Ada segudang manfaat kacang edamame yang baik untuk kesehatan tubuh
Salah satu manfaat kacang edamame dapat mengurangi gejala menopause

Apakah Anda mengetahui kacang edamame? Kacang yang satu ini serupa dengan kacang kedelai, namun itu tidak sepenuhnya sama. Kacang edamame adalah kedelai muda yang dipanen sebelum matang atau mengeras. 

Di Jepang, kacang ini biasa dikonsumsi sebagai camilan dan makanan pelengkap karena rasanya yang gurih sekaligus menyegarkan. Namun, tahukah Anda ada banyak manfaat kacang edamame untuk kesehatan? Kandungan nutrisinya yang melimpah membuat kacang ini baik untuk dikonsumsi secara rutin.

Kandungan nutrisi kacang edamame

Kacang edamame dapat disajikan dengan kulitnya atau dikupas setelah direbus untuk dijadikan camilan. Selain itu, kacang ini juga bisa dimasak menjadi tumisan atau sup yang lezat. Satu cangkir atau sekitar 155 gram kacang edamame yang telah dikupas mengandung nutrisi berikut:

  • 188 kalori
  • 13,8 gram karbohidrat
  • 18,5 gram protein
  • 3,5 mg zat besi
  • 8,1 gram serat
  • 99,2 magnesium
  • 97,6 mg kalsium
  • 262 mg fosfor
  • 2,1 mg zinc
  • 676 mg potasium
  • 1,2 mcg selenium
  • 482 mcg folat
  • 87,3 mg kolin
  • 23,2 mcg vitamin A
  • 9,5 mg vitamin C
  • 41,4 mcg vitamin K
  • 271 mcg beta karoten.

Kacang edamame juga mengandung sejumlah kecil nutrisi lain, seperti vitamin B-6, vitamin E, riboflavin, niasin, dan tiamin. Kacang ini juga merupakan sumber lemak tak jenuh ganda yang menyehatkan, terutama asam lemak omega-3 alfa linolenat. Oleh sebab itu, tak ada salahnya untuk mengonsumsi kacang edamame secara rutin.

Manfaat kacang edamame untuk kesehatan

Berbagai nutrisi yang terkandung dalam kacang edamame membuatnya memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Beberapa manfaat kacang edamame untuk kesehatan, di antaranya:

  • Membantu menurunkan kolesterol

Mengonsumsi 47 gram protein kedelai per hari yang terdapat dalam kacang edamame dapat menurunkan 9,3 persen kolesterol total dan 12,9 persen kolesterol jahat. Sementara studi lain menemukan bahwa 50 gram protein kedelai per hari dapat mengurangi kadar kolesterol LDL sebesar 3 persen. 

Selain menjadi sumber protein yang memadai, kacang edamame juga kaya akan serat, vitamin K, dan antioksidan yang dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung dan menjaga profil lipid darah pada batas normal.

  • Menguatkan sistem kekebalan tubuh

Vitamin dan antioksidan yang terkandung dalam kacang edamame dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh sehingga dapat melindungi diri Anda dari kemungkinan terjadinya berbagai penyakit.

  • Menjaga kesehatan tulang

Kandungan kalsium, fosfor, zat besi, vitamin E, dan kalsium dalam kacang edamame dapat menjaga kesehatan tulang. Tak hanya itu, mengonsumsi kacang ini ataupun produk kedelai lainnya juga membantu memperkuat dan menjaga kepadatan tulang. 

Mengonsumsi edamame yang mengandung isoflavon secara teratur dipercaya dapat mencegah osteoporosis. Namun, Anda tidak bisa hanya mengandalkan konsumsi makanan ini saja. Anda juga perlu memastikan untuk melakukan gaya hidup sehat untuk mewujudkannya.

  • Meningkatkan fungsi paru-paru

Penelitian menunjukkan bahwa kandungan genistein dalam isoflavon edamame dapat membantu meningkatkan fungsi paru-paru pada penderita masalah pernapasan kronis. Namun, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut mengenai hal ini.

  • Mengurangi risiko kanker

Sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa asupan kedelai yang tinggi, termasuk kacang edamame, dapat mengurangi risiko kanker payudara

Selain itu, kandungan isoflavon dalam kedelai dipercaya mampu melindungi tubuh terhadap kanker payudara di kemudian hari. Namun, studi jangka panjang masih diperlukan untuk membuktikan klaim ini.

Sebuah studi lain juga menemukan bahwa kedelai, termasuk kacang edamame, mampu melindungi pria dari penyakit kanker. Kacang edamame dianggap bisa menurunkan risiko kanker prostat sekitar 30 persen lebih rendah. 

Beberapa studi terkontrol bahkan mendukung temuan ini, tapi penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mendapatkan kesimpulan yang kuat.

  • Mengurangi gejala menopause

Menopause adalah kondisi di mana seorang wanita telah berhenti menstruasi. Umumnya, gejala menopause adalah hot flashes (sensasi panas), berubahnya suasana hati, mudah berkeringat dan infeksi saluran kemih. 

Sebuah studi menunjukkan bahwa kedelai dan isoflavon dapat mengurangi gejala yang mengganggu selama menopause tersebut. Sayangnya, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan kebenaran klaim ini.

  • Meningkatkan kesehatan pencernaan

Kandungan serat yang baik dalam kacang edamame bisa meningkatkan kesehatan pencernaan. Sembelit dan kembung yang Anda alami juga dapat berkurang dengan mengonsumsi kacang ini. 

Jika saat mengonsumsi kacang edamame timbul gejala alergi, seperti pembengkakan, gatal-gatal, pusing, sesak napas, dan lainnya, segera hentikan konsumsi kacang ini. Konsultasikan masalah tersebut kepada dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/280285.php#risks. Diakses pada 04 November 2019.
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/edamame-benefits#section9. Diakses pada 04 November 2019.
Organic Facts. https://www.organicfacts.net/health-benefits/edamame.html. Diakses pada 04 November 2019.

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed