7 Manfaat Kacang Merah untuk Bayi yang Orang Tua Wajib Tahu


Manfaat kacang merah untuk bayi adalah untuk menajamkan fungsi otak si Kecil seiring ia tumbuh besar nanti. Kacang merah kaya akan kolin yang berguna menjaga kesehatan bagian otak yang mengatur memori.

(0)
Manfaat kacang merah untuk bayi untuk menjaga ingatan bayiManfaat kacang merah untuk bayi berguna untuk mempertajam ingatan bayi
Manfaat kacang merah untuk bayi berguna untuk menjaga kesehatannya karena kaya akan berbagai nutrisi. Sederet nutrisi dari kacang merah pun terbukti mampu meningkatkan kecerdasan bayi. Hal ini membuat kacang merah cocok diolah menjadi makanan pendamping ASI (MPASI).Lantas, apa saja manfaat kacang merah untuk bayi?

Kandungan nutrisi kacang merah

Kacang merah mengandung beragam nutrisi yang baik untuk bayi
Manfaat kacang merah untuk bayi berasal dari nutrisi yang terkandung. Dalam satu sajian sebanyak 157 gram dengan kalori sebesar 200 kkal, kacang merah kaya akan zat gizi, seperti:

Manfaat kacang merah untuk bayi

Dari segudang nutrisi yang berguna untuk kesehatan tubuh, inilah manfaat kacang merah untuk bayi:

1. Membantu membangun massa otot bayi

Protein pada kacang merah membangun otot bayi
Manfaat kacang merah untuk bayi berguna untuk membangun jaringan tubuh dan otot bayi. Sebab, kacang merah kaya akan protein.Berdasarkan angka kecukupan gizi (AKG) harian yang telah ditetapkan Kementerian kesehatan, satu porsi kacang merah mampu memenuhi kebutuhan protein bayi 6 bulan hingga bayi 11 bulan sebesar 91,3% dalam sehari.Sementara, pada bayi 1 tahun hingga 3 tahun, seporsi kacang merah penuhi 68,5% dari keperluan protein harian.Berdasarkan studi dari Journal of the International Society of Sports Nutrition, protein meningkatkan massa otot dan memicu pertumbuhan dan kekuatan otot.Selain itu, penelitian lainnya yang terbit pada British Journal of Nursing, protein pun berguna untuk memperbaiki jaringan tubuh bayi yang rusak akibat luka.Terbukti, apabila bayi kekurangan protein, hal ini membuat produksi kolagen yang berguna untuk proses penyembuhan luka pun terhambat.

2. Mendukung tumbuh kembang otak bayi

Kolin pada kacang merah berguna untuk ingatan Si Kecil
Berdasarkan AKG yang telah ditetapkan, bayi usia 6 bulan hingga 11 bulan membutuhkan kolin sebanyak 150 mg.Sementara, bayi 1 tahun hingga 3 tahun membutuhkan 20 mg kolin.Artinya, kacang merah memenuhi asupan kolin harian sebanyak 24 hingga 32 persen.Karena kandungan kolin, manfaat kacang merah untuk bayi berguna untuk fungsi otak. Menurut riset yang diterbitkan pada Journal of the American College of Nutrition, kolin merupakan nutrisi penting yang berguna untuk perkembangan otak, terutama untuk bagian otak yang mengatur ingatan (hipokampus).Studi lain dari Nutrition and Traumatic Brain Injury: Improving Acute and Subacute Health Outcomes in Military Personnel juga memaparkan, kolin mampu meningkatkan dopamin yang berguna untuk memperbaiki ingatan yang rusak.Sebab, menurut buku Identification of Neural Markers Accompanying Memory, dopamin berguna untuk mengatur memori saat saraf pada otak sedang bekerja.

3. Memperkuat tulang dan gigi bayi

Kaya akan kalisum, magnesium, dan fosfor, kacang merah baik untuk tulang dan gigi bayi
Dalam kacang merah, terdapat tiga kandungan mineral yang mendukung manfaat kacang merah untuk bayi. Ketiganya yaitu magnesium, fosfor, dan kalsium yang mampu menjaga kesehatan tulang dan gigi.Agar struktur tulang terbentuk dengan baik, riset dari Journal of Endocrinology memaparkan, tubuh pun memerlukan magnesium.Terlebih, riset dari Nutrients menemukan, sebanyak 60% cadangan magnesium pada tubuh dapat ditemukan pada tulang dan gigi. Hal ini berarti magnesium berguna untuk menjaga kepadatan tulang. Hal ini pun dibuktikan pada riset dari jurnal Scientifica.Sementara, riset dari Nutrition Journal menemukan, konsumsi kalsium dan fosfor mampu meningkatkan kepadatan tulang dan menambah mineral penyusun tulang.Oleh karena itu, kesehatan tulang secara keseluruhan pun meningkat.

4. Mengurangi risiko anemia pada bayi

Kacang merah mengandung zat besi dan folat yang bantu turunkan risiko anemia
Manfaat kacang merah untuk bayi terbukti mencegah bayi mengalami anemia. Sebab, kacang merah mengandung zat besi dan folat.Zat besi pada seporsi kacang merah sebanyak 157 gram mampu memenuhi 32% dari kecukupan asupan harian pada bayi 6 bulan hingga 11 bulan.Sementara, pada bayi 12 bulan hingga 3 tahun, zat besi pada satu sajian kacang tanah mampu memenuhi separuh dari kebutuhan hariannya.Bahkan, MPASI dengan kacang merah pun mampu memenuhi kebutuhan folat harian pada bayi usia 6 bulan hingga 1 tahun.Zat besi berguna untuk memproduksi sel darah merah (hemoglobin). Sementara, menurut riset yang diterbitkan pada National Center for Biotechnology Information, folat berguna untuk mempercepat pematangan sel darah merah. Apabila kekurangan sel darah merah, bayi pun akan berisiko mengalami anemia.Terlebih, studi tersebut juga menemukan, kekurangan folat erat kaitannya dengan bayi mengalami anemia.

5. Sumber energi

Kacang merah membantu memberikan energi karena kaya akan karbohidrat, mangan, dan fosfor
Manfaat kacang merah untuk bayi berguna untuk memberikan bayi energi yang dibutuhkannya ketika beraktivitas.Kacang merah mengandung dan fosfor, karbohidrat, dan mangan, tiga asupan nutrisi yang penting untuk memproduksi energi.Riset terbitan Clinical Methods: The History, Physical, and Laboratory Examinations memaparkan, fosfor berguna untuk menghasilkan molekul adenosine triphosphate (ATP) yang digunakan tubuh untuk menyimpan energi.Selain itu, fosfor juga berperan penting dalam mengatur pembakaran kalori dari karbohidrat dan lemak tubuh.Di saat bersamaan, temuan riset yang terbit dalam jurnal Advances in Nutrition melaporkan karbohidrat pada MPASI kacang merah berguna untuk menyalurkan energi ke seluruh tubuh bayi melalui sel-sel.Penelitian dari Frontiers in Bioscience menyatakan, mangan berguna untuk menyokong tubuh menghasilkan energi.

6. Melancarkan sistem pencernaan bayi

Serat larut air pada kacang merah bantu atasi sembelit hingga diare
Kandungan serat tinggi pada MPASI kacang merah berguna untuk memperlancar pengeluaran feses.Diketahui bahwa, kacang merah dapat mencukupi 52-91% asupan serat harian pada bayi umur 6 bulan hingga 3 tahun.Serat yang terdapat pada MPASI kacang merah merupakan serat yang larut dalam air. Serat ini nantinya berguna untuk menyerap cairan berlebih pada usus.Oleh karena itu, feses pun menjadi padat dan tidak terlalu encer. Berkat cara kerjanya ini, serat larut dapat mengobati dan mencegah diare pada bayi.Selain itu, serat larut pada kacang merah hadir dalam bentuk pektin. Penelitian dari Nutrients menjelaskan, pektin mampu berperan sebagai prebiotik untuk menjaga keseimbangan jumlah bakteri baik dalam saluran pencernaan.Adanya jumlah bakteri baik yang cukup dalam pencernaan mampu membantu tubuh melawan bakteri jahat penyebab penyakit.Namun, untuk mendapatkan khasiat prebiotik pada manfaat kacang merah untuk bayi, sebaiknya kacang merah diolah dengan cara fermentasi.

7. Menurunkan risiko diabetes pada anak

Karena indeks glikemik rendah, risiko anak alami diabetes pun menurun karena kacang merah
Kacang merah termasuk dalam kategori biji-bijian yang merupakan salah satu sumber MPASI dengan indeks glikemik rendah. Makanan dengan kadar indeks glikemik diketahui baik bagi gula darah.Nilai glikemik rendah ini berasal dari serat larut yang mampu menurunkan respon tubuh memproses glukosa, sehingga gula darah yang ada pada tubuh tidak melonjak drastis.Apabila lonjakan gula darah meningkat drastis, hal ini mampu meningkatkan risiko diabetes pada anak-anak.

Cara memasak kacang merah untuk bayi

Sebelum Anda membuat MPASI kacang merah berupa bubur kacang merah untuk bayi, pastikan Anda memilih dan memproses dengan benar. Hal ini pun berguna agar manfaat kacang merah untuk bayi tidak hilang.Untuk itu, pastikan Anda:
  • Memilih kacang merah segar, tidak bau, dan tidak terdapat lendir.
  • Tidak memilih kacang merah kering dengan serbuk di bagian permukaan dan tidak berjamur.
  • Merendam kacang merah semalaman agar mengurangi kadar asam fitat yang justru mengganggu penyerapan kalsium, zat besi, magnesium, and zinc.
Agar Anda mendapatkan bubur kacang merah untuk bayi dengan tekstur yang aman, Anda dapat mencampurkan kacang merah sebagai protein nabati pada satu porsi nasi dengan lauk protein hewani, lemak dari kaldu atau santan, dengan tekstur yang sesuai.

Waspada jika bayi menunjukkan reaksi alergi kacang

Pastikan bayi tidak alami alergi kacang setelah diberikan MPASI kacang merah
Meski Anda sudah mengolah dan memasak kacang merah dengan tepat, bukan tidak mungkin bayi justru mengalami keluhan tertentu.Apabila bayi mengalami kulit kemerahan, kulit gatal dan bentol-bentol, hingga sesak napas, bisa jadi bayi mengalami alergi makanan yang mengandung kacang dan kacang merah.Oleh karena itu, jika Anda baru memulai memberikan kacang merah sebagai makanan bayi, pastikan takaran porsinya sedikit terlebih dahulu.Jika tidak ada reaksi alergi dalam waktu 24 jam, Anda boleh melanjutkan pemberian MPASI kacang merah.

Catatan dari SehatQ

Manfaat kacang merah untuk bayi tentu didapat dari kandungan nutrisi yang kaya.Selain menjaga kesehatan, memberikan MPASI kacang merah berguna untuk mendukung tumbuh kembangnya serta menjaga kesehatan si kecil dari beragam penyakit.Namun, agar manfaat kacang merah untuk bayi didapat dengan optimal, pastikan Anda memilih kacang merah yang berkualitas dan mengolahnya dengan cara tepatAda baiknya juga untuk konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter melalui chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ jika Anda ingin memberikan MPASI berupa kacang merah untuk si Kecil untuk menghindari risiko masalah kesehatan tertentu.Apabila Anda ingin melengkapi keperluan MPASI untuk bayi di rumah, kunjungi Toko SehatQ untuk mendapatkan penawaran menarik.Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
mpasiresep mpasimakanan bayi
My Food Data. https://tools.myfooddata.com/nutrition-facts/173740/200cals/1 Diakses pada 17 Desember 2020Kementerian Kesehatan. http://hukor.kemkes.go.id/uploads/produk_hukum/PMK%20No.%2041%20ttg%20Pedoman%20Gizi%20Seimbang.pdf Diakses pada 17 Desember 2020Journal of the International Society of Sports Nutrition. https://jissn.biomedcentral.com/articles/10.1186/1550-2783-5-17 Diakses pada 17 Desember 2020British Journal of Nursing. doi.org/10.12968/bjon.2001.10.Sup1.5336 Diakses pada 17 Desember 2020Journal of the American College of Nutrition. doi.org/10.1080/07315724.2004.10719433 Diakses pada 17 Desember 2020Nutrition and Traumatic Brain Injury: Improving Acute and Subacute Health Outcomes in Military Personnel. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK209327/ Diakses pada 17 Desember 2020Identification of Neural Markers Accompanying Memory. https://doi.org/10.1016/B978-0-12-408139-0.00005-5 Diakses pada 17 Desember 2020Journal of Endocrinology. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5926493/ Diakses pada 17 Desember 2020Nutrients. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6316205/ Diakses pada 17 Desember 2020Scientifica. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5637834/ Diakses pada 17 Desember 2020Nutrition Journal. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4389665/ Diakses pada 17 Desember 2020Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/iron-deficiency-anemia/symptoms-causes/syc-20355034 Diakses pada 17 Desember 2020Clinical Methods: The History, Physical, and Laboratory Examinations. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK310/ Diakses pada 17 Desember 2020Advances in Nutrition. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4224210/ Diakses pada 17 Desember 2020Frontiers in Bioscience. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/29293455/ Diakses pada 17 Desember 2020WebMD. https://www.webmd.com/digestive-disorders/chronic-diarrhea-16/diarrhea-more-fiber Diakses pada 17 Desember 2020Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/foods-high-in-soluble-fiber Diakses pada 17 Desember 2020Nutrients. doi.org/10.3390/nu5041417 Diakses pada 17 Desember 2020Better Health. https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/healthyliving/carbohydrates-and-the-glycaemic-inde Diakses pada 17 Desember 2020American Diabetes. Association. https://www.diabetes.org/diabetes-risk/prevention/high-blood-sugar Diakses pada 17 Desember 2020Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/phytic-acid-101 Diakses pada 17 Desember 2020Solid Starts. https://solidstarts.com/foods/kidney-beans/ Diakses pada 17 Desember 2020Web MD. https://www.webmd.com/parenting/baby/introducing-new-foods Diakses pada 17 Desember 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait