7 Penyebab Punggung Terasa Panas yang Perlu Diwaspadai

Punggung terasa panas menjadi salah satu masalah pada punggung yang cukup banyak dirasakan
Nyeri saraf bisa menyebabkan punggung terasa panas

Masalah pada punggung kerap dialami oleh banyak orang, mulai dari pegal linu, nyeri punggung, hingga punggung terasa panas. Khusus untuk punggung terasa panas, masalah ini bisa tiba-tiba datang tanpa Anda ketahui apa penyebabnya.

Rasa panas pada pungggung umumnya akan hilang dengan sendirinya, namun ini juga bisa menjadi tanda dari masalah medis tertentu. Lantas, apa saja penyebab punggung terasa panas yang mungkin terjadi?

Berbagai penyebab punggung terasa panas

Punggung terasa panas dapat berkaitan dengan masalah kulit, saraf, ataupun yang lainnya. Kondisi ini bisa membuat Anda tidak nyaman, bahkan mengganggu aktivitas sehari-hari. Beberapa kemungkinan penyebab punggung terasa panas, di antaranya:

  • Terbakar sinar matahari

Jika punggung terasa panas setelah beraktivitas di luar pada siang hari, bisa saja karena kulit yang terbakar matahari. Kulit punggung atau pundak bagian atas dapat mudah terbakar oleh sinar matahari jika tidak ditutupi.

Ketika mengalami kondisi ini, kulit dapat terasa panas saat disentuh. Selain itu, area kulit yang terbakar juga dapat menjadi merah dan mengelupas. Jika sengatan panasnya tergolong parah, kondisi ini bisa menyebabkan dehidrasi, demam, dan kulit melepuh yang harus segera mendapatkan perawatan medis.

  • Infeksi kulit

Infeksi kulit dapat menyebabkan kulit yang terjangkit, termasuk punggung, terasa panas saat disentuh. Ketika tubuh melawan infeksi, maka sensasi panas timbul sebagai tandanya. Selulitis menjadi infeksi kulit yang sering menyebabkan kulit terasa hangat atau panas. 

Tak hanya merasa panas, orang yang mengalami infeksi kulit juga mungkin mengalami pembengkakan, kemerahan, dan nyeri di sekitar area yang terkena. Pada kasus yang serius, hal ini dapat menyebabkan demam. Infeksi yang dapat menyebabkan panas pada kulit salah satunya adalah herpes zoster dengan gejala nyeri, panas dan adanya bintil bergerombol.

  • Nyeri saraf

Salah satu penyebab paling umum dari punggung terasa panas, yaitu nyeri saraf. Tak hanya menyebabkan panas, kondisi ini juga dapat menimbulkan sensasi terbakar, kesemutan, linu, mati rasa, atau seperti tersengat listrik. 

Sensasi panas yang muncul dapat terjadi karena terdapat bagian saraf yang terluka atau tertekan. Hal ini dapat menyebabkan saraf tak dapat mengirimkan sinyal dengan normal sehingga tubuh menunjukkan reaksi tak biasa, seperti sensasi panas.

Jenis nyeri saraf yang kerap muncul dan menjadi penyebab punggung terasa panas, yaitu radikulopati. Masalah ini terjadi karena tekanan atau peradangan pada saraf tulang belakang. Sementara pada penderita diabetes, kerusakan saraf yang dapat menyebabkan terasa panas pada punggung adalah neuropati diabetik.

  • Heartburn (asam lambung naik)

Heartburn terjadi ketika asam lambung naik kembali ke kerongkongan. Masalah ini biasanya terjadi karena makan terlalu banyak atau mengonsumsi makanan yang sangat asam. 

Orang yang mengalami naik asam lambung biasanya merasakan sakit di tengah dada, namun pada kasus yang parah dapat menjalar ke punggung. Penderitanya juga bisa merasakan panas di bagian tengah punggung atas.

  • Multiple sclerosis

Multiple sclerosis adalah penyakit neurologis yang terjadi karena kerusakan myelin (lapisan pelindung serabut saraf di otak dan sumsum tulang belakang). 

Kerusakan ini mengubah cara sinyal ditafsirkan sehingga menyebabkan gejala, seperti kelemahan dan kekakuan otot, kesemutan, mati rasa, nyeri, dan sensasi panas. Kondisi ini paling sering terasa di lengan dan kaki, namun dapat pula di punggung.

  • Penyakit Lyme

Penyakit Lyme adalah infeksi yang ditularkan lewat gigitan kutu. Kondisi ini ditandai dengan nyeri otot, nyeri sendi, dan kelelahan yang ekstrem. Menurut penelitian yang dipublikasikan pada jurnal Current Infectious Disease Reports, 15 persen penderita penyakit Lyme mengalami masalah pada sistem sarafnya.

Ketika penyakit ini memengaruhi sistem saraf, maka dapat menyebabkan ujung saraf di tulang belakang meradang dan teriritasi sehingga menimbulkan sensasi terbakar di punggung. Penyanyi terkenal Avril Lavigne mengaku pernah menderita penyakit Lyme.

  • Fibromyalgia

Fibromyalgia adalah gangguan otak dan sistem saraf pusat yang membuat penderitanya salah menafsirkan dan memperkuat rasa nyeri. Kondisi ini menyebabkan rasa sakit yang meluas, termasuk pada punggung. Bukan hanya sakit, sensasi lain yang juga dapat dirasakan adalah panas atau seperti terbakar.

Cara mengatasi punggung terasa panas

Penanganan punggung terasa panas perlu dilakukan berdasarkan penyebabnya. Jika kondisi tersebut menghilang sendiri, Anda mungkin tidak memerlukan perawatan khusus. Namun, terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan untuk meredakannya, yaitu:

  • Letakkan kompres es pada punggung selama kurang lebih 20 menit ketika mulai terasa panas maupun sakit. Anda dapat membalut es dengan handuk atau kain, dan ulangilah setiap hari. Lakukan kompres ini hanya di hari-hari pertama saat terasa panas untuk meredakan inflamasi.
  • Jangan berbaring terus-menerus karena dapat mengurangi sirkulasi darah dan menyebabkan otot menjadi kaku. Istirahatlah dengan cukup dan pastikan untuk tetap bangun dan bergerak.
  • Gunakan obat antiperadangan, seperti halnya ibuprofen. Tapi, selalu ikuti petunjuk dokter atau label obat.

Segera periksakan diri Anda pada dokter jika punggung yang terasa panas tak kunjung hilang, semakin memburuk, atau disertai gejala-gejala lain, seperti nyeri hebat, demam, atau masalah lainnya. Dokter akan menentukan penanganan yang tepat untuk mengatasi kondisi yang Anda alami.

Healthline. https://www.healthline.com/health/hot-back#athome-treatments
Diakses pada 16 Desember 2019
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/325763.php#outlook
Diakses pada 16 Desember 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed