7 Manfaat Buah Parijoto, Sebagai Sunscreen hingga Antibiotik Alami


Manfaat buah parijoto untuk kesehatan ada beragam, mulai dari menjaga kadar gula darah, mencegah kenaikan berat badan, hingga berperan sebagai antibiotik alami. Penelitian lebih lanjut masih perlu dilakukan untuk beberapa manfaat buah ini.

(0)
21 Apr 2021|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Buah parijoto adalah tanaman yang memiliki nama latin Medinilla speciosa. Tanaman ini dinilai berpotensi dijadikan tabir surya hingga antibiotik alami. Dapat membantu menurunkan kadar trigliserida darah dan meredakan peradangan juga merupakan bagian dari manfaat buah parijoto untuk kesehatan. Lebih lanjut, ini penjelasannya.

Manfaat buah parijoto untuk kesehatan

Berikut ini serangkaian potensi manfaat buah parijoto untuk kesehatan tubuh.
Manfaat buah parijoto sebagai tabir surya alami
Buah parijoto dapat dikembangkan menjadi tabir surya

1. Sebagai tabir surya alami

Tabir surya alias sun screen adalah komponen perawatan kulit yang penting untuk digunakan, terutama di negara dengan paparan sinar matahari yang melimpah seperti Indonesia. Selama ini, belum banyak produksi tabir surya alami. Namun, sebuah penelitian melaporkan bahwa ekstrak buah parijoto, berpotensi untuk dijadikan sebagai bahan baku pembuatannya.Manfaat yang satu ini didapatkan lagi-lagi dari kandungan flavonoid yang ada di dalamnya. Komponen tersebut dinilai mampu mencegah efek berbahaya akibat paparan sinar ultraviolet.

2. Kaya antioksidan

Salah satu manfaat buah parijoto untuk kesehatan didapatkan karena kandungan antosianin yang ada di dalamnya. Antosianin adalah senyawa flavonoid yang dapat berperan sebagai antioksidan.Antioksidan akan membantu mengubah paparan radikal bebas berlebih sehingga tidak terlalu merusak sel-sel di tubuh dan membantu sistem pertahanan tubuh supaya tidak memicu penyakit.

3. Membantu menurunkan kadar gula darah

Obat herbal diabetes merupakan hal yang banyak dicari karena penyakit ini adalah salah satu jenis penyakit tidak menular yang paling banyak terjadi di Indonesia. Kini, sudah ada beberapa bahan alami yang dinilai berpotensi untuk dijadikan alternatif pengobatan diabetes, salah satunya buah parijoto. Kandungan flavonoid yang ada di dalamnya berpotensi menurunkan kadar gula darah.Manfaat ini dibuktikan melalui sebuah penelitian in vitro yang dilakukan dengan menggunakan ekstrak buah parijoto.
Meski begitu, perlu diingat bahwa penelitian ini tidak dilakukan langsung atau secara klinis ke manusia. Oleh karena itu untuk memastikannya, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut.
Apabila Anda ingin menggunakan buah ini sebagai pengobatan alternatif diabetes, berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter.

4. Menghambat pertumbuhan jamur penyebab penyakit

Salah satu manfaat buah parijoto yang sudah diteliti secara ilmiah adalah sebagai antifungi atau antijamur. Ekstrak buah ini terbukti dapat menghambat pertumbuhan Candida albicans. Jamur tersebut adalah jenis yang kerap menyebabkan infeksi di rongga mulut hingga vagina.
Buah parijoto bisa menghambat perkembangan bakteri MRSA
Buah parijoto berpotensi menghambat bakteri MRSA

5. Berpotensi menjadi antibiotik kimia untuk bakteri MRSA

Ekstrak buah parijoto terbukti memiliki potensi untuk dijadikan sebagai antibiotik kimia dalam membasmi bakteri MRSA alias Methicilin Resistant Staphylococcus Aureus. Bakteri tersebut, sesuai namanya, sudah resisten terhadap antibiotik berbagai golongan, terutama ampicilin. Saat bakteri sudah resisten terhadap obat, maka infeksi yang disebabkan oleh bakteri tersebut akan jauh lebih sulit untuk sembuh.Perlu alternatif bahan lain yang belum dikenal oleh bakteri untuk digunakan dalam pengobatan. Ekstrak buah parijoto, dinilai memiliki kemampuan tersebut, sehingga dapat diteliti lebih jauh untuk dikembangkan menjadi alternatif antibiotik MRSA.

6. Menghambat peradangan di tubuh

Secara tradisional, buah parijoto kerap dijadikan obat herbal untuk meredakan diare, radang, dan sariawan. Untuk memastikan khasiat buah tersebut terhadap reaksi peradangan di tubuh, sebuah penelitian dilakukan dengan memberikan esktrak buah parijoto dengan kadar yang sudah disesuaikan pada hewan uji yang sedang mengalami pembengkakan.Hasilnya, pembengkakan, yang merupakan salah satu tanda khas dari peradangan, dapat berkurang. Oleh karena itu, buah ini dapat diteliti lebih lanjut untuk dikembangkan sebagai bahan antiinflamasi alami.

7. Mencegah kenaikan berat badan dan kadar trigliserida

Pada penelitian yang dilakukan terhadap hewan uji, ekstrak ethanol dari buah parijoto dilaporkan dapat menurunkan kadar trigliserida secara siginifikan sekaligus menurunkan risiko hewan tersebut mengalami kenaikan berat badan sebanyak hampir 35%.Trigliserida adalah lemak yang dapat ditemukan dalam darah. Saat Anda mengonsumsi sesuatu terutama karbohidrat tinggi, kalori ekstra yang tidak dibutuhkan oleh tubuh akan langsung diubah menjadi trigliserida.Tempat penyimpanan utama zat ini adalah pada sel-sel lemak. Ketika dibutuhkan, trigliserida dapat diubah menjadi energi. Jika kadarnya terlalu banyak, maka akan terjadi penebalan dinding pembuluh darah jantung yang meningkatkan risiko terjadinya stroke, penyakit jantung, dan serangan jantung.

Catatan dari SehatQ

Manfaat buah parijoto untuk kesehatan sangatlah beragam. Meski begitu, beberapa di antaranya masih perlu diteliti lebih jauh. Jadi, ada baiknya jika Anda berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter sebelum menggunakan buah ini sebagai alternatif perawatan.Jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang manfaat buah parijoto dan dampaknya untuk kesehatan, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
makanan sehatherbalbuah dan sayuran
Journal of Clinical and Experimental Pharmacology. https://www.longdom.org/proceedings/in-vivo-antiinflammatory-activity-of-ethanol-extracts-of-the-parijoto-fruit-medinilla-speciosa-blume-19951.html
Diakses pada 6 April 2021
Jurnal Farmasi Sains dan Komunitas. https://e-journal.usd.ac.id/index.php/JFSK/article/view/1525
Diakses pada 6 April 2021
AIP Conference Proceedings. https://aip.scitation.org/doi/pdf/10.1063/1.5050142
Diakses pada 6 April 2021
AIP Conference Proceedings. https://aip.scitation.org/doi/10.1063/5.0016435
Diakses pada 6 April 2021
Jurnal Media Analis Kesehatan. http://download.garuda.ristekdikti.go.id/article.php?article=1630394&val=13193
Diakses pada 6 April 2021
IAARD E-Journal. http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/bultro/article/download/10279/9113
Diakses pada 6 April 2021
Journal of Holistic and Health Sciences. http://e-abdimas.unw.ac.id/index.php/jhhs/article/view/66
Diakses pada 6 April 2021
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/high-blood-cholesterol/in-depth/triglycerides/art-20048186
Diakses pada 6 April 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait