang Umum Terjadi dan Cara Mengatasinya


Bayi menangis terus sebenarnya merupakan bentuk komunikasi. Penyebabnya bisa dikarenakan ia merasa tidak nyaman akibat merasa lapar hingga membutuhkan perhatian dari orang tuanya

(0)
22 Mar 2019|Aby Rachman
Bayi menangis terus umumnya terjadi akibat rasa laparBayi menangis terus terjadi karena lapar dan merasa tidak nyaman
Bayi menangis terus merupakan tanda ketika bayi sedang memberitahukan sesuatu kepada orang di sekitarnya. Umumnya, orang tua bisa mendapati bayi rewel di malam hari. Namun, sebenarnya, bayi kerap rewel dan menangis terus bisa terjadi kapan saja.Memahami apa yang menjadi penyebab bayi menangis adalah kunci yang membuat orang tua tahu apa yang diinginkan oleh si Kecil.Sebenarnya, menurut penelitian yang diterbitkan European Child & Adolescent Psychiatry, rata-rata, bayi rewel dan menangis selama 1-2 jam dalam 24 jam seminggu.Namun, penelitian ini menyatakan, jika bayi sering menangis hingga 3 jam atau lebih dalam sehari, tangisan tersebut dikategorikan sebagai tangisan hebat.

Penyebab bayi rewel dan menangis terus

Untuk memahami alasan bayi menangis terus-menerus, berikut 7 penyebab bayi rewel hingga menangis:

1. Kelaparan

Bayi menangis terus karena merasa lapar
Penyebab bayi rewel dan menangis yang paling umum adalah karena lapar. Apabila bayi terus menangis setelah 3 hingga 4 jam setelah menyusu atau makan dan popoknya terlihat bersih, maka alasan tangisan tersebut kemungkinan besar adalah karena rasa lapar. Hal ini biasanya terjadi pada bayi baru lahir. Semakin muda usia bayi, maka ia akan semakin sering lapar. Lambung bayi masih berukuran sangat kecil sehingga tidak membutuhkan waktu lama bagi Si Kecil untuk merasa lapar. 

2. Merasa tidak nyaman atau kesakitan

Rasa sakit mampu menyebabkan bayi rewel dan menangis tiada henti
Seiring berjalannya waktu, orang tua akan dapat membedakan penyebab bayi menangis terus dari suara tangisannya. Saat bayi merasa kesakitan, suara tangisannya akan terdengar melengking dan bernada tinggi.Sementara, saat bayi merasa tidak nyaman, seperti popoknya sudah terlalu penuh, kepanasan, atau kedinginan, bayi umumnya akan menangis sambil melengkungkan punggungnya ke atas, seolah menjauhi sumber ketidaknyamanannya.Selain itu, adanya gas, kolik, dan refluks akan menyebabkan rasa tidak nyaman bagi bayi Anda dan menyebabkan bayi menangis terus. Baca juga: Penting! Inilah Cara Menidurkan Bayi yang Rewel Karena Sakit

3. Kelelahan

Terlalu lelah juga memicu bayi terus menangis
Saat bayi merasa lelah, mereka akan lebih suka menangis dan rewel ketimbang tertidur. Tangisan akibat kelelahan, biasanya sangat keras dan terdengar begitu rewel.Namun, ini akan menghilang seiring bayi tidur. Coba goyangkan badannya dan memberikan suara yang menenangkan saat Anda menempatkannya di atas kasur atau di dalam kotak tidur.

4. Popok penuh

Popok penuh membuat risih sehingga bayi menangis terus
Salah satu yang membuat si Kecil menangis adalah karena ada sesuatu dalam popoknya yang perlu diganti. Selain lapar, hal ini bisa menjadi penyebab bayi nangis dan rewel.Anda dapat mengecek popok bayi saat ia menangis. Sebagian bayi akan langsung menangis, sementara sebagian lainnya akan menunggu beberapa saat sebelum akhirnya menangis.

5. Butuh pelukan

Tidak dipeluk picu bayi terus menangis akibat butuh perhatian 
Dalam beberapa minggu pertama setelah kelahirannya, bayi menginginkan banyak perhatian dari Anda. Jadi, nikmati pelukan dengan kontak kulit dan cobalah untuk lebih banyak berinteraksi dengan bayi Anda. Kedua hal tersebut akan membantu menenangkannya.Setiap bayi dilahirkan dengan keunikan tersendiri. Ada bayi yang memang menginginkan kontak lebih dengan orang tuanya. Tangisan mereka dapat menandakan bahwa ia membutuhkan perhatian atau pelukan dari orang tuanya.

6. Suhu sekitar terlalu panas atau dingin

Suhu udara terlalu panas menyebabkan bayi tidak nyaman dan menangis terus
Periksalah suhu tubuh bayi Anda. Saat bayi demam atau udara yang terlalu panas atau dingin di sekitarnya, dapat menjadi penyebab bayi rewel.Bayi yang baru lahir juga akan lebih mudah menangis saat kedinginan. Sebab, mereka terbiasa dengan suhu hangat dalam rahim ibunya.Itulah sebabnya bayi bisa menangis saat Anda mengganti popoknya. Bayi juga lebih senang saat memakai pakaian yang lebih dari satu lapis.Baca juga: Suhu Tubuh Normal Bayi Berbeda dari Orang Dewasa, Ini Cara Mengukurnya

7. Terlalu bersemangat

Sehabis bermain, bayi menangis terus karena butuh ketenangan
Bayi merasa tidak nyaman jika terlalu banyak dioper ke sana ke mari oleh orang-orang sehingga bisa membuatnya menangis.Ia hanya butuh istirahat usai bermain. Untuk itu, coba biarkan bayi tenang dan beristirahat setelah bermain.

8. Sensitif terhadap jenis makanan tertentu

Reaksi alergi membuat tidak nyaman sehingga bayi terus menangis
Jika bayi memiliki alergi terhadap salah satu makanan atau minuman, hal ini akan membuatnya tidak merasa nyaman. Sebab, ia akan mengalami gejala-gejala alergi makanan atau minuman, seperti ruam hingga pilek.

Cara menenangkan bayi menangis terus

Tentu, ada perasaan tidak nyaman pada bayi jika si Kecil menangis terus-menerus. Untuk mengatasinya, American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan cara menenangkan bayi saat menangis terus-menerus seperti:

1. Bedong

Bedong juga bisa kurangi si Kecil menangis terus
Balut bayi Anda dengan bedong agar ia merasa nyaman dan aman. Namun, jangan lakukan ini pada saat cuaca panas. Hal ini justru membuatnya merasa semakin panas dan ada kemungkinan tangisan Si Kecil terjadi lagi.

2. Gendong bayi di lengan

Saat memberikan perawatan bayi rewel berupa menggendongnya, letakkan tubuh Si Buah Hati Anda di sisi kirinya. Hal ini berguna agar perut bayi menopang tubuhnya. Selain itu, hal ini juga membantu pencernaannya.Saat menggendong, jangan lupa usap punggungnya dengan lembut. Tujuannya, untuk menenangkannya  dan mengantarkan bayi untuk tidur. Saat ia terlelap, jangan lupa letakkan ia di kasurnya dengan posisi terlentang.

3. Beri suara menenangkan

White noise membuat bayi tenang dan cegah ia menangis terus
Salah satu cara untuk menenangkan bayi menangis terusadalah beri suara bisikan seperti "ssshhh" secara halus ataupun beri suara kipas angin. Suara ini merupakan white noise yang akan mengingatkannya saat berada di rahim. Oleh karena itu, mereka akan merasa nyaman.

4. Ajak bayi jalan-jalan

Gendong bayi, lalu Anda berjalan ke sana ke mari atau goyangkan secara perlahan. Gerakan menenangkan ini juga mengingatkan bayi saat berada di rahim sehingga ia bisa lebih tenang dan nyaman.

5. Hindari memberi makan berlebihan

Hindari beri makan terlalu banyak untuk cegah si Kecil menangis terus
Memang, salah satu penyebab bayi sering menangis adalah karena kelaparan. Namun, menyuapi atau memberikan ASI terus-menerus juga membuatnya tidak nyaman.Setidaknya, beri jeda waktu selama 2 hingga 2,5 jam dari jadwal makan atau menyusui sebelumnya.

6. Isap sesuatu

Berikan sesuatu yang bisa diisap untuk bayi, seperti botol bayi ataupun empeng untuk membuatnya tenang. Bayi akan lebih tenang dan nyaman jika ia menghisap sesuatu sehingga tangisnya akan berhenti.

7. Ganti makanannya

Ganti MPASI untuk hindari alergi sehingga bayi menangis terus
Jika ia memiliki sensitif terhadap makanan tertentu ataupun memiliki alergi makanan, ganti menu makanan pendamping ASI (MPASI). Hal ini bertujuan untuk menghindari pemicu alergi yang sebabkan bayi sering menangis.

8. Ubah pola diet ibu menyusui

Beberapa kandungan makanan dan minuman bisa terserap ASI. Untuk itu, ibu menyusui sebaiknya kurangi produk susu, kafein, makanan pedas, atau makanan yang memicu gas, seperti bawang dan kubis.Hal ini bertujuan agar kandungan tersebut tidak dikonsumsi bayi melalui ASI dan menyebabkan bayi rewel.

Catatan dari SehatQ

Si Kecil menangis terus sebenarnya merupakan bentuk komunikasinya kepada orang-orang di sekitarnya. Hal ini bertujuan agar keinginannya bisa dipenuhi.Nyatanya, hal terpenting untuk menenangkannya adalah dengan membuat bayi merasa nyaman. Bahkan, suasana pun sebisa mungkin dibuat seperti saat ia berada di rahim. Sebab, bayi memang membutuhkan adaptasi saat berada di lingkungan barunya.Namun, jika tangisan tak kunjung berhenti dan Anda tidak dapat menemukan penyebab bayi rewel dan tidak berhenti menangis, segera hubungi dokter anak melalui chat di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.Jika Anda ingin melengkapi keperluan bayi, kunjungi Toko SehatQ untuk mendapatkan penawaran menarik.Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
bayi menangismerawat bayimengatasi bayi reweltumbuh kembang bayikolik pada bayi
Mother and Baby UK. https://www.motherandbaby.co.uk/baby-and-toddler/baby/why-is-my-baby-crying/which-cry-is-that-7-reasons-why-your-baby-might-be-crying
Diakses pada November 2018
WebMD. https://www.webmd.com/parenting/baby/features/soothing-your-crying-baby
Diakses pada 22 Maret 2019
Baby Centre. https://www.babycentre.co.uk/a536698/seven-reasons-babies-cry-and-how-to-soothe-them
Diakses pada 22 Maret 2019
European Child & Adolescent Psychiatry. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5323467/
Diakses pada 11 November 2020
American Academy of Pediatrics. https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/baby/crying-colic/Pages/Calming-A-Fussy-Baby.aspx
Diakses pada 11 November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait