Orangtua Perlu Tahu, Ini 7 Cara Membangunkan Bayi untuk Menyusu

(0)
06 Nov 2019|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
bayi sedang tertidur dan ibu mencoba cara membangunkan bayi dengan mengajaknya berkomunikasiMengusap dahi bayi dengan lap basah menjadi salah satu cara membangunkan bayi untuk menyusu.
Biasanya, bayi yang baru lahir akan menangis dan bangun dari tidurnya, saat ia haus dan lapar. Namun, ada kalanya bayi bisa tidur terlalu lama, sehingga melewati jam minum ASI. Tentu saja, sebagai ibu, Anda merasa khawatir. Bagaimana cara membangunkan bayi untuk menyusu?Sebenarnya, boleh atau tidaknya membangunkan bayi untuk menyusu, tergantung dari usia, berat badan bayi , dan kesehatan sang bayi.Umumnya, bayi yang baru lahir akan mengalami penurunan berat pada minggu awal setelah kelahiran. Ini bisa menjadi indikasi yang tepat bahwa Anda sudah mulai harus membangunkan si Kecil agar bisa disusui.

Cara membangunkan bayi untuk menyusu

Sebelum membahas lebih jauh cara membangunkan bayi untuk menyusu, orangtua harus ingat, ketika grafik kenaikan berat badan bayi sudah terbentuk, biasanya tidak apa-apa untuk menunggu bayi bangun terlebih dahulu, sampai akhirnya bisa disusui.Faktanya, tidak semua bayi memiliki kebiasaan tidur yang sama. Beberapa bayi tidak mudah dibangunkan dari tidurnya, untuk selanjutnya bisa disusui. Akan tetapi, ada juga bayi yang kerap mengantuk, sehingga perlu membangunkannya agar mau disusui.Beberapa cara membangunkan bayi untuk menyusui di bawah ini bisa Anda coba.

1. Sentuh bayi dengan lembut

Menyentuh bayi dengan lembut, dipercaya menjadi cara membangunkan bayi untuk menyusui yang sangat ampuh, tanpa mengagetkannya. Sentuh lembut bagian tubuh seperti tangan bayi, punggung hingga kaki bayi untuk membangunkannya dari tidur.

2. Ganti popoknya

Gerakan tangan Anda saat mengganti popok bayi, terkadang bisa menjadi cara membangunkan yang ampuh. Dengan begitu, bayi bisa terbangun tanpa harus merasa kaget.

3. Berkomunikasi dengannya

Jangan ragukan kekuatan komunikasi antara ibu dan anak. Di saat bayi sedang tidur, cobalah berbicara kepadanya atau nyanyikan sebuah lagu dengan suara yang lembut. Hal ini dipercaya bisa membangunkan bayi dengan tenang untuk membri ASI tanpa membuatnya menangis.

4. Basuh dengan handuk basah

Jika bayi masih belum bangun ketika Anda ingin menyusuinya, basuhlah ia di bagian dahi dengan handuk atau washlap basah. Pastikan Anda merendam handuk atau washlap dengan air hangat (suam-suam kuku), jangan menggunakan air dingin atau panas yang bisa melukai kulitnya.

5. Gendong bayi ke arah payudara

Bayi bisa “mencium” keberadaan payudara ibunya. Saat didekatkan dengan payudara Anda, bayi mungkin terbangun dari tidurnya, dan langsung meminum ASI. Anda juga bisa meneteskan beberapa tetes ASI ke mulutnya. Sebab, aroma dan rasa ASI, bisa membantu bayi untuk langsung menyusu.

6. Singkirkan selimutnya

Menyingkirkan selimut atau melepas baju bayi bisa membuatnya merasa sedikit kedinginan dan tidak nyaman. Namun ingat, jangan melakukan ini di tempat dingin. Sebab, badan bayi bisa kehilangan suhu tubuhnya dengan cepat.

7. Matikan lampu

Mata bayi sangat sensitif terhadap cahaya lampu. Jika lampu menyala, bayi biasanya akan menutup mata. Mematikan lampu bisa membuat bayi terbangun dan membuka matanya, sehingga siap untuk disusui.Bayi yang baru lahir harus disusui setidaknya 12 kali dalam sehari. Hal ini dilakukan agar berat badannya bisa naik. Walau terkadang, membangunkan bayi untuk menyusu terkesan “kejam” bagi sang bayi, namun hal ini dilakukan demi tumbuh kembangnya.Untuk bayi prematur, Anda harus memberi perhatian lebih. Sebab, bayi prematur memiliki kebutuhan nutrisi yang spesial. Bayi prematur juga tidak selalu menunjukkan tanda-tanda kelaparan, sampai ia tumbuh lebih besar.Jika bayi terlahir prematur, atau Anda khawatir tentang pola makan serta kenaikan berat badannya, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan solusi terbaik.

Waktu menyusui yang tepat untuk membangunkan bayi

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), bayi baru lahir perlu disusui paling tidak selama 2 jam. Waktu menyusui bayi baru lahir dilakukan 8 sampai 12 kali setiap 24 jam sampai bayi puas atau biasanya hingga 10 sampai 15 menit.Pada minggu pertama pasca kelahiran, bayi harus dibangunkan untuk menyusu bila telah 4 jam tidak menyusu. Selain untuk memastikan nutrisinya terpenuhi, frekuensi menyusu yang banyak dapat merangsang ibu untuk memproduksi ASI yang lebih banyak.

Catatan dari SehatQ

Cara membangunkan bayi untuk menyusu yang sudah dijelaskan dalam artikel ini, mungkin bisa efektif ketika bayi masih dalam periode tidur aktif. Hal ini bisa dilihat dari gerakan tangan dan kakinya, walau mata tertutup.Jika bayi sudah terlelap dalam tidur dan terbalut oleh kenyamanan, cara membangunkan bayi untuk menyusu ini, tidak selalu berhasil. Mungkin akan sulit untuk membangunkan bayi untuk menyusu, namun tak ada salahnya mencoba berbagai cara tersebut.
tips parentingmanfaat asigaya parenting
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/infant-and-toddler-health/expert-answers/newborn/faq-20057752Diakses pada 6 November 2019 Very Well Family. https://www.verywellfamily.com/breastfeeding-a-sleepy-baby-431589Diakses pada 6 November 2019 What To Expect. https://www.whattoexpect.com/first-year/ask-heidi/week-2/wake-to-feed.aspxDiakses pada 6 November 2019IDAI. https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/nilai-menyusui Diakses pada 16 November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait