Orangtua Perlu Tahu, Ini 7 Cara Membangunkan Bayi untuk Menyusu

Jangan salah, berkomunikasi dengan bayi bisa menjadi cara membangunkan bayi untuk menyusu.
Mengusap dahi bayi dengan lap basah menjadi salah satu cara membangunkan bayi untuk menyusu.

Biasanya, bayi yang baru lahir akan menangis dan bangun dari tidurnya, saat ia haus dan lapar. Namun, ada kalanya bayi bisa tidur terlalu lama, sehingga melewati jam minum ASI. Tentu saja, sebagai ibu, Anda merasa khawatir. Bagaimana cara membangunkan bayi untuk menyusu?

Sebenarnya, boleh atau tidaknya membangunkan bayi untuk menyusu, tergantung dari usia, berat badan, dan kesehatan sang bayi.

Umumnya, bayi yang baru lahir akan mengalami penurunan berat, setelah beberapa hari dilahirkan. Ini bisa menjadi indikasi yang tepat bahwa Anda sudah mulai harus membangunkan anak Anda agar bisa disusui.

Cara membangunkan bayi untuk menyusu

Sebelum membahas lebih jauh cara membangunkan bayi untuk menyusu, orangtua harus ingat, ketika grafik kenaikan berat badan bayi sudah terbentuk, biasanya tidak apa-apa untuk menunggu bayi bangun terlebih dahulu, sampai akhirnya bisa disusui.

Faktanya, tidak semua bayi memiliki kebiasaan tidur yang sama. Beberapa bayi tidak mudah dibangunkan dari tidurnya, untuk selanjutnya bisa disusui. Akan tetapi, ada juga bayi yang kerap mengantuk, sehingga butuh perlakuan tertentu, agar mau disusui.

Bayi yang baru lahir, harus minum ASI sekitar 2-3 jam sekali. Hal ini dilakukan agar sang bayi mendapatkan asupan ASI yang cukup, dan Anda bisa merangsang tubuh untuk memproduksi pasokan ASI yang sehat.

Beberapa cara membangunkan bayi untuk menyusui.di bawah ini bisa Anda coba.

1. Sentuh bayi dengan lembut

Menyentuh bayi dengan lembut, dipercaya menjadi cara membangunkan bayi untuk menyusuiyang sangat ampuh, tanpa mengagetkannya. Sentuh lembut bagian tubuh seperti kaki, tangan hingga punggung, untuk membangunkan bayi dari tidurnya.

2. Ganti popoknya

Gerakan tangan Anda saat mengganti popok bayi, terkadang bisa menjadi cara membangunkan bayi untuk menyusu yang ampuh. Dengan begitu, bayi bisa terbangun tanpa harus merasa kaget.

3. Berkomunikasi dengannya

Jangan ragukan kekuatan komunikasi antara ibu dan anak. Di saat bayi sedang tidur, cobalah berbicara kepadanya atau nyanyikan sebuah lagu dengan suara yang lembut. Hal ini dipercaya bisa membangunkan bayi dengan tenang.

4. Basuh dengan handuk basah

Jika bayi masih belum bangun ketika Anda ingin menyusuinya, basuhlah ia di bagian dahi dengan handuk atau washlap basah. Pastikan Anda merendam handuk atau washlap dengan air hangat (suam-suam kuku), jangan terlalu panas maupun dingin.

5. Gendong bayi ke arah payudara

Bayi bisa “mencium” keberadaan payudara ibunya. Saat didekatkan dengan payudara Anda, bayi mungkin terbangun dari tidurnya, dan langsung meminum ASI. Anda juga bisa meneteskan beberapa tetes ASI ke mulutnya. Sebab, aroma dan rasa ASI, bisa membantu bayi untuk langsung menyusu.

6. Singkirkan selimutnya

Menyingkirkan selimut atau melepas baju bayi bisa membuatnya merasa sedikit kedinginan dan tidak nyaman. Namun ingat, jangan melakukan ini di tempat dingin. Sebab, badan bayi bisa kehilangan suhu tubuhnya dengan cepat.

7. Matikan lampu

Mata bayi sangat sensitif terhadap cahaya lampu. Jika lampu menyala, bayi biasanya akan menutup mata. Mematikan lampu bisa membuat bayi terbangun dan membuka matanya, sehingga siap untuk disusui.

Bayi yang baru lahir harus disusui setidaknya 12 kali dalam sehari. Hal ini dilakukan agar berat badannya bisa naik. Walau terkadang, membangunkan bayi untuk menyusu terkesan “kejam” bagi sang bayi, namun hal ini dilakukan demi tumbuh kembangnya.

Untuk bayi prematur, Anda harus memberi perhatian lebih. Sebab, bayi prematur memiliki kebutuhan nutrisi yang spesial. Bayi prematur juga tidak selalu menunjukkan tanda-tanda kelaparan, sampai ia tumbuh lebih besar.

Jika bayi terlahir prematur, atau Anda khawatir tentang pola makan serta kenaikan berat badannya, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan solusi terbaik.

Catatan dari SehatQ

Cara membangunkan bayi untuk menyusu yang sudah dijelaskan dalam artikel ini, mungkin bisa efektif ketika bayi masih dalam periode tidur aktif. Hal ini bisa dilihat dari gerakan tangan dan kakinya, walau mata tertutup.

Jika bayi sudah terlelap dalam tidur dan terbalut oleh kenyamanan, cara membangunkan bayi untuk menyusu ini, tidak selalu berhasil.

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/infant-and-toddler-health/expert-answers/newborn/faq-20057752

Diakses pada 6 November 2019

 

Very Well Family. https://www.verywellfamily.com/breastfeeding-a-sleepy-baby-431589

Diakses pada 6 November 2019

 

What To Expect. https://www.whattoexpect.com/first-year/ask-heidi/week-2/wake-to-feed.aspx

Diakses pada 6 November 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed