10 Cara Ampuh Mengatasi Perut Berbunyi yang Mengganggu


Perut berbunyi pasti membuat malu, apalagi jika terdengar keras di tempat umum. Begitu perut Anda berbunyi, cara mengatasi krucuk-krucuk itu adalah dengan jalan kaki setelah makan.

(0)
13 Nov 2019|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Penyebab perut bunyi adalah gangguan sistem pencernaanMakan secara pelan menjadi salah satu tips mengatasi perut berbunyi.
Ketika berada di tempat umum, tiba-tiba perut berbunyi. Pernahkah Anda merasakan hal ini? Jika pernah, Anda bisa merasa sungkan dengan orang-orang di sekitar. Apalagi jika bunyinya cukup kencang.Sebagian orang bertanya-tanya, mengapa perut bisa mengeluarkan bunyi dan bisa bisa terdengar orang sekitar? Berikut ini penjelasan ilmiahnya.

Apa penyebab perut berbunyi?

Bukan tanpa sebab perut Anda berbunyi. Kondisi yang dikenal sebagai borborygmi dalam dunia medis ini adalah fenomena normal. Siapa pun bisa mengalaminya.Hal ini seringkali dikaitkan dengan kelaparan, lambatnya proses pencernaan dalam tubuh, hingga konsumsi makanan yang bisa menyebabkan perut bunyi terus.Berikut ini adalah beberapa penyebab perut bunyi menurut International Foundation for Gastrointestinal Disorders yang perlu Anda ketahui.

1. Membantu pencernaan

Saat makanan yang Anda makan, sudah mencapai usus kecil, tubuh akan melepaskan enzim untuk membantu memecah makanan dan menyerap nutrisi.Saat inilah, fenomena peristalsis terjadi. Kondisi tersebut menyebabkan kontraksi otot seperti gelombang yang terjadi untuk memindahkan makanan di sepanjang saluran pencernaan. Pada akhirnya, perut berbunyi pun terjadi.

2. Menandakan keberadaan kondisi medis

Perut berbunyi juga bisa didasari oleh kondisi medis yang Anda idap. Apalagi, jika perut berbunyi disertai rasa sakit pada perut, sembelit hingga diare.Beberapa kondisi medis yang bisa menyebabkan perut berbunyi ialah:

3. Menandakan rasa lapar

Walau tidak ada makanan yang masuk ke dalam perut, perut berbunyi juga bisa terjadi. Hal ini menjadi sinyal bahwa Anda lapar. Ini bisa terjadi setiap 20 menit sekali, sampai akhirnya ada makanan masuk.

10 cara mengatasi perut berbunyi

Jika ketiga penyebab perut bunyi sudah Anda pahami, kini saatnya mengetahui tips untuk mengatasi perut berbunyi:

1. Makan secara benar

Saat mengonsumsi makanan di pagi hari, pastikan Anda memakannya secara perlahan, tidak terburu-buru. Hal ini bisa membuat tubuh Anda mencerna makanan lebih baik, sehingga perut sering bunyi tidak terjadi.
Minum air
Jika perut berbunyi di tempat umum, dan sangat membuat Anda malu, ada baiknya langsung meminum air. Hal ini dapat membantu tubuh lebih baik dalam mencerna. Selain itu, air putih juga bisa mengisi perut Anda yang sedang lapar, sehingga perut berbunyi tidak terjadi.

2. Kunyah makanan secara perlahan

Jika Anda mengunyah dengan perlahan, makanan yang masuk ke dalam perut, akan lebih mudah dicerna oleh perut. Alhasil, “pekerjaan” perut dalam mencerna, akan terasa lebih mudah. Jika perut “senang”, maka perut berbunyi akan hilang.

3. Makan dengan teratur

Kalau perut sering berbunyi karena kelaparan, hal ini menandakan, Anda harus segera mengubah pola makan, ke arah yang lebih sehat.Solusinya ialah, makan dengan teratur; sekitar 4-6 kali dalam sehari, namun dalam porsi kecildan mengonsumsi makanan sehat. Hal ini akan meningkatkan sistem pencernaan dan metabolisme tubuh, sehingga perut berbunyi tidak lagi terjadi.

4. Kurangi penggunaan sedotan

Menggunakan sedotan untuk minum bisa memicu lebih banyak gas yang masuk ke dalam perut Anda. Gas yang masuk, akan bergerak melalui usus Anda, sehingga menyebabkan perut berbunyi.

5. Hindari makanan yang memicu keberadaan gas

Beberapa makanan, dapat memicu adanya gas dan gangguan pencernaan di dalam perut Anda, seperti kacang-kacangan, brokoli hingga kubis.Menghindari, bukan berarti berhenti mengonsumsi makanan yang disebut di atas. Sebab, banyak manfaat kesehatan yang bisa Anda dapatkan, dari mengonsumsi makanan-makanan itu. Hanya saja, Anda perlu membatasinya.

6. Jalan setelah makan

Berjalan setelah mengonsumsi makanan dapat membantu tubuh melancarkan pencernaan. Studi membuktikan, berjalan setelah makan meski hanya sebentar dapat cepat mengosongkan lambung.Mungkin Anda sering mendengar kata-kata “belum juga turun”, setelah mengajak teman yang baru makan, untuk berjalan. Padahal, jalan setelah makan adalah hal yang baik, untuk mengosongkan lambung.Berjalan adalah salah satu olahraga ringan yang bisa dilakukan setelah makan. Akan tetapi, Anda tidak disarankan untuk langsung berolahraga berat, seperti berlari atau angkat beban, Sebab, hal ini bisa membuat perut Anda menjadi kram.

7. Hindari mengonsumsi makanan yang asam

Makanan dan minuman yang asam dapat berkontribusi terhadap perut berbunyi. Contohnya adalah sitrus, tomat, dan minuman bersoda. Kopi juga termasuk minuman yang harus Anda hidari.

8. Tetap tenang

Perut berbunyi dapat terjadi saat Anda sedang mengalami peristiwa yang membuat pikiran stres, seperti wawancara pekerjaan, berpresentasi di depan orang banyak, hingga menhadapi ujian. Sebab, stres dapat memperlambat proses pencernaan, sehingga perut bunyi datang.Maka dari itu, dengan menjaga ketenangan hati dan pikiran, perut berbunyi dapat diatasi. Lakukanlah aktivitas yang dapat meredakan stres, seperti yoga dan berolahraga misalnya.

9. Hindari alkohol

Alkohol dipercaya dapat mengiritasi sistem pencernaan dan menyebabkan perut berbunyi. Alkohol juga bisa meningkatkan produksi asam dan menyebabkan peradangan pada lambung. Itulah mengapa mengonsumsi alkohol dapat menyebabkan perut berbunyi.

10. Datang ke dokter untuk mengatasi masalah pencernaan

Beberapa masalah pencernaan, seperti infeksi atau penyumbatan usus, dapat menyebabkan perut berbunyi. Jika memang perut berbunyi disertai dengan gejala mengganggu lainnya, sangat penting bagi Anda untuk datang ke dokter dan memeriksakan diri.Satu-satunya cara untuk mengatasi perut berbunyi akibat masalah pencernaan ialah datang ke dokter dan berkonsultasi.

Jangan remehkan perut yang sering berbunyi. Sebab, ada beberapa kondisi medis yang bisa menyebabkannya. Tentu saja, Anda disarankan berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan medis, jika kondisi perut berbunyi sudah sangat mengganggu.Segera cari pertolongan medis jika perut mulas disertai gejala lain yang mengkhawatirkan, termasuk:
  • Rasa sakit yang hebat
  • Dehidrasi parah
  • Diare atau muntah yang parah dan terus-menerus
  • Darah dalam muntahan atau tinja
  • Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan
  • Demam tinggi
makanan sehatgangguan pencernaanhidup sehat
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/319901.phpDiakses pada 13 November 2019Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/324695#seeing-a-doctor
Diakses pada 16 Oktober 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/how-to-stop-stomach-growling#drink-waterDiakses pada 13 November 2019 Net Doctor. https://www.netdoctor.co.uk/conditions/digestive-health/a28773316/stomach-rumbling/Diakses pada 13 November 2019IFFGD. https://www.iffgd.org/symptoms-causes/abdominal-noises.html 
Diakses pada 4 Juni 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait