Kutil yang timbul di kulit dapat hilang dengan sendirinya
Untuk mengatasi kutil pada kulit Anda, dokter bisa menggunakan nitrogen cair.

Tahukah Anda, kutil di kulit sebenarnya bisa menyebar dan menular ke orang lain? Karena itu, meski kondisi ini dapat hilang dengan sendirinya, mencoba berbagai cara menghilangkan kutil dirasa perlu untuk dilakukan.

Tidak hanya sekadar menghilangkan kutil, perawatan yang dilakukan juga akan memicu sistem imun di tubuh untuk melawan infeksi virus yang terjadi. Agar sembuh total, perawatan untuk menghilangkan kutil ini dapat memakan waktu beberapa minggu hingga bulan.

[[artikel-terkait]]

7 cara menghilangkan kutil

Kutil sebenarnya bisa hilang dengan sendirinya. Meski begitu, hal tersebut akan memakan waktu yang lama, yaitu sekitar satu atau dua tahun. Tidak hanya itu, setelah kutil tersebut hilang, kutil baru biasanya akan tumbuh di area sekitarnya.

Bahkan dengan perawatan pun, kutil masih memiliki kecenderungan untuk kembali muncul atau menyebar. Perawatan kutil yang dilakukan dapat berbeda antara satu orang dengan lainnya, tergantung dari lokasi, gejala yang dirasakan, dan metode yang Anda inginkan.

Dokter umumnya akan mempertimbangkan salah satu perawatan dari ketujuh cara menghilangkan kutil berikut ini.

1. Menggunakan asam salisilat

Menggunakan salep yang mengandung asam salisilat umumnya menjadi pilihan utama untuk menghilangkan kutil, karena bahan ini mudah didapat. Selain itu, efek samping yang mungkin timbul pun sangat minimal.

Untuk menghilangkan kutil menggunakan asam salisilat, berikut ini tahapan yang bisa Anda lakukan.

  • Rendam kaki selama 10-15 menit di air.
  • Setelah itu, gosok kutil menggunakan batu apung untuk menghilangkan sel-sel kulit mati yang melapisinya
  • Lalu, oleskan asam salisilat di area tersebut
  • Lakukan setiap satu atau dua kali sehari selama 12 minggu
  • Lanjutkan perawatan selama satu atau dua minggu setelah kutil hilang, untuk membantu mengurangi kemungkinan munculnya kutil baru.

2. Menggunakan metode pembekuan

Saat melakukan metode ini, dokter akan menggunakan nitrogen cair sebagai bahan untuk membekukan kutil. Metode ini disebut juga dengan cryotherapy. Setelah dibekukan, maka akan terbentuk benjolan yang mengelilingi kutil.

Benjolan tersebut terbentuk mulai dari permukaan di bawahnya, sehingga jaringan di kutil dapat mati dan terangkat dari kulit. Jaringan yang mati tersebut akan lepas dalam waktu sekitar satu minggu.

Metode ini juga dipercaya dapat menstimulasi sistem imun di tubuh untuk menyerang virus penyebab munculnya kutil. Perawatan ini biasanya perlu dilakukan lebih dari satu kali.

3. Menggunakan kantaridin

Perawatan ini hanya bisa dilakukan oleh dokter. Dokter akan mengoleskan suatu bahan yang disebut dengan kantaridin, yang dikombinasikan dengan bahan kimia lainnya. Setelah itu, area tersebut akan ditutup menggunakan perban.

Metode ini tidak menimbulkan rasa sakit, meski dapat menimbulkan benjolan yang mungkin dapat menimbulkan rasa tidak nyaman. Sama seperti pada cryotherapy, benjolan tersebut akan membantu melepaskan kutil dari kulit.

Selanjutnya, dokter akan melepaskan kutil yang telah mati tersebut.

4. Operasi

Perawatan ini jarang dilakukan untuk menghilangkan kutil dan berisiko menimbulkan bekas luka setelahnya. Namun, jika perawatan lainnya telah dicoba dan tidak membuahkan hasil, maka dokter akan merekomendasikan operasi.

Operasi dilakukan di bawah pengaruh bius lokal. Dokter akan menghilangkan kutil dengan memotongnya menggunakan pisau bedah.

Setelah itu, dokter mungkin tetap akan meresepkan obat oles, agar penyembuhan dapat berjalan dengan lebih sempurna.

5. Perawatan laser

Perawatan laser bekerja dengan cara membakar pembuluh darah kecil yang menyuplai jaringan kutil. Lama-kelamaan, jaringan yang terinfeksi akan mati, dan kutil akan terlepas.

Namun, metode ini berisiko menimbulkan rasa nyeri saat dilakukan, dan menimbulkan bekas luka setelahnya.

6. Menggunakan asam jenis lain

Jika perawatan menggunakan asam salisilat atau cryotherapy tidak berhasil menghilangkan kutil, dokter mungkin akan menggunakan asam jenis lain seperti asam trikloroasetik.

Sebelum mengoleskan bahan ini, dokter akan mengikir terlebih dahulu permukaan kutil. Perawatan ini perlu diulang kurang lebih setiap satu minggu, dan dapat menimbulkan sensasi seperti rasa terbakar dan menyengat di kulit.

7. Perawatan lainnya

Jika kutil tidak merespons berbagai perawatan di atas, dokter mungkin akan melakukan perawatan lain, seperti:

Cara alami mengatasi kutil

Kutil juga dapat diatasi dengan cara yang bisa Anda lakukan di rumah, seperti menggunakan selotip. Meski terdengar aneh, cara ini bagi beberapa orang dianggap efektif.

Untuk melakukannya, Anda dapat menggunakan selotip atau lakban berukuran besar, untuk menutup kutil kurang lebih enam hari. Setelah itu, lepas selotip atau lakban, dan rendam area kulit tersebut dengan air, dan kikis kutil secara perlahan.

Biarkan kutil terbuka semalaman, lalu ulangi tahapan dengan menutupnya lagi dengan selotip dan kembali diamkan selama enam hari dan seterusnya, hingga kutil hilang. Metode ini umumnya akan memakan waktu selama dua bulan.

Ada baiknya, Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum melakukan cara-cara menghilangkan kutil sendiri di rumah. Perawatan yang salah bisa-bisa justru membuat kutil Anda semakin parah, atau malah menyebar.

Harvard Health Publishing. https://www.health.harvard.edu/diseases-and-conditions/how-to-get-rid-of-warts
Diakses pada 10 Mei 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/common-warts/diagnosis-treatment/drc-20371131
Diakses pada 10 Mei 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/155039.php
Diakses pada 10 Mei 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed